Langsung ke konten utama

Keindahan Tersembunyi di Pantai Ujung Piring Jepara

 

Keindahan sunset pantai ujung piring. Foto (Nor Rohim/Reporter)

Jepara, Suara Terkinni Muria - Pantai Ujung Piring, sebuah destinasi pantai yang jarang terjamah di kabupaten Jepara, Jawa Tengah, semakin menarik perhatian para pelancong karena keindahan alamnya yang masih alami dan terjaga. Dalam berita feature kali ini, kami akan membahas tentang keunikan dan daya tarik pantai ini yang membuatnya menjadi tempat wisata favorit bagi para pencari kedamaian dan keindahan alam.


 Pesona Pantai yang Tersembunyi

Pantai Ujung Piring dikenal sebagai "yang tersembunyi" karena aksesnya yang cukup terbatas dan belum banyak dikenal oleh wisatawan. Untuk mencapai pantai ini, para pengunjung harus melewati perkebunan kelapa yang rimbun dan perjalanan menyusuri jalan pedesaan yang menawarkan pemandangan alam yang indah.


 Keasrian Alam yang Masih Alami

Salah satu daya tarik utama dari Pantai Ujung Piring adalah keasrian alamnya. Pantai ini belum terlalu banyak terpengaruh oleh pembangunan, sehingga keindahan alamnya tetap terjaga dengan baik. Pasir putih yang lembut, air laut yang jernih, serta angin sepoi-sepoi yang menyejukkan membuat pengunjung merasa seperti menemukan surga tersembunyi di Jepara.

Potret pinggir pantai ujung piring jepara. Foto Nor Rohim


 Obyek Fotografi yang Memukau

Bagi para penggemar fotografi, Pantai Ujung Piring menawarkan banyak obyek menarik yang layak diabadikan. Pemandangan matahari terbenam yang indah di atas laut, perahu nelayan yang berserakan di pantai, serta bebatuan besar yang tersebar di sepanjang garis pantai menciptakan komposisi fotografi yang menarik dan instagramable.


 Wisata Konservasi Penyu


Selain pesona alamnya, Pantai Ujung Piring juga menjadi tempat bersarangnya penyu. Wisatawan yang berkunjung dapat berkesempatan untuk melihat penyu bertelur atau melepaskan anak penyu ke laut dalam program konservasi yang dilakukan oleh masyarakat setempat. Hal ini menjadi pengalaman berharga dan edukatif, mengingat penyu adalah salah satu spesies yang terancam punah dan perlu perlindungan lebih lanjut.


Budaya Lokal yang Ramah Tamah

Masyarakat sekitar Pantai Ujung Piring sangat ramah dan hangat dalam menyambut para wisatawan. Para pengunjung bisa berinteraksi langsung dengan penduduk setempat, belajar tentang kearifan lokal, dan menikmati masakan tradisional khas Jepara yang lezat.


Pantai Ujung Piring adalah destinasi wisata yang cocok bagi mereka yang mencari kedamaian dan keindahan alam yang autentik. Meskipun belum begitu populer, pantai ini menawarkan pengalaman yang tak terlupakan bagi siapa saja yang berkesempatan untuk mengunjunginya. Wisatawan yang berkunjung diharapkan tetap menjaga kelestarian alam dan budaya lokal agar keindahan pantai ini dapat dinikmati oleh generasi mendatang. Jadi, jika Anda mencari pantai tersembunyi untuk melepaskan penat dan bersatu dengan alam, Pantai Ujung Piring adalah tempat yang tepat untuk dikunjungi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Horog-Horog Merupakan Makanan Khas Jepara Yang Sangat di Minati khususnya warga Jepara

  Makanan khas jepara horog horog yang dinikmati dengan sate sate an sangat diminati khususnya warga Jepara. Foto : (Istimewa) Jepara, Suara Terkini Muria - Untuk kamu yang berkunjung ke Jepara belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi makanan khasnya yaitu horog horog.  Nama makanan ini mungkin terdengar aneh, tapi di balik keanehan namanya horog horog mempunyai rasa yang enak. Bahkan akan lebih enak jika disajikan bersama bakso, pecel, sate bahkan minuman sekalipun. Meskipun pedagang horog horog di Jepara terbatas, namun untuk mendapatkan kuliner ini tidaklah sulit. Hampir di semua pasar tradisional ada penjual horog horog.  Bahkan warung-warung makan di sejumlah daerah di Jepara juga menyediakan horog horog dalam berbagai olahan. Jika membeli di warung makan, satu potong biasanya dihargai Rp 1.000 saja. Horog Horog adalah jajanan yang dibungkus di dalam daun jati atau pisang. Makanan khas Jepara ini terbuat dari olahan pohon Aren. Proses pembuatannya cukup panjang da...

Sangkar Burung Bernilai Filosofi Tinggi

Sangkar Burung Filosofi yang dibuat oleh Bapak Takim. Sebelah kanan (Bapak Takim). Foto Oleh Renanda/Reporter (5/7/22) Kudus, Suara Terkini Muria -  Sangkar burung unik buatan Bapak Takim (40) warga Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus penuh akan nilai filosofi. Memulai berkarya membuat sangkar burung filosofi pada tahun 2014. Di rumahnya tersebut, awalnya Takim hanya membuat furnitur yang dipesan oleh warga sekitar rumahnya. Namun, seiring berjalannya waktu, dia mulai menekuni sangkar burung. Takim menjelaskan bahwa, sebelum tertarik mmebuat sangkar burung, ia juga menerima pesanan pembuatan pintu, jendela dan kusen rumah. ''Awalnya itu furnitur tapi saat pencinta burung mulai banyak, saya juga tertarik untuk membuatnya.'' jelas Takim. Di sisi lain, dengan banyaknya pembuat sangkar yang ada di Kudus, Takim mengingikan bahwa sangkar burung yang ia buat akan sangat berbeda dari biasanya. Ia menjelaskan bahwa nilai filosofi sangat diperlukan jika hal itu haru...

Pelantikan Raya Banom Muda NU Kecamatan Kota Kudus, Bangun Sinergi Organisasi

  Pelantikan Banom NU, oleh GP Anshor ( Hasna) Kudus, suara terkini muria - Banom Muda NU Kecamatan Kota Kudus gelar pelantikan raya dan bangun sinergi organisasi. Kegiatan ini digelar dalam rangka pelantikan sekaligus periodesasi pengurus pada awal periode.  Pelantikan raya tersebut dimulai pada pukul 19.15 WIB di Gedung Menara (YM3SK) Kudus pada Senin, (26/06/2023) Aacara ini dihadiri para tamu undangan istimewa yakni  Ketua PC NU Kabupaten Kudus KH. Asyrofi Masyitoh, Katib Syuriah PBNU sekaligus Instruktur Nasional GP Ansor KH. M. Aunullah A'la Katib, A'wan Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Ketua Yayasan Masjid dan Menara Kudus (YM3K) KH. EM. Nadjib Hassan dan yang terakhir PC Fatayat NU Kabupaten Kudus Dr. Ristiyani. Kegiatan ini dibuka dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an, sholawat asnawiyah dan dilanjutkan tahlil. Setelah itu, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Yalal Wathon, baru kemudian di pertengahan sesi adalah prosesi pelantika...