Langsung ke konten utama

Atikoh Secara Resmi Membuka Kegiatan Pertikalpataru Jateng 2023


Atikoh Ketua Kwarda Jateng 2023 Memberikan Sambutan dan Mebuka Kegiatan Pertikalpataru Secara Langsung. Selasa (11/07/22). Foto: Renan.

Jepara—Suara Terkini Muria, Pada Selasa, 11 Juli 2023, di sekitar Pantai Tirta Samudra, Bandengan, Jepara, Jawa Tengah, Kegiatan Perkemahan Bakti Kalpataru ke-3 tingkat Kwartir Daerah Jawa Tengah resmi dibuka. Acara pembukaan dipimpin oleh Ketua Kwartir Daerah Jawa Tengah, Kak Siti Atikoh Supriyanti, S.TP., M.T, MPP, yang memberikan sambutan inspiratif kepada peserta. 

Pertikalpataru Kwarda Jawa Tengah menjadi tempat berkumpul bagi peserta dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Sebanyak 23 Kwartir Cabang Kabupaten/Kota di Jawa Tengah, yang terbagi dalam satuan Binaan Wilayah (Binwil) seperti Binwil Pati, Binwil Surakarta, Binwil Semarang, dan Binwil Banyumas, turut serta dalam kegiatan ini. 

Acara perkemahan ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, antara lain Ketua Mabisaka Kalpataru Kwarda Jateng, jajaran pimpinan dan andalan kwarda Jateng, Ketua Majelis Pembimbing Cabang Jepara, Ketua Kwartir Cabang Jepara, Ketua Mabisaka Kalpataru Kwarcab Jepara, serta para pimpinan Kontingen dan Binadamping. Semua pihak ini hadir untuk memberikan dukungan dan motivasi kepada peserta. 
 
Pertikalpataru Jateng tahun 2023 diikuti oleh total 289 peserta. Mereka terdiri dari 243 Peserta Putra dan Putri yang akan aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan, 23 Pimpinan Kontingen yang akan memimpin kelompok-kelompok peserta, dan 23 Pembina Pendamping yang akan memberikan bimbingan dan pendampingan selama acara berlangsung. 

Salah satu momen penting dalam acara tersebut adalah ceremoni pengibaran bendera kegiatan yang dilakukan dengan menggunakan speed boat di pantai Tirta Samudra. Pengibaran bendera ini menjadi simbol kebersamaan dan semangat dalam menjalankan kegiatan perkemahan. 

Sebagai penutup yang meriah, para peserta dan tamu undangan dipersembahkan dengan penampilan tari dari Sanggar Tari Jepara. Penampilan ini memukau dengan gerakan yang indah dan menggambarkan kekayaan budaya Jepara. 

Reporter : Renan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Horog-Horog Merupakan Makanan Khas Jepara Yang Sangat di Minati khususnya warga Jepara

  Makanan khas jepara horog horog yang dinikmati dengan sate sate an sangat diminati khususnya warga Jepara. Foto : (Istimewa) Jepara, Suara Terkini Muria - Untuk kamu yang berkunjung ke Jepara belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi makanan khasnya yaitu horog horog.  Nama makanan ini mungkin terdengar aneh, tapi di balik keanehan namanya horog horog mempunyai rasa yang enak. Bahkan akan lebih enak jika disajikan bersama bakso, pecel, sate bahkan minuman sekalipun. Meskipun pedagang horog horog di Jepara terbatas, namun untuk mendapatkan kuliner ini tidaklah sulit. Hampir di semua pasar tradisional ada penjual horog horog.  Bahkan warung-warung makan di sejumlah daerah di Jepara juga menyediakan horog horog dalam berbagai olahan. Jika membeli di warung makan, satu potong biasanya dihargai Rp 1.000 saja. Horog Horog adalah jajanan yang dibungkus di dalam daun jati atau pisang. Makanan khas Jepara ini terbuat dari olahan pohon Aren. Proses pembuatannya cukup panjang da...

Mengenal lebih jauh nitisemito di museum kretek kudus

  Salah satu pengunjung yang terlihat tertarik memandangi patung nitisemito Mengenal lebih jauh sosok nitisemito di museum kretek kudus  Patung yang berada didalam museum kretek kudus tampak seperti bapak bapak mengenakan kacamata bulat dan corak patung itu sendiri berwarna abu abu tua,  patung setengah badan lelaki tua yang dipanggil Nitisemito itu berdiri anggun, dari jendela rumahnya, seolah memberi salam, dan menceritakan kisah pendek hidupnya. Posisinya di sebelah kiri pintu masuk, tempat pengunjung mengawali eksplorasi isi museum. Museum kretek kudus ini merupakan museum yang berada di Jl. Getas Pejaten No.155, Getas, Getas Pejaten, Kec. Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.  Lokasi nya sangat strategis dan sangat mudah dijangkau untuk siapapun, jika kalian ingin memasuki museum kretek kudus kalian cukup hanya membayar Rp.4000/orang. Cukup murah dan sangat terjangkau untuk mahasiswa seperti saya yang uang nya masih pas pas an. Museum Rokok kretek kudus ini tidak ...

Merawat Alat Giling Rokok, Bukti Sejarah Kretek di Kudus

  Terlihat salah satu pengunjung sedang mengamati alat giling rokok yang tersimpan rapi di Museum Kretek, Senin (24/07). Foto : (Qotrun Nada/Reporter) Kudus, Suara Terkini Muria - Seperti julukannya sebagai Kota Kretek, Kudus sebagai kabupaten kecil rupanya menyimpan banyak sejarah dan peradaban. Peradaban yang paling masyhur adalah produksi rokok yang telah ada dari ratusan tahun silam. Untuk melihat sejarah itu maka saya bersama tim Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Suara Merdeka melakukan kunjungan ke Museum Kretek yang berada di Getas Pejaten Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah.  Dari pusat Kota Kudus menuju ke Museum Kretek hanya ditempuh sekitar tujuh menit jika menggunakan sepeda motor. Di gerbang masuk bertuliskan Museum Kretek pengunjung akan dikenakan biaya Rp 4000 perorang, harga yang terbilang murah untuk menuju gerbang sejarah peradaban kretek di Kota Kudus. Museum Kretek ini beroperasi setiap hari dari pukul 08.00 - 15.00 WIB, di sana juga terdapat resepsionis y...