Langsung ke konten utama

Barongan Karang Budoyo Berikan Santunan kepada Yatama di Dukuh Karang Pakis

Barongan Pakis Budoyo Menghibur Para Penonton Saat Arak-arakan Pada Malam Hari. Foto Oleh Nanda (17/07/23).


Kudus, Suara Terkini Muria—Dukuh Karang Pakis, tanggal 17 Juli 2023 Pada Senin malam yang penuh kehangatan, kelompok kesenian Barongan Pakis Budoyo menggelar acara santunan yang berkesan bagi anak-anak yatim piatu (yatama) di Dukuh Karang Pakis. Acara ini diselenggarakan pada pukul 19:30 dan dihadiri oleh warga setempat serta anggota kelompok kesenian yang berdedikasi.

Dalam suasana yang penuh semangat, acara dimulai dengan penampilan spektakuler dari Barongan Karang Budoyo yang memukau penonton. Para penari dengan kostum yang mengagumkan dan gerakan yang lincah mampu menghipnotis semua orang yang hadir di lokasi. Suara gamelan yang menggema melengkapi penampilan mereka yang luar biasa.

Setelah penampilan mereka yang memukau, para anggota Barongan Pakis Budoyo mengumpulkan semua anak yatim piatu yang hadir di acara tersebut. Dalam suasana penuh kasih sayang, mereka memberikan bantuan santunan kepada anak-anak tersebut. Santunan tersebut berupa paket sembako, pakaian, perlengkapan sekolah, dan mainan. Setiap anak yatim piatu diberikan kesempatan untuk memilih barang yang mereka butuhkan, dengan tujuan memberikan mereka kebahagiaan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Bapak Slamet, Ketua Kelompok Barongan Pakis Budoyo, menyatakan, "Kami merasa terpanggil untuk membantu anak-anak yatim piatu di komunitas kami. Kami berharap dengan santunan ini, kami dapat membawa senyuman dan kebahagiaan ke dalam kehidupan mereka. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung acara ini dan membuatnya menjadi sukses."

Selain santunan, acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni lainnya, seperti tarian tradisional dan paduan suara anak-anak yang menampilkan lagu-lagu penuh makna. Semua penampilan tersebut membuat suasana semakin meriah dan menggugah hati semua yang hadir.

Warga setempat dan para tamu yang hadir di acara ini sangat mengapresiasi upaya Barongan Karang Budoyo dalam memberikan bantuan kepada anak-anak yatim piatu. Mereka menyatakan bahwa tindakan seperti ini adalah contoh nyata kepedulian dan kebaikan sosial yang perlu ditiru oleh masyarakat lainnya.

Acara santunan yang diadakan oleh Barongan Karang Budoyo ini tidak hanya memberikan bantuan materiil, tetapi juga menghadirkan momen kebahagiaan dan kehangatan bagi anak-anak yatim piatu. Hal ini membuktikan bahwa seni dan budaya dapat menjadi sarana yang kuat untuk membawa perubahan positif dalam masyarakat.

Dengan semangat kemanusiaan yang tinggi, Barongan Karang Budoyo berharap bahwa acara seperti ini dapat terus diadakan di masa depan, dan inspirasi ini menular kepada banyak kelompok lainnya untuk berkontribusi dalam memberikan dukungan kepada mereka yang membutuhkan.

Di tengah sorak-sorai kegembiraan, acara santunan Barongan Karang Budoyo di Dukuh Karang ditutup dengan persembahan tarian terakhir yang memukau dari para penari. Keindahan gerakan mereka menggambarkan kebersamaan dan persatuan dalam menjalani kehidupan, serta harapan akan masa depan yang lebih baik bagi semua anak-anak yatim piatu.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian yang tertanam di hati mereka, Barongan Pakis Budoyo memberikan pesan yang jelas kepada masyarakat: "Mari bergandengan tangan dan berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan. Karena setiap tindakan kecil yang kita lakukan dapat membawa perubahan besar dalam kehidupan orang lain."


Reporter : Nanda

Editor : Renan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Horog-Horog Merupakan Makanan Khas Jepara Yang Sangat di Minati khususnya warga Jepara

  Makanan khas jepara horog horog yang dinikmati dengan sate sate an sangat diminati khususnya warga Jepara. Foto : (Istimewa) Jepara, Suara Terkini Muria - Untuk kamu yang berkunjung ke Jepara belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi makanan khasnya yaitu horog horog.  Nama makanan ini mungkin terdengar aneh, tapi di balik keanehan namanya horog horog mempunyai rasa yang enak. Bahkan akan lebih enak jika disajikan bersama bakso, pecel, sate bahkan minuman sekalipun. Meskipun pedagang horog horog di Jepara terbatas, namun untuk mendapatkan kuliner ini tidaklah sulit. Hampir di semua pasar tradisional ada penjual horog horog.  Bahkan warung-warung makan di sejumlah daerah di Jepara juga menyediakan horog horog dalam berbagai olahan. Jika membeli di warung makan, satu potong biasanya dihargai Rp 1.000 saja. Horog Horog adalah jajanan yang dibungkus di dalam daun jati atau pisang. Makanan khas Jepara ini terbuat dari olahan pohon Aren. Proses pembuatannya cukup panjang da...

Mengenal lebih jauh nitisemito di museum kretek kudus

  Salah satu pengunjung yang terlihat tertarik memandangi patung nitisemito Mengenal lebih jauh sosok nitisemito di museum kretek kudus  Patung yang berada didalam museum kretek kudus tampak seperti bapak bapak mengenakan kacamata bulat dan corak patung itu sendiri berwarna abu abu tua,  patung setengah badan lelaki tua yang dipanggil Nitisemito itu berdiri anggun, dari jendela rumahnya, seolah memberi salam, dan menceritakan kisah pendek hidupnya. Posisinya di sebelah kiri pintu masuk, tempat pengunjung mengawali eksplorasi isi museum. Museum kretek kudus ini merupakan museum yang berada di Jl. Getas Pejaten No.155, Getas, Getas Pejaten, Kec. Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.  Lokasi nya sangat strategis dan sangat mudah dijangkau untuk siapapun, jika kalian ingin memasuki museum kretek kudus kalian cukup hanya membayar Rp.4000/orang. Cukup murah dan sangat terjangkau untuk mahasiswa seperti saya yang uang nya masih pas pas an. Museum Rokok kretek kudus ini tidak ...

Merawat Alat Giling Rokok, Bukti Sejarah Kretek di Kudus

  Terlihat salah satu pengunjung sedang mengamati alat giling rokok yang tersimpan rapi di Museum Kretek, Senin (24/07). Foto : (Qotrun Nada/Reporter) Kudus, Suara Terkini Muria - Seperti julukannya sebagai Kota Kretek, Kudus sebagai kabupaten kecil rupanya menyimpan banyak sejarah dan peradaban. Peradaban yang paling masyhur adalah produksi rokok yang telah ada dari ratusan tahun silam. Untuk melihat sejarah itu maka saya bersama tim Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Suara Merdeka melakukan kunjungan ke Museum Kretek yang berada di Getas Pejaten Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah.  Dari pusat Kota Kudus menuju ke Museum Kretek hanya ditempuh sekitar tujuh menit jika menggunakan sepeda motor. Di gerbang masuk bertuliskan Museum Kretek pengunjung akan dikenakