Langsung ke konten utama

Aksi Tanam Mangrove Pramuka Se-Kwarda Jateng

 


Proses Penanaman Pohon Mangrove di Pantai Teluk Awur Jepara oleh Peserta Pertikalpataru dan Kapolres, TNI, dan Nelayan Warga Sekitar. Rabu, (12/07/22). Foto: Renan

Jepara— Suara Terkini Muria, Peserta Pertikalpataru 3 Kwartir Daerah Jawa Tengah Tahun 2023 memulai kegiatan mereka di Sub Camp 2 yang terletak di Desa Tanggul Tlare dan Pantai Teluk Awur Kabupaten Jepara. Pada Rabu (12/7) siang, sejumlah peserta telah berangkat menuju lokasi yang ditetapkan. Kegiatan dimulai dengan membersihkan pantai dari sampah-sampah yang tercecer di sekitar bibir pantai, sebagai langkah awal dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan. Aksi membersihkan pantai ini dilakukan dengan semangat dan antusiasme yang tinggi.


Setelah selesai membersihkan pantai, para peserta Pertikalpataru 3 Jawa Tengah 2023 melanjutkan kegiatan dengan penanaman bibit pohon mangrove. Kegiatan penanaman ini merupakan upaya untuk mendukung pelestarian ekosistem pesisir, karena mangrove memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan ekosistem laut. Para peserta dengan penuh semangat dan kesadaran akan pentingnya konservasi lingkungan, bergotong-royong menanam bibit pohon mangrove di sepanjang pantai.


Tidak hanya peserta Pertikalpataru saja yang turut serta dalam kegiatan ini, tetapi juga dihadiri oleh beberapa tokoh penting, seperti Kapolres, TNI, dan nelayan setempat. Keberadaan tokoh-tokoh tersebut memberikan dukungan dan menguatkan semangat para peserta dalam menjalankan kegiatan Pertikalpataru. Dukungan dan partisipasi mereka juga menjadi bukti bahwa upaya menjaga kebersihan dan pelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama.


Dalam kegiatan Pertikalpataru di Sub Camp 2 ini, peserta tidak hanya fokus pada membersihkan pantai dan menanam mangrove. Mereka juga dilibatkan dalam kegiatan edukasi tentang pentingnya pelestarian lingkungan dan konservasi. Melalui ceramah dan diskusi interaktif, para peserta diberikan pemahaman tentang dampak negatif dari kerusakan lingkungan serta cara-cara yang dapat dilakukan untuk mencegahnya.


Selama kegiatan Pertikalpataru di Sub Camp 2, terasa keakraban dan kebersamaan di antara para peserta. Mereka saling membantu dan bekerja sama dalam setiap tahapan kegiatan. Semangat kebersamaan tersebut tercermin dari kerja keras dan dedikasi yang ditunjukkan dalam membersihkan pantai dan menanam bibit mangrove. Para peserta juga saling bertukar pengetahuan dan pengalaman dalam mengatasi permasalahan lingkungan yang ada di daerah masing-masing.


Kehadiran Kapolres, TNI, dan nelayan di kegiatan ini memberikan dampak positif. Mereka menjadi contoh yang menginspirasi para peserta Pertikalpataru untuk tetap berkontribusi dalam menjaga kebersihan dan pelestarian lingkungan, serta menjadikan kegiatan ini sebagai gerakan yang berkelanjutan. Diharapkan dengan adanya partisipasi dari berbagai pihak, kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan semakin meluas dan menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat.


Kegiatan Pertikalpataru di Sub Camp 2 ini menunjukkan keseriusan dan komitmen Kwartir Daerah Jawa Tengah dalam menjaga kebersihan dan pelestarian lingkungan. Melalui aksi nyata seperti membersihkan pantai dan menanam bibit mangrove, mereka menjadi agen perubahan yang turut serta dalam upaya pelestarian alam. Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi para peserta untuk belajar dan saling menginspirasi dalam hal konservasi lingkungan.


