Langsung ke konten utama

Pelantikan Raya Banom Muda NU Kecamatan Kota Kudus, Bangun Sinergi Organisasi

 

Pelantikan Banom NU, oleh GP Anshor ( Hasna)


Kudus, suara terkini muria - Banom Muda NU Kecamatan Kota Kudus gelar pelantikan raya dan bangun sinergi organisasi. Kegiatan ini digelar dalam rangka pelantikan sekaligus periodesasi pengurus pada awal periode.  Pelantikan raya tersebut dimulai pada pukul 19.15 WIB di Gedung Menara (YM3SK) Kudus pada Senin, (26/06/2023)

Aacara ini dihadiri para tamu undangan istimewa yakni  Ketua PC NU Kabupaten Kudus KH. Asyrofi Masyitoh, Katib Syuriah PBNU sekaligus Instruktur Nasional GP Ansor KH. M. Aunullah A'la Katib, A'wan Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Ketua Yayasan Masjid dan Menara Kudus (YM3K) KH. EM. Nadjib Hassan dan yang terakhir PC Fatayat NU Kabupaten Kudus Dr. Ristiyani. Kegiatan ini dibuka dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an, sholawat asnawiyah dan dilanjutkan tahlil. Setelah itu, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Yalal Wathon, baru kemudian di pertengahan sesi adalah prosesi pelantikan yang dilaksanakan secara berurutan.

Ketua PAC IPNU Kota Kudus, Alfiyan Chasanul Muna mengungkapkan bahwa sebelumnya ia telah terpilih sejak bulan Februari kemarin, Kemudian dilaksanakan pelantikan raya paska 4 bulan sejak terpilih atau pada bulan Juni ini. Upaya dari pelantikan ini tidak lain sebagai bentuk sinergi Banom banom NU seperti Fatayat, Anshor, IPNU - IPPNU, dan Banser.

"Tujuan dari kegiatan ini, yaitu pelantikan sesuai dengan namanya. Maka kami bertujuan melantik para pengurus mengesahkan para pengurus secara sah menjadi pengurus PAC diperiode 2023/2024. Hal tersebut dilakukan dengan cara mengambil sumpah, mengambil janji pada pengurus bahwasanya akan komitmen untuk menjalankan tugas, amanah organisasi untuk kita jalankan selama 1 periode," tambahnya. 

Sedangkan sinergitas organisasi memiliki tujuan untuk memperlihatkan bahwa  pemuda NU kecamatan kota itu bersatu  dalam kegiatan sinergi organisasi. Maka dari itu, Alfiyan berpesan pada para pengurus untuk bertanggung jawab atas ikrar tersebut seperti yang telah dibacakan oleh pimpinan cabang pada naskah pembaiatan. 

Selain itu, secara keseluruhan yang mengikuti kegiatan ada sekitar 400 orang. Diantara mereka yaitu terdapat Camat Kota Kudus, PC NU Kabupaten Kudus, GP Ansor Jawa Tengah, IPNU IPPNU Kabupaten Kudus, PW Ansor Jawa Tengah, PC Fatayat, PAC se Kabupaten Kudus, IPNU IPPNU se Kabupaten Kudus, dan Ranting se Kecamatan Kota. Alfiyan juga sebutkan perbedaan pelantikan kali ini dengan sebelumnya. 

“Jadi, pelantikan kali ini berbeda dengan pelantikan-pelantikan sebelumnya. Sedangkan perbedaannya terletak pada adanya orang tua atau wali pengurus yang dilantik. Hal ini dilakukan oleh badan pengurus harian yang membuat beda. Tujuan dari diundangnya para orangtua atau wali dari pengurus ini tak lain agar mereka tahu apa yang telah putra maupun putrinya raih diluar sana,” ujarnya. 

 KH. Asyrofi Masyitoh, selaku Ketua PC NU Kabupaten Kudus ungkapkan bahwa adanya pelantikan raya ini merupakan sejarah baru di Kota. Ia juga berharap selepas ini, kota dapat menjadi awal penggerak  NU di Kabupaten Kudus. Dijelaskan pula bahwa NU ini menjadi organisasi mendunia dengan lafal dzot yang melingkari dunia. 

“ NU ini merupakan organisasi yang mendunia, terdapat pada lafal Dzot yang melingkari dunia. Hal tersebut adalah bagian dari proyeksi Allah meneruskan perjuangan Kanjeng Nabi bahwa NU ini mendunia. Maka dari itu harapannya generasi muda dapat terus menimba ilmu yang sebanyak-banyaknya untuk dunia bukan hanya Indonesia saja,” Jelasnya. 

Sinergi ini penting sekali dalam lembaga, sebab apabila tidak ada sinergi maka mungkin NU tidak bisa berkembang. Sinergi ini sebagai bentuk Kerjasama antar sesama, seperti halnya sinergi antara  generasi muda NU dengan yang mendanai acara tersebut. Tak hanya sinergi saja, namun juga membuat diskusi kecilan dengan orang-orang berpengaruh untuk kepentingan NU agar bisa menyatu. 

Harapannya untuk segenap pengurus dapat aktif komitmen juga bersungguh sungguh dalam untuk menjalankan amanah organisasi yang telah diberikan pada pengurus. Kemudian juga semoga bisa ada lebih banyak kegiatan yang bersinergi, karena dengan kegiatan bersinergi apapun bisa dilakukan lebih ringan juga lebih banyak pengalaman-pengalaman  yang didapatkan diantara kita semuanya



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Horog-Horog Merupakan Makanan Khas Jepara Yang Sangat di Minati khususnya warga Jepara

  Makanan khas jepara horog horog yang dinikmati dengan sate sate an sangat diminati khususnya warga Jepara. Foto : (Istimewa) Jepara, Suara Terkini Muria - Untuk kamu yang berkunjung ke Jepara belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi makanan khasnya yaitu horog horog.  Nama makanan ini mungkin terdengar aneh, tapi di balik keanehan namanya horog horog mempunyai rasa yang enak. Bahkan akan lebih enak jika disajikan bersama bakso, pecel, sate bahkan minuman sekalipun. Meskipun pedagang horog horog di Jepara terbatas, namun untuk mendapatkan kuliner ini tidaklah sulit. Hampir di semua pasar tradisional ada penjual horog horog.  Bahkan warung-warung makan di sejumlah daerah di Jepara juga menyediakan horog horog dalam berbagai olahan. Jika membeli di warung makan, satu potong biasanya dihargai Rp 1.000 saja. Horog Horog adalah jajanan yang dibungkus di dalam daun jati atau pisang. Makanan khas Jepara ini terbuat dari olahan pohon Aren. Proses pembuatannya cukup panjang da...

Mengenal lebih jauh nitisemito di museum kretek kudus

  Salah satu pengunjung yang terlihat tertarik memandangi patung nitisemito Mengenal lebih jauh sosok nitisemito di museum kretek kudus  Patung yang berada didalam museum kretek kudus tampak seperti bapak bapak mengenakan kacamata bulat dan corak patung itu sendiri berwarna abu abu tua,  patung setengah badan lelaki tua yang dipanggil Nitisemito itu berdiri anggun, dari jendela rumahnya, seolah memberi salam, dan menceritakan kisah pendek hidupnya. Posisinya di sebelah kiri pintu masuk, tempat pengunjung mengawali eksplorasi isi museum. Museum kretek kudus ini merupakan museum yang berada di Jl. Getas Pejaten No.155, Getas, Getas Pejaten, Kec. Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.  Lokasi nya sangat strategis dan sangat mudah dijangkau untuk siapapun, jika kalian ingin memasuki museum kretek kudus kalian cukup hanya membayar Rp.4000/orang. Cukup murah dan sangat terjangkau untuk mahasiswa seperti saya yang uang nya masih pas pas an. Museum Rokok kretek kudus ini tidak ...

Merawat Alat Giling Rokok, Bukti Sejarah Kretek di Kudus

  Terlihat salah satu pengunjung sedang mengamati alat giling rokok yang tersimpan rapi di Museum Kretek, Senin (24/07). Foto : (Qotrun Nada/Reporter) Kudus, Suara Terkini Muria - Seperti julukannya sebagai Kota Kretek, Kudus sebagai kabupaten kecil rupanya menyimpan banyak sejarah dan peradaban. Peradaban yang paling masyhur adalah produksi rokok yang telah ada dari ratusan tahun silam. Untuk melihat sejarah itu maka saya bersama tim Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Suara Merdeka melakukan kunjungan ke Museum Kretek yang berada di Getas Pejaten Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah.  Dari pusat Kota Kudus menuju ke Museum Kretek hanya ditempuh sekitar tujuh menit jika menggunakan sepeda motor. Di gerbang masuk bertuliskan Museum Kretek pengunjung akan dikenakan biaya Rp 4000 perorang, harga yang terbilang murah untuk menuju gerbang sejarah peradaban kretek di Kota Kudus. Museum Kretek ini beroperasi setiap hari dari pukul 08.00 - 15.00 WIB, di sana juga terdapat resepsionis y...