Langsung ke konten utama

Akibat Pendidikan Yang Belum Berperan Sebagaimana Mestinya, Pemuda 18 th Dibacok Karna Salah Sasaran

 
situasi olah tkp (9/7/2023) foto : (maidah) 


Pati, Suara Terkini Muria- Aksi pembacokan kini terjadi di Desa Prawoto. Kabupaten Pati pada Sabtu (8/9/2023) lalu. Meninggalkan korban terluka parah dan pelaku masih buron. Insiden ini terjadi sekitar pukul 23.00 WIB di bok depan warung makan.

Menurut isu yang beredar pembacokan dilakukan karena dendam pelaku kepada beberapa orang di salah satu dusun yang ada di desa Prawoto namun malah salah sasaran. Akibatnya dua orang pemuda berusia 18 tahun-an mengalami luka-luka parah.

Alfina sebagai saudara dari salah satu korban mengatakan
"untuk Luka korban satu hanya parah dibagian kepala, namun untuk korban dua luka dibagian semua anggota tubuh. Dan yang paling parahnya adalah dibagian perutnya karna ususnya sampai keluar"

Pihak kepolisian setempat segera merespons kejadian tersebut.
Korban langsung di larikan ke puskesmas terdekat. Namun sepertinya puskesmas tidak kuat menangani hingga kini korban dilarikan ke Rs. Demak

"Pelaku banyak sekali bergerombol kalau dihitung sekitar 15-an orang, sedangkan korban hanya berjumlah 2 orang. Jikapun melawan. si korban tetap kuwalahan". Tambah alfna ketika diwawancarai oleh tim Suaraterkinimuria.

Kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini untuk segera melaporkannya. Siapapun yang melihat atau mengetahui keberadaan pelaku diharapkan segera menghubungi nomor darurat terdekat.

"Pelaku banyak sekali bergerombol kalau dihitung sekitar 15-an orang, sedangkan korban hanya berjumlah 2 orang. Jikapun melawan, si korban tetap kuwalahan". Tambah alfna ketika diwawancarai oleh tim Suaraterkinimuria.

Pembacokan ini meninggalkan ketakutan dan kekhawatiran diantara masyarakat setempat. Mereka menuntut tindakan tegas dari pihak kepolisian untuk mengatasi kejadian semacam ini dan menjaga keamanan di Desa.

Reporter: Maidah
Editor : Nanda

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Horog-Horog Merupakan Makanan Khas Jepara Yang Sangat di Minati khususnya warga Jepara

  Makanan khas jepara horog horog yang dinikmati dengan sate sate an sangat diminati khususnya warga Jepara. Foto : (Istimewa) Jepara, Suara Terkini Muria - Untuk kamu yang berkunjung ke Jepara belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi makanan khasnya yaitu horog horog.  Nama makanan ini mungkin terdengar aneh, tapi di balik keanehan namanya horog horog mempunyai rasa yang enak. Bahkan akan lebih enak jika disajikan bersama bakso, pecel, sate bahkan minuman sekalipun. Meskipun pedagang horog horog di Jepara terbatas, namun untuk mendapatkan kuliner ini tidaklah sulit. Hampir di semua pasar tradisional ada penjual horog horog.  Bahkan warung-warung makan di sejumlah daerah di Jepara juga menyediakan horog horog dalam berbagai olahan. Jika membeli di warung makan, satu potong biasanya dihargai Rp 1.000 saja. Horog Horog adalah jajanan yang dibungkus di dalam daun jati atau pisang. Makanan khas Jepara ini terbuat dari olahan pohon Aren. Proses pembuatannya cukup panjang da...

Menikmati Sore di Pantai Sikembu Jepara

Suasana Matahari Terbenam di Pantai Sikembu Jepara(4/7/22). Foto: Renanda Jepara - Suara Terkini Muria , Matahari terbenam terlihat indah di Pantai Sekembu , Mulyoharjo, Jepara, Jawa Tengah. Selasa (4/7/22). Tak banyak yang tahu, pantai yang terletak di Kecamatan Mulyoharjo ini menghadirkan suasana yang berbeda dengan pantai-pantai lain yang ada di Jepara. Letaknya yang strategis dan dekat dengan pusat kota Jepara, menjadikan pantai ini mudah di jangkau oleh wisatawan.  Pantai Sikembu ini buka setiap hari, letaknya di dekat Kompi Angkutan Air Kodam Jepara. Menariknya tidak ada tarif masuk untuk menuju ke Pantai ini, namun fasilitas umum yang tersedia seperti toiltet dan tempat bilas cukup minim. Di pantai ini, para wisatawan dapat menikmati suasana pantai di kursi yang disediakan oleh pengelola pantai. Selain itu, mereka juga bisa menyantap snack yang tersedia di warung depat bibir pantai. Cukup terjangkau, hanya dengan 10 ribu rupiah wisatawan bisa menikmati pantai tanpa merasaka...

Sangkar Burung Bernilai Filosofi Tinggi

Sangkar Burung Filosofi yang dibuat oleh Bapak Takim. Sebelah kanan (Bapak Takim). Foto Oleh Renanda/Reporter (5/7/22) Kudus, Suara Terkini Muria -  Sangkar burung unik buatan Bapak Takim (40) warga Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus penuh akan nilai filosofi. Memulai berkarya membuat sangkar burung filosofi pada tahun 2014. Di rumahnya tersebut, awalnya Takim hanya membuat furnitur yang dipesan oleh warga sekitar rumahnya. Namun, seiring berjalannya waktu, dia mulai menekuni sangkar burung. Takim menjelaskan bahwa, sebelum tertarik mmebuat sangkar burung, ia juga menerima pesanan pembuatan pintu, jendela dan kusen rumah. ''Awalnya itu furnitur tapi saat pencinta burung mulai banyak, saya juga tertarik untuk membuatnya.'' jelas Takim. Di sisi lain, dengan banyaknya pembuat sangkar yang ada di Kudus, Takim mengingikan bahwa sangkar burung yang ia buat akan sangat berbeda dari biasanya. Ia menjelaskan bahwa nilai filosofi sangat diperlukan jika hal itu haru...