Jepara— Suara Terkini Muria, Peserta Pertikalpataru 3 Kwartir Daerah Jawa Tengah Tahun 2023 memulai kegiatan mereka di Sub Camp 2 yang terletak di Desa Tanggul Tlare dan Pantai Teluk Awur Kabupaten Jepara. Pada Rabu (12/7) siang, sejumlah peserta telah berangkat menuju lokasi yang ditetapkan. Kegiatan dimulai dengan membersihkan pantai dari sampah-sampah yang tercecer di sekitar bibir pantai, sebagai langkah awal dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan. Aksi membersihkan pantai ini dilakukan dengan semangat dan antusiasme yang tinggi.
Setelah selesai membersihkan pantai, para peserta Pertikalpataru 3 Jawa Tengah 2023 melanjutkan kegiatan dengan penanaman bibit pohon mangrove. Kegiatan penanaman ini merupakan upaya untuk mendukung pelestarian ekosistem pesisir, karena mangrove memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan ekosistem laut. Para peserta dengan penuh semangat dan kesadaran akan pentingnya konservasi lingkungan, bergotong-royong menanam bibit pohon mangrove di sepanjang pantai.
Tidak hanya peserta Pertikalpataru saja yang turut serta dalam kegiatan ini, tetapi juga dihadiri oleh beberapa tokoh penting, seperti Kapolres, TNI, dan nelayan setempat. Keberadaan tokoh-tokoh tersebut memberikan dukungan dan menguatkan semangat para peserta dalam menjalankan kegiatan Pertikalpataru. Dukungan dan partisipasi mereka juga menjadi bukti bahwa upaya menjaga kebersihan dan pelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama.
Dalam kegiatan Pertikalpataru di Sub Camp 2 ini, peserta tidak hanya fokus pada membersihkan pantai dan menanam mangrove. Mereka juga dilibatkan dalam kegiatan edukasi tentang pentingnya pelestarian lingkungan dan konservasi. Melalui ceramah dan diskusi interaktif, para peserta diberikan pemahaman tentang dampak negatif dari kerusakan lingkungan serta cara-cara yang dapat dilakukan untuk mencegahnya.
Selama kegiatan Pertikalpataru di Sub Camp 2, terasa keakraban dan kebersamaan di antara para peserta. Mereka saling membantu dan bekerja sama dalam setiap tahapan kegiatan. Semangat kebersamaan tersebut tercermin dari kerja keras dan dedikasi yang ditunjukkan dalam membersihkan pantai dan menanam bibit mangrove. Para peserta juga saling bertukar pengetahuan dan pengalaman dalam mengatasi permasalahan lingkungan yang ada di daerah masing-masing.
Kehadiran Kapolres, TNI, dan nelayan di kegiatan ini memberikan dampak positif. Mereka menjadi contoh yang menginspirasi para peserta Pertikalpataru untuk tetap berkontribusi dalam menjaga kebersihan dan pelestarian lingkungan, serta menjadikan kegiatan ini sebagai gerakan yang berkelanjutan. Diharapkan dengan adanya partisipasi dari berbagai pihak, kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan semakin meluas dan menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat.
Kegiatan Pertikalpataru di Sub Camp 2 ini menunjukkan keseriusan dan komitmen Kwartir Daerah Jawa Tengah dalam menjaga kebersihan dan pelestarian lingkungan. Melalui aksi nyata seperti membersihkan pantai dan menanam bibit mangrove, mereka menjadi agen perubahan yang turut serta dalam upaya pelestarian alam. Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi para peserta untuk belajar dan saling menginspirasi dalam hal konservasi lingkungan.
Kegiatan Pertikalpataru di Sub Camp 2 ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk membangun kesadaran dan aksi nyata dalam menjaga kebersihan dan pelestarian lingkungan. Dengan melibatkan berbagai pihak, seperti peserta Pertikalpataru, Kapolres, TNI, dan nelayan, diharapkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan semakin menguat. Semoga kegiatan ini menjadi titik awal bagi gerakan yang lebih besar dalam menjaga kelestarian alam dan memperkuat ikatan antarmanusia dalam menjaga bumi kita yang indah ini.
Komentar
Posting Komentar