Langsung ke konten utama

Sempat Sepi Pembeli Karena Banyak Pesaing, Kini Tehku Indonesia Naik Omset Tembus Juta-an Perhari

Potret pembeli sedang menunggu antrean dari Tehku Indonesia.
Foto : (Istimewa)


Kudus, Suara Terkini Muria - Outlet Tehku Indonesia yang terletak disebelah Indomaret depan Universitas Muria Kudus (UMK) telah berhasil mencapai peningkatan yang signifikan dalam omset hariannya. Perhari dapat mencapai jutaan rupiah setelah menghadapi persaingan yang ketat di pasar. Meskipun awalnya menghadapi tantangan dengan banyaknya pesaing, Tehku Indonesia berhasil mencapai kesuksesan dengan strategi yang tepat.

Tehku Indonesia ini memang sedang jadi favorit drink dikalangan remaja. Selain harganya yang murah, rasanya juga enak. Bahkan minuman ini seperti minuman berharga mahal yang dijual di cafe ternama. 

Harganya yang sangat ramah dikantong yakni mulai dari 3.000 sampai 12.000 rupiah ini sangat terjangkau bagi anak-anak sekolah. Sehingga semua kalangan banyak yang membeli. Sela barista Tehku Indonesia mengatakan

“Karna harganya yang sangat ramah dikantong ini, banyak anak-anak sepulang sekolah langsung mampir ke sini. Bahkan supir-supir truk banyak yang memborong puluhan cup tiap lewat sini mbak. Apalagi pas hari tertentu seperti hari minggu," ujar Sela ketika diwawancarai tim suaraterkinimuria pada Rabu, (28/6/2023).

Waktu awal pembukaan sangat sepi karena banyaknya pesaing, tapi sekarang omset naik dua kali lipat. Salah satu faktor yang berkontribusi pada peningkatan omset Tehku Indonesia ini adalah fokus pada kualitas produk dan pelayanan pelanggan yang unggul. Fahmi Maulana Isman owner dari outlet Tehku Indonesia depan UMK mengatakan

“ Kami memastikan bahwa teh yang kami jual ini berkualitas tinggi dan memberikan pengalaman yang memuaskan bagi pelanggan. Dengan memberikan perhatian khusus pada selera dan preferensi pelanggan, kami berhasil membangun basis pelanggan yang setia dan mendapatkan rekomendasi positif," ucapnya.

Owner dari Tehku Indonesia depan UMK ini juga memanfatkan kekuatan branding yang kuat. Dirinya membangun citra yang positif agar dikenal di kalangan konsumen teh Indonesia. Contohnya setiap hari Jum’at mengadakan jum’at berkah dengan cara memberikan beberapa cup untuk diberikan kepada jamaah sholat jum’at di Masjid UMK. Hal ini mengakibatkan bagi jamah sholat jum’at yang awalnya tidak tau tentang Tehku Indonesia menjadi tahu.

Tehku Indonesia juga melaksanakan strategi pemasaran yang efektif. Pasalnya mereka menggunakan berbagai saluran pemasaran, seperti media sosial, platform e-commerce, untuk meningkatkan audiens yang lebih luas. Melalui pemasaran kreatif dan penawaran promosi menarik, Tehku Indonesia berhasil menarik minat pelanggan potensial dan memperluas pasar mereka.

Komitmen Tehku Indonesia terhadap inovasi juga berkontribusi pada kesuksesan mereka. Dalam hal rasa dan variasi teh yang ditawarkan merek ini terus mengembangkan produk baru. Hal Ini memungkinkan Tehku Indonesia untuk tetap relevan dan menarik minat pelanggan yang selalu mencari sesuatu yang baru dan berbeda.

Dengan kombinasi strategi pemasaran yang efektif, fokus pada kualitas produk dan pelayanan pelanggan, serta komitmen terhadap inovasi, Tehku Indonesia depan UMK ini berhasil mengatasi tantangan persaingan dan mencapai peningkatan omset yang signifikan. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang tepat, merek teh lokal seperti Tehku Indonesia ini dapat sukses dan berkembang di pasar yang kompetitif.

