Langsung ke konten utama

Astuti Mahasiswa Berprestasi

Potret Astuti sedang memberi sambutan di podium


Kudus, Suara Terkini Muria- Astuti sempat tidak menyangka bahwa bisa ikut beberapa organisasi dan export pengalaman, bahkan sampai mendapaatkan beberapa prestasi, Selasa(11/07)

Astuti juga menjelaskan bahwa seseorang introvert itu tidak akan terus menerus menjadi seorang introvert dan tidak memiliki kebebasan menampilkan pentasnya dipanggung drama kehidupan 

Astuti mengaku perna dibully saat dia dibangku mi, namun dia sangat menonjolkan nilai akademik, meskipun temen temennya ikut les privat dan dia tidak mengikuti les privat,namun prestasinya bisa masuk 10 besar bahkan mengalahkan teman temannya yang ikut les privat. Saat menduduki mts prestasi astuti pun masih sangat terbaik karna berhasih menjadi ranking 1 dikelasnya, karna saking ambisnya , astuti mengaku lebih seneng jika sedang ada ujian,karna dia berpikir jika saat ujian itu hal yang menyenangkan. 

Astuti mengaku karna terlalu ambis dalam akademic dia merasa dia tidak mendapatkan sebuah pengalaman,singkat cerita karna merasa tidak balance antara akademic dan non akademic, saat menduduki bangku kelas 12, astuti sempat mengikuti jalur prestasi dibeberapa kampus tetapi tidak lolos, ketika tidak lolos astuti memilih untuk gapyear dan tidak melanjutkan kuliah satu tahun dan sempat bekerja selama satu tahun itu di 3 tempat kerja Dan hasil kerja nya ditabung untuk melanjutkan kuliah. 

Terkait kuliah Astuti mendaftarkan diri dibeberapa instansi, pertama daftar sbmptn astuti namun tidak lolos, dan kedua simak ui namun tidaklolos lagi, dan setelah itu lanjut daftar ptkin di iain kudus dan  lolos, namun astuti masih mencoba mendaftar dibeberapa kampus, astusi mendaftar di ujian mandiri unnes sastra indonesia dan lolos, namun astuti tidak mengambil kesempatan itu meskipun unnes adalah kampus impiannya karna terkendala biaya yang sangat mahal. Dan masih banyak lagi mencoba beberapa kampus sampai 9 kali dibebberapa perguruan tinggi, dan yang lolos hanya di 3 perguruan tinggi, akhirnya keputusan astuti memilih untuk melanjutkan kuliah nya di iain kudus. 

Astuti merupakan seseorang yang terplanning, karna sebelum kuliah pun astuti sering mencari informasi terkait kuliah dan sangat ingin tahu, astuti juga reset dibeberapa sosial media dan sangat besar sekali impactnya bagi nya, nah untuk itu astuti fokus akademic di semester 1 dan semester 2, dan disemester 3 mengikuti organisasi, dan saat semester 4 dan semester 5 ikut magang, disemester 6 fokus dengan prestasi. 
Terkait penghargaan astuti mendapatkan penghargaan duta iain kudus, dia sempat tidak menyangka bisa mendapatkan penghargaan itu dengan mengalahkan kating kating yang luar biasa juga baginya. 

Astuti juga mengaku mengikuti beberapa lomba seperti lomba cipta puisi dan yang lain dan mendapatkan juara 1, dan juga mengisi tulisan dibeberapa web. 

Dan lagi astuti lolos cerpen terpilih yang diadakan bki unnes, dan masih banyak lagi prestasi yang didapatkan astuti.

penulis: Erna
Editor : Izza





 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merawat Alat Giling Rokok, Bukti Sejarah Kretek di Kudus

  Terlihat salah satu pengunjung sedang mengamati alat giling rokok yang tersimpan rapi di Museum Kretek, Senin (24/07). Foto : (Qotrun Nada/Reporter) Kudus, Suara Terkini Muria - Seperti julukannya sebagai Kota Kretek, Kudus sebagai kabupaten kecil rupanya menyimpan banyak sejarah dan peradaban. Peradaban yang paling masyhur adalah produksi rokok yang telah ada dari ratusan tahun silam. Untuk melihat sejarah itu maka saya bersama tim Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Suara Merdeka melakukan kunjungan ke Museum Kretek yang berada di Getas Pejaten Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah.  Dari pusat Kota Kudus menuju ke Museum Kretek hanya ditempuh sekitar tujuh menit jika menggunakan sepeda motor. Di gerbang masuk bertuliskan Museum Kretek pengunjung akan dikenakan biaya Rp 4000 perorang, harga yang terbilang murah untuk menuju gerbang sejarah peradaban kretek di Kota Kudus. Museum Kretek ini beroperasi setiap hari dari pukul 08.00 - 15.00 WIB, di sana juga terdapat resepsionis y...

Astana hinggil, tempat favorit untuk menghilangkan jenuh dan menikmati keindahan alam

  Menikmati pemandangan alam hijau dari astana hinggil Astana hinggil, tempat favorit untuk menghilangkan jenuh dan menikmati keindahan alam Astana Hinggil Jepara merupakan destinasi wisata menarik yang terletak di Desa Somosari, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Dengan luas mencapai 10 hektar, tempat wisata ini berada di lereng Gunung Muria dengan ketinggian antara 600 hingga 700 meter di atas permukaan laut. Pemandangan pegunungan yang hijau dan masih alami membuat Astana Hinggil Jepara menjadi tempat liburan yang sempurna bagi keluarga, teman, maupun pasangan Anda. Diresmikan pada Februari 2022 lalu, tempat ini ramai dikunjungi oleh wisatawan, terutama saat akhir pekan dan hari libur nasional.  Astana Hinggil Jepara dilengkapi dengan berbagai fasilitas wisata yang mendukung. Salah satunya adalah spot-spot foto yang hits dan instagramable. Tempat ini cocok untuk mengabadikan momen indah Anda dalam berbagai foto yang menarik untuk dibagikan di media sosial. A...

Cita Rasa Pecel Pakis Khas Colo

  Penampakan pecel pakis dengan bakwan. Foto : (istimewa) Kudus, Suara Terkini Muria - Pecel pakis khas Colo, hidangan lezat yang terkenal dari Jawa Tengah, Kudus tepatnya berada di Desa Colo kawasan muria. Pecel pakis terus memikat lidah para pecinta kuliner di seluruh negeri. Dengan cita rasa khasnya yang gurih, pedas, dan segar, pecel khas Colo menjadi primadona dalam dunia kuliner Indonesia. Pecel pakis khas Colo memikat perhatian dengan sambal kacangnya yang sangat istimewa. Terbuat dari bahan-bahan segar seperti kacang tanah, cabe rawit, bawang putih, gula merah, garam, dan air jeruk nipis, sambal kacang ini memberikan sentuhan rasa yang tak terlupakan. Rempah-rempah pilihan yang digunakan dalam sambal kacang ini memberikan aroma dan cita rasa yang khas, menjadikan pecel pakis khas Colo begitu istimewa. Hidangan ini terdiri dari beragam sayuran segar seperti kubis, kecambah, daun kemangi, bayam, dan sayuran lainnya yang direbus atau dikukus dengan sempurna. Kemudian, sayuran...