Langsung ke konten utama

 Raih Emas Dua Atlet Asean Para Games Asal Jepara Di Kirab dan Disambut Meriah

 

Penyerahan penghargaan kepada atlet Asean Para Games 2023 asal Jepara oleh Plh Sekda Jepara di Alun-alun 1 Jepara. (Istimewa)

JEPARA, suara terkini muria – Kirab Dua Atlet Asean Para Games 2023 di Kamboja asal Kabupaten Jepara Subhan (29) dan Aris Wibawa (31), oleh warga kota Jepara setelah berhasil menyumbangkan emas untuk Indonesia, Minggu (25/6/2023) di Alun-alun 1 Jepara.


Asean Para Games merupakan even tertinggi bidang olahraga bagi penyandang disabilitas di Asia Tenggara. Asean Para Games XII Kamboja tahun 2023, dilaksanakan sejak tanggal 3 hingga 9 Juni 2023, dan menempatkan Indonesia sebagai juara umum.


Ketua Umum National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Senny Marbun menyatakan kontingen Indonesia sudah resmi juara umum ASEAN Para Games 2023.


"Dengan izin Tuhan, Alhamdulillah Indonesia resmi mempertahankan gelar juara umum di ASEAN Para Games Kamboja," kata Senny  Kamis (8/6).

Atas prestasi itu, dua atlet asal Jepara telah mampu menyumbangkan 3 medali emas, 1 perak, dan 1 perunggu untuk Indonesia.

Ratib Zaini, Plh Sekda Jepara yang menjadi juru bicara saat itu menuturkan, '' Atas nama Aris Wibawa dan Subhan yang mengharumkan nama jepara, mengahrumkan nama Indonesia karena Indonesia menjadi juara umum, Asean Paragames 2023 di Kamboja.''


Subhan yang merupakan atlet parabadminton berhasil menyumbangkan 2 medali emas dan 1 medali perak. Dua medali emas diraih dari nomor ganda putra dan ganda campuran, dan 1 medali perak dari nomor single putra. Sementata Aris Wibawa merupakan atlet pararenang berhasil menyumbangkan 1 buah medali emas dan 1 buah medali perunggu.


Selain mendapatkan sambutan yang meriah mereka juga mendapatkan bonus dari pemkab Jepara masing-masing Rp15.000.000 untuk medali emas. Rp12.500.000 medali perak dan Rp.10.000.000 untuk medali perunggu.


Hingga Kamis (8/6) pukul 10.30 WIB, Indonesia masih kokoh di puncak klasemen medali dengan torehan 129 emas, 120 perak, dan 76 perunggu. Secara matematis perolehan 99 medali emas oleh Thailand di peringkat kedua sudah tidak mungkin bisa menyalip Indonesia. Rangkaian lomba di ASEAN Para Games 2023 masih akan berlangsung pada hari ini dan Jumat (9/6).


Wakil Merah Putih dominan di beberapa cabor seperti Para Chess (12 emas), Para Judo (11 emas), Para Powerlifting (17 emas), dan Para Table Tennis (19 emas).


"Sesuai dengan permintaan Pak Presiden Joko Widodo, kita bisa kembali mempertahankan gelar juara umum ASEAN Para Games," ucap Senny.


Senny menyampaikan pihaknya akan terus berupaya mempertahankan gelar juara umum di level Asia Tenggara. Target serupa akan kembali diusung pada ASEAN Para Games 2025 Thailand. (Renanda)




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Horog-Horog Merupakan Makanan Khas Jepara Yang Sangat di Minati khususnya warga Jepara

  Makanan khas jepara horog horog yang dinikmati dengan sate sate an sangat diminati khususnya warga Jepara. Foto : (Istimewa) Jepara, Suara Terkini Muria - Untuk kamu yang berkunjung ke Jepara belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi makanan khasnya yaitu horog horog.  Nama makanan ini mungkin terdengar aneh, tapi di balik keanehan namanya horog horog mempunyai rasa yang enak. Bahkan akan lebih enak jika disajikan bersama bakso, pecel, sate bahkan minuman sekalipun. Meskipun pedagang horog horog di Jepara terbatas, namun untuk mendapatkan kuliner ini tidaklah sulit. Hampir di semua pasar tradisional ada penjual horog horog.  Bahkan warung-warung makan di sejumlah daerah di Jepara juga menyediakan horog horog dalam berbagai olahan. Jika membeli di warung makan, satu potong biasanya dihargai Rp 1.000 saja. Horog Horog adalah jajanan yang dibungkus di dalam daun jati atau pisang. Makanan khas Jepara ini terbuat dari olahan pohon Aren. Proses pembuatannya cukup panjang da...

Mengenal lebih jauh nitisemito di museum kretek kudus

  Salah satu pengunjung yang terlihat tertarik memandangi patung nitisemito Mengenal lebih jauh sosok nitisemito di museum kretek kudus  Patung yang berada didalam museum kretek kudus tampak seperti bapak bapak mengenakan kacamata bulat dan corak patung itu sendiri berwarna abu abu tua,  patung setengah badan lelaki tua yang dipanggil Nitisemito itu berdiri anggun, dari jendela rumahnya, seolah memberi salam, dan menceritakan kisah pendek hidupnya. Posisinya di sebelah kiri pintu masuk, tempat pengunjung mengawali eksplorasi isi museum. Museum kretek kudus ini merupakan museum yang berada di Jl. Getas Pejaten No.155, Getas, Getas Pejaten, Kec. Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.  Lokasi nya sangat strategis dan sangat mudah dijangkau untuk siapapun, jika kalian ingin memasuki museum kretek kudus kalian cukup hanya membayar Rp.4000/orang. Cukup murah dan sangat terjangkau untuk mahasiswa seperti saya yang uang nya masih pas pas an. Museum Rokok kretek kudus ini tidak ...

Merawat Alat Giling Rokok, Bukti Sejarah Kretek di Kudus

  Terlihat salah satu pengunjung sedang mengamati alat giling rokok yang tersimpan rapi di Museum Kretek, Senin (24/07). Foto : (Qotrun Nada/Reporter) Kudus, Suara Terkini Muria - Seperti julukannya sebagai Kota Kretek, Kudus sebagai kabupaten kecil rupanya menyimpan banyak sejarah dan peradaban. Peradaban yang paling masyhur adalah produksi rokok yang telah ada dari ratusan tahun silam. Untuk melihat sejarah itu maka saya bersama tim Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Suara Merdeka melakukan kunjungan ke Museum Kretek yang berada di Getas Pejaten Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah.  Dari pusat Kota Kudus menuju ke Museum Kretek hanya ditempuh sekitar tujuh menit jika menggunakan sepeda motor. Di gerbang masuk bertuliskan Museum Kretek pengunjung akan dikenakan biaya Rp 4000 perorang, harga yang terbilang murah untuk menuju gerbang sejarah peradaban kretek di Kota Kudus. Museum Kretek ini beroperasi setiap hari dari pukul 08.00 - 15.00 WIB, di sana juga terdapat resepsionis y...