Sosok Aris Yuni Astuti, desainer Kudus yang telah mengenalkan baju adat Kudus lewat modifikasinya. Foto : (Qotrun Nada/Reporter) Kudus, Suara Terkini Muria - Modifikasi baju adat selalu digencarkan oleh beberapa penggiat fashion, begitu juga yang dilakukan oleh sosok perempuan yang beralamat di Desa Ploso Kecamatan Jati, Kudus. Ia melakukan modifikasi untuk tetap mempertahankan baju adat Kudus agar mendapatkan minat dari masyarakat, khususnya generasi muda. Sosok perempuan yang kerap disapa Yuni itu tertarik dengan baju adat Kudus sejak 2013 silam, Yuni sering menampilkan baju adat Kudus setiap ada pergelaran fashion baik dalam lingkup wilayah maupun nasional. Menurut pengakuannya baju adat Kudus memiliki keunikan tersendiri yang tidak dimiliki oleh baju adat lainnya, hal itu dapat dilihat dari pemakaian caping kalo. "Sebelumnya memang saya itu berada di fashion anak muda, terus melihat baju adat Kudus udus ini kok malah tidak mendapat tempat di hati anak muda, paling baju adat...