Langsung ke konten utama

Cita Rasa Pecel Pakis Khas Colo

 
Penampakan pecel pakis dengan bakwan. Foto : (istimewa)


Kudus, Suara Terkini Muria - Pecel pakis khas Colo, hidangan lezat yang terkenal dari Jawa Tengah, Kudus tepatnya berada di Desa Colo kawasan muria. Pecel pakis terus memikat lidah para pecinta kuliner di seluruh negeri. Dengan cita rasa khasnya yang gurih, pedas, dan segar, pecel khas Colo menjadi primadona dalam dunia kuliner Indonesia.

Pecel pakis khas Colo memikat perhatian dengan sambal kacangnya yang sangat istimewa. Terbuat dari bahan-bahan segar seperti kacang tanah, cabe rawit, bawang putih, gula merah, garam, dan air jeruk nipis, sambal kacang ini memberikan sentuhan rasa yang tak terlupakan. Rempah-rempah pilihan yang digunakan dalam sambal kacang ini memberikan aroma dan cita rasa yang khas, menjadikan pecel pakis khas Colo begitu istimewa.

Hidangan ini terdiri dari beragam sayuran segar seperti kubis, kecambah, daun kemangi, bayam, dan sayuran lainnya yang direbus atau dikukus dengan sempurna. Kemudian, sayuran-sayuran segar ini disiram dengan deras oleh sambal kacang yang menggoda selera.

Pecel khas Colo tak hanya memanjakan lidah, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan. Dengan sayuran segar sebagai bahan utamanya, hidangan ini mengandung banyak serat, vitamin, dan mineral penting yang dibutuhkan tubuh. Ditambah dengan kaya akan protein dari kacang tanah dalam sambal kacangnya, Pecel khas Colo merupakan pilihan makanan yang sehat dan lezat.

"Kami bangga menyajikan pecel khas Colo kepada masyarakat sebagai bagian dari warisan kuliner Jawa Tengah. Kami berusaha mempertahankan cita rasa autentik dengan menggunakan bahan-bahan segar dan rempah-rempah pilihan. Kami senang melihat banyak orang menikmati hidangan kami dan tergoda oleh kelezatannya," kata ibu Nyanah, pemilik warung pecel khas Colo yang berada di kawasan Muria Colo.

Pecel pakis khas Colo bisa dinikmati sebagai hidangan utama atau pendamping nasi putih atau lontong. Beberapa orang juga menambahkan gorengan atau telur goreng untuk menyempurnakan pengalaman makan mereka. 

Sementara itu salah satu pengunjung Fahturohman dari pati mengungkapkan, "ketika saya berziarah ke makam sunan muria saya selalu menyempatkan untuk makan pecel pakis khas colo ini karena cita rasa yang di ciptakan sangat beda dengan pecel yang lain."

Jadi, jika Anda mencari pengalaman kuliner yang tak terlupakan dan ingin mencicipi kelezatan khas Jawa Tengah, jangan lewatkan Pecel pakis Khas Colo. Rasakan sensasi gurih, pedas, dan segar dalam satu gigitan yang akan menggugah selera anda!.

Reporter: Rohim
Editor: Nad

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merawat Alat Giling Rokok, Bukti Sejarah Kretek di Kudus

  Terlihat salah satu pengunjung sedang mengamati alat giling rokok yang tersimpan rapi di Museum Kretek, Senin (24/07). Foto : (Qotrun Nada/Reporter) Kudus, Suara Terkini Muria - Seperti julukannya sebagai Kota Kretek, Kudus sebagai kabupaten kecil rupanya menyimpan banyak sejarah dan peradaban. Peradaban yang paling masyhur adalah produksi rokok yang telah ada dari ratusan tahun silam. Untuk melihat sejarah itu maka saya bersama tim Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Suara Merdeka melakukan kunjungan ke Museum Kretek yang berada di Getas Pejaten Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah.  Dari pusat Kota Kudus menuju ke Museum Kretek hanya ditempuh sekitar tujuh menit jika menggunakan sepeda motor. Di gerbang masuk bertuliskan Museum Kretek pengunjung akan dikenakan biaya Rp 4000 perorang, harga yang terbilang murah untuk menuju gerbang sejarah peradaban kretek di Kota Kudus. Museum Kretek ini beroperasi setiap hari dari pukul 08.00 - 15.00 WIB, di sana juga terdapat resepsionis y...

Astana hinggil, tempat favorit untuk menghilangkan jenuh dan menikmati keindahan alam

  Menikmati pemandangan alam hijau dari astana hinggil Astana hinggil, tempat favorit untuk menghilangkan jenuh dan menikmati keindahan alam Astana Hinggil Jepara merupakan destinasi wisata menarik yang terletak di Desa Somosari, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Dengan luas mencapai 10 hektar, tempat wisata ini berada di lereng Gunung Muria dengan ketinggian antara 600 hingga 700 meter di atas permukaan laut. Pemandangan pegunungan yang hijau dan masih alami membuat Astana Hinggil Jepara menjadi tempat liburan yang sempurna bagi keluarga, teman, maupun pasangan Anda. Diresmikan pada Februari 2022 lalu, tempat ini ramai dikunjungi oleh wisatawan, terutama saat akhir pekan dan hari libur nasional.  Astana Hinggil Jepara dilengkapi dengan berbagai fasilitas wisata yang mendukung. Salah satunya adalah spot-spot foto yang hits dan instagramable. Tempat ini cocok untuk mengabadikan momen indah Anda dalam berbagai foto yang menarik untuk dibagikan di media sosial. A...