Reporter: Maidah
Editor: Nad

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Horog-Horog Merupakan Makanan Khas Jepara Yang Sangat di Minati khususnya warga Jepara

  Makanan khas jepara horog horog yang dinikmati dengan sate sate an sangat diminati khususnya warga Jepara. Foto : (Istimewa) Jepara, Suara Terkini Muria - Untuk kamu yang berkunjung ke Jepara belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi makanan khasnya yaitu horog horog.  Nama makanan ini mungkin terdengar aneh, tapi di balik keanehan namanya horog horog mempunyai rasa yang enak. Bahkan akan lebih enak jika disajikan bersama bakso, pecel, sate bahkan minuman sekalipun. Meskipun pedagang horog horog di Jepara terbatas, namun untuk mendapatkan kuliner ini tidaklah sulit. Hampir di semua pasar tradisional ada penjual horog horog.  Bahkan warung-warung makan di sejumlah daerah di Jepara juga menyediakan horog horog dalam berbagai olahan. Jika membeli di warung makan, satu potong biasanya dihargai Rp 1.000 saja. Horog Horog adalah jajanan yang dibungkus di dalam daun jati atau pisang. Makanan khas Jepara ini terbuat dari olahan pohon Aren. Proses pembuatannya cukup panjang da...

Mengenal lebih jauh nitisemito di museum kretek kudus

  Salah satu pengunjung yang terlihat tertarik memandangi patung nitisemito Mengenal lebih jauh sosok nitisemito di museum kretek kudus  Patung yang berada didalam museum kretek kudus tampak seperti bapak bapak mengenakan kacamata bulat dan corak patung itu sendiri berwarna abu abu tua,  patung setengah badan lelaki tua yang dipanggil Nitisemito itu berdiri anggun, dari jendela rumahnya, seolah memberi salam, dan menceritakan kisah pendek hidupnya. Posisinya di sebelah kiri pintu masuk, tempat pengunjung mengawali eksplorasi isi museum. Museum kretek kudus ini merupakan museum yang berada di Jl. Getas Pejaten No.155, Getas, Getas Pejaten, Kec. Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.  Lokasi nya sangat strategis dan sangat mudah dijangkau untuk siapapun, jika kalian ingin memasuki museum kretek kudus kalian cukup hanya membayar Rp.4000/orang. Cukup murah dan sangat terjangkau untuk mahasiswa seperti saya yang uang nya masih pas pas an. Museum Rokok kretek kudus ini tidak ...

Merawat Alat Giling Rokok, Bukti Sejarah Kretek di Kudus

  Terlihat salah satu pengunjung sedang mengamati alat giling rokok yang tersimpan rapi di Museum Kretek, Senin (24/07). Foto : (Qotrun Nada/Reporter) Kudus, Suara Terkini Muria - Seperti julukannya sebagai Kota Kretek, Kudus sebagai kabupaten kecil rupanya menyimpan banyak sejarah dan peradaban. Peradaban yang paling masyhur adalah produksi rokok yang telah ada dari ratusan tahun silam. Untuk melihat sejarah itu maka saya bersama tim Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Suara Merdeka melakukan kunjungan ke Museum Kretek yang berada di Getas Pejaten Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah.  Dari pusat Kota Kudus menuju ke Museum Kretek hanya ditempuh sekitar tujuh menit jika menggunakan sepeda motor. Di gerbang masuk bertuliskan Museum Kretek pengunjung akan dikenakan biaya Rp 4000 perorang, harga yang terbilang murah untuk menuju gerbang sejarah peradaban kretek di Kota Kudus. Museum Kretek ini beroperasi setiap hari dari pukul 08.00 - 15.00 WIB, di sana juga terdapat resepsionis y...