Kegiatan Pertikalpataru di Sub Camp 2 ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk membangun kesadaran dan aksi nyata dalam menjaga kebersihan dan pelestarian lingkungan. Dengan melibatkan berbagai pihak, seperti peserta Pertikalpataru, Kapolres, TNI, dan nelayan, diharapkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan semakin menguat. Semoga kegiatan ini menjadi titik awal bagi gerakan yang lebih besar dalam menjaga kelestarian alam dan memperkuat ikatan antarmanusia dalam menjaga bumi kita yang indah ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Horog-Horog Merupakan Makanan Khas Jepara Yang Sangat di Minati khususnya warga Jepara

  Makanan khas jepara horog horog yang dinikmati dengan sate sate an sangat diminati khususnya warga Jepara. Foto : (Istimewa) Jepara, Suara Terkini Muria - Untuk kamu yang berkunjung ke Jepara belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi makanan khasnya yaitu horog horog.  Nama makanan ini mungkin terdengar aneh, tapi di balik keanehan namanya horog horog mempunyai rasa yang enak. Bahkan akan lebih enak jika disajikan bersama bakso, pecel, sate bahkan minuman sekalipun. Meskipun pedagang horog horog di Jepara terbatas, namun untuk mendapatkan kuliner ini tidaklah sulit. Hampir di semua pasar tradisional ada penjual horog horog.  Bahkan warung-warung makan di sejumlah daerah di Jepara juga menyediakan horog horog dalam berbagai olahan. Jika membeli di warung makan, satu potong biasanya dihargai Rp 1.000 saja. Horog Horog adalah jajanan yang dibungkus di dalam daun jati atau pisang. Makanan khas Jepara ini terbuat dari olahan pohon Aren. Proses pembuatannya cukup panjang da...

Sangkar Burung Bernilai Filosofi Tinggi

Sangkar Burung Filosofi yang dibuat oleh Bapak Takim. Sebelah kanan (Bapak Takim). Foto Oleh Renanda/Reporter (5/7/22) Kudus, Suara Terkini Muria -  Sangkar burung unik buatan Bapak Takim (40) warga Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus penuh akan nilai filosofi. Memulai berkarya membuat sangkar burung filosofi pada tahun 2014. Di rumahnya tersebut, awalnya Takim hanya membuat furnitur yang dipesan oleh warga sekitar rumahnya. Namun, seiring berjalannya waktu, dia mulai menekuni sangkar burung. Takim menjelaskan bahwa, sebelum tertarik mmebuat sangkar burung, ia juga menerima pesanan pembuatan pintu, jendela dan kusen rumah. ''Awalnya itu furnitur tapi saat pencinta burung mulai banyak, saya juga tertarik untuk membuatnya.'' jelas Takim. Di sisi lain, dengan banyaknya pembuat sangkar yang ada di Kudus, Takim mengingikan bahwa sangkar burung yang ia buat akan sangat berbeda dari biasanya. Ia menjelaskan bahwa nilai filosofi sangat diperlukan jika hal itu haru...

Pelantikan Raya Banom Muda NU Kecamatan Kota Kudus, Bangun Sinergi Organisasi

  Pelantikan Banom NU, oleh GP Anshor ( Hasna) Kudus, suara terkini muria - Banom Muda NU Kecamatan Kota Kudus gelar pelantikan raya dan bangun sinergi organisasi. Kegiatan ini digelar dalam rangka pelantikan sekaligus periodesasi pengurus pada awal periode.  Pelantikan raya tersebut dimulai pada pukul 19.15 WIB di Gedung Menara (YM3SK) Kudus pada Senin, (26/06/2023) Aacara ini dihadiri para tamu undangan istimewa yakni  Ketua PC NU Kabupaten Kudus KH. Asyrofi Masyitoh, Katib Syuriah PBNU sekaligus Instruktur Nasional GP Ansor KH. M. Aunullah A'la Katib, A'wan Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Ketua Yayasan Masjid dan Menara Kudus (YM3K) KH. EM. Nadjib Hassan dan yang terakhir PC Fatayat NU Kabupaten Kudus Dr. Ristiyani. Kegiatan ini dibuka dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an, sholawat asnawiyah dan dilanjutkan tahlil. Setelah itu, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Yalal Wathon, baru kemudian di pertengahan sesi adalah prosesi pelantika...