Langsung ke konten utama

Menjaga keutuhan nkri jelang pemilu

 
Pak annas selaku ketua pwi yang ikut serta menjadi narasumber 


Menjaga keutuhan nkri. Menjelang pemilihan umum sangat perlu kita kenali dengan disprupi formasi dan peran awak media, pwi merupakan awak media yang sangat berpengaruh dalam menyebarkan disrupsi indonesia, memiliki tugas yang sangat berat untuk meluruskan informasi yang simpang siur dan mengarah ke arah perpecahan negara. 

Disrupsi merupakan suatu hal yang tercabut dari akarnya. 

Informasi dunia maya dan dunia nyata harus sangat berhati hati dalam menerimanya, karna perkembangan media yang sangat pesat dan teknologi yang semakin canggih, disrupsi bisa saja hal yang merusak sebuah tatanan dan suatu perubahan yang mendadak/tiba tiba, perubahan yang dimaksud ini perubahan yang menuju transformasi digital, dimana orang orang beralih lebih canggih kedunia maya, disrupsi bisa dilihat dari ciri nya yaitu, adanya perubahan kebutuhan atau pandangan seseorang, perbedaan peluang masalalu dan masa sekarang contohnya adanya pasar online/dunia maya.

Transformasi digital tidak bisa diukur dengan waktu yang tepat, karna perubahan sangat cepat dan bahkan hanya perdetik sajapun bisa berubah dengan cepat.

Apalagi menjelang pemilu banyak sekali pro dan kontra yang akan terjadi yang ditakutkan adalah ketika perbedaan pemilihan ini mengacu kepada pemecahan negara sendiri. Dan kita harus berhati hati dalam menggunakan sosial media 

“Saya yakin nanti ketika akan mulai fase tahapan pemilu kebisingan didunia maya akan semakin meningkat” ujar pak annas selaku ketua pwi(persatuan wartawan indonesia) 

Bisingnya dunia maya bisa memberikan dampak yang sangat nyata apalagi jika hoax sangat cepat tersebar, ini akan sangat berbahaya bagi yang menerima hoax. Maka dari itu kita perlu waspada untuk tidak mudah menerima berita hoax, dan pemerintah harus bisa bertindak lebih tegas kepada orang orang yang penyebar hoax ini, kita juga perlu dan punya peran penting untuk melawan berita hoax dengan tidak mudah percaya dengan suatu hal yang kita sendiri belum tau asli dan kenyataanya. 

Seminar Kebangsaan "Disrupsi Informasi" ini berfungsi sebagai wadah berbagi pengetahuan dan pengalaman serta mencari solusi bersama dalam menghadapi tantangan revolusi digital yang tak dapat dihindari. 


PWI berharap seminar ini dapat mendorong terciptanya upaya kolaboratif antara jurnalis, akademisi, pemerintah, dan industri teknologi guna memperkuat integritas dan relevansi informasi dalam era digital.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Horog-Horog Merupakan Makanan Khas Jepara Yang Sangat di Minati khususnya warga Jepara

  Makanan khas jepara horog horog yang dinikmati dengan sate sate an sangat diminati khususnya warga Jepara. Foto : (Istimewa) Jepara, Suara Terkini Muria - Untuk kamu yang berkunjung ke Jepara belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi makanan khasnya yaitu horog horog.  Nama makanan ini mungkin terdengar aneh, tapi di balik keanehan namanya horog horog mempunyai rasa yang enak. Bahkan akan lebih enak jika disajikan bersama bakso, pecel, sate bahkan minuman sekalipun. Meskipun pedagang horog horog di Jepara terbatas, namun untuk mendapatkan kuliner ini tidaklah sulit. Hampir di semua pasar tradisional ada penjual horog horog.  Bahkan warung-warung makan di sejumlah daerah di Jepara juga menyediakan horog horog dalam berbagai olahan. Jika membeli di warung makan, satu potong biasanya dihargai Rp 1.000 saja. Horog Horog adalah jajanan yang dibungkus di dalam daun jati atau pisang. Makanan khas Jepara ini terbuat dari olahan pohon Aren. Proses pembuatannya cukup panjang da...

Mengenal lebih jauh nitisemito di museum kretek kudus

  Salah satu pengunjung yang terlihat tertarik memandangi patung nitisemito Mengenal lebih jauh sosok nitisemito di museum kretek kudus  Patung yang berada didalam museum kretek kudus tampak seperti bapak bapak mengenakan kacamata bulat dan corak patung itu sendiri berwarna abu abu tua,  patung setengah badan lelaki tua yang dipanggil Nitisemito itu berdiri anggun, dari jendela rumahnya, seolah memberi salam, dan menceritakan kisah pendek hidupnya. Posisinya di sebelah kiri pintu masuk, tempat pengunjung mengawali eksplorasi isi museum. Museum kretek kudus ini merupakan museum yang berada di Jl. Getas Pejaten No.155, Getas, Getas Pejaten, Kec. Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.  Lokasi nya sangat strategis dan sangat mudah dijangkau untuk siapapun, jika kalian ingin memasuki museum kretek kudus kalian cukup hanya membayar Rp.4000/orang. Cukup murah dan sangat terjangkau untuk mahasiswa seperti saya yang uang nya masih pas pas an. Museum Rokok kretek kudus ini tidak ...

Merawat Alat Giling Rokok, Bukti Sejarah Kretek di Kudus

  Terlihat salah satu pengunjung sedang mengamati alat giling rokok yang tersimpan rapi di Museum Kretek, Senin (24/07). Foto : (Qotrun Nada/Reporter) Kudus, Suara Terkini Muria - Seperti julukannya sebagai Kota Kretek, Kudus sebagai kabupaten kecil rupanya menyimpan banyak sejarah dan peradaban. Peradaban yang paling masyhur adalah produksi rokok yang telah ada dari ratusan tahun silam. Untuk melihat sejarah itu maka saya bersama tim Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Suara Merdeka melakukan kunjungan ke Museum Kretek yang berada di Getas Pejaten Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah.  Dari pusat Kota Kudus menuju ke Museum Kretek hanya ditempuh sekitar tujuh menit jika menggunakan sepeda motor. Di gerbang masuk bertuliskan Museum Kretek pengunjung akan dikenakan biaya Rp 4000 perorang, harga yang terbilang murah untuk menuju gerbang sejarah peradaban kretek di Kota Kudus. Museum Kretek ini beroperasi setiap hari dari pukul 08.00 - 15.00 WIB, di sana juga terdapat resepsionis y...