Langsung ke konten utama

Pelayanan SIM di Polres Jepara Jelang Idul Adha 2023

Poster pengumuman tentang pelayanan SIM jelang Idul Adha, oleh Humas Polres Jepara (27/06/2023). Foto : (Istimewa)


Jepara, Suara Terkini Muria - Berdasarkan Surat Telegram Kapolda Jawa Tengah No: ST/1093/VI/YAN.1.2/2023 tanggal 6 Juni, Polres Jepara menegaskan bahwa seluruh titik pelayanan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) tetap buka selama periode cuti bersama Hari Raya Idul Adha 1444 H, kecuali pada tanggal 29 Juni 2023, dimana pelayanan SIM akan tutup.

Dalam surat telegram tersebut, Kapolda Jawa Tengah memerintahkan agar pelayanan STNK dan BPKB di seluruh titik pelayanan tetap beroperasi seiring dengan cuti bersama Idul Adha. Hal ini bertujuan untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan terkait kendaraan bermotor selama periode libur nasional.

Hal itu juga di sampaikan langsung oleh Humas Polres Jepara pada postingan sosial media Instagram. Dalam Postingan tersebut, ditampilkan poster yang berisi tentang Surat Telegram Kapolda Jateng dan tanggal pelayanan saat idul adha.

Seluruh titik pelayanan STNK dan BPKB di Jepara, termasuk pelayanan keliling dan online, akan tetap buka selama periode cuti bersama. Masyarakat dapat mengurus perpanjangan STNK, perubahan data, atau pelayanan terkait BPKB sesuai dengan kebutuhan mereka.

Namun, penting untuk dicatat bahwa pada tanggal 29 Juni 2023, pelayanan SIM akan tutup. Pelayanan SIM, baik itu pelayanan SIM keliling, SIM online, maupun pelayanan SIM di tempat, tidak akan tersedia pada tanggal tersebut. Hal ini sejalan dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Kapolda Jawa Tengah.

Polres Jepara telah menyiapkan langkah-langkah untuk memberikan pelayanan yang optimal selama periode cuti bersama Idul Adha. Petugas yang bertugas akan bekerja secara bergantian guna memastikan kelancaran proses pengurusan STNK dan BPKB serta memberikan layanan yang cepat kepada masyarakat.

Selain itu, Polres Jepara juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku selama mengunjungi titik pelayanan STNK dan BPKB. Penggunaan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan adalah langkah-langkah penting dalam menjaga keamanan dan kesehatan bersama di tengah pandemi COVID-19.

''Penting untuk melaksanakan protokol kesehatan, untuk saling menjaga kesehatan saat pelayanan SIM,'' jelas AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, Kapolres Jepara.

Penegakan kebijakan ini menunjukkan komitmen Polres Jepara dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan tetap bukanya pelayanan STNK dan BPKB selama cuti bersama Idul Adha, diharapkan masyarakat dapat melakukan pengurusan kendaraan dengan lebih mudah dan efisien. 

Reporter: Renanda
Editor: Nad

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Horog-Horog Merupakan Makanan Khas Jepara Yang Sangat di Minati khususnya warga Jepara

  Makanan khas jepara horog horog yang dinikmati dengan sate sate an sangat diminati khususnya warga Jepara. Foto : (Istimewa) Jepara, Suara Terkini Muria - Untuk kamu yang berkunjung ke Jepara belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi makanan khasnya yaitu horog horog.  Nama makanan ini mungkin terdengar aneh, tapi di balik keanehan namanya horog horog mempunyai rasa yang enak. Bahkan akan lebih enak jika disajikan bersama bakso, pecel, sate bahkan minuman sekalipun. Meskipun pedagang horog horog di Jepara terbatas, namun untuk mendapatkan kuliner ini tidaklah sulit. Hampir di semua pasar tradisional ada penjual horog horog.  Bahkan warung-warung makan di sejumlah daerah di Jepara juga menyediakan horog horog dalam berbagai olahan. Jika membeli di warung makan, satu potong biasanya dihargai Rp 1.000 saja. Horog Horog adalah jajanan yang dibungkus di dalam daun jati atau pisang. Makanan khas Jepara ini terbuat dari olahan pohon Aren. Proses pembuatannya cukup panjang da...

Mengenal lebih jauh nitisemito di museum kretek kudus

  Salah satu pengunjung yang terlihat tertarik memandangi patung nitisemito Mengenal lebih jauh sosok nitisemito di museum kretek kudus  Patung yang berada didalam museum kretek kudus tampak seperti bapak bapak mengenakan kacamata bulat dan corak patung itu sendiri berwarna abu abu tua,  patung setengah badan lelaki tua yang dipanggil Nitisemito itu berdiri anggun, dari jendela rumahnya, seolah memberi salam, dan menceritakan kisah pendek hidupnya. Posisinya di sebelah kiri pintu masuk, tempat pengunjung mengawali eksplorasi isi museum. Museum kretek kudus ini merupakan museum yang berada di Jl. Getas Pejaten No.155, Getas, Getas Pejaten, Kec. Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.  Lokasi nya sangat strategis dan sangat mudah dijangkau untuk siapapun, jika kalian ingin memasuki museum kretek kudus kalian cukup hanya membayar Rp.4000/orang. Cukup murah dan sangat terjangkau untuk mahasiswa seperti saya yang uang nya masih pas pas an. Museum Rokok kretek kudus ini tidak ...

Merawat Alat Giling Rokok, Bukti Sejarah Kretek di Kudus

  Terlihat salah satu pengunjung sedang mengamati alat giling rokok yang tersimpan rapi di Museum Kretek, Senin (24/07). Foto : (Qotrun Nada/Reporter) Kudus, Suara Terkini Muria - Seperti julukannya sebagai Kota Kretek, Kudus sebagai kabupaten kecil rupanya menyimpan banyak sejarah dan peradaban. Peradaban yang paling masyhur adalah produksi rokok yang telah ada dari ratusan tahun silam. Untuk melihat sejarah itu maka saya bersama tim Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Suara Merdeka melakukan kunjungan ke Museum Kretek yang berada di Getas Pejaten Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah.  Dari pusat Kota Kudus menuju ke Museum Kretek hanya ditempuh sekitar tujuh menit jika menggunakan sepeda motor. Di gerbang masuk bertuliskan Museum Kretek pengunjung akan dikenakan biaya Rp 4000 perorang, harga yang terbilang murah untuk menuju gerbang sejarah peradaban kretek di Kota Kudus. Museum Kretek ini beroperasi setiap hari dari pukul 08.00 - 15.00 WIB, di sana juga terdapat resepsionis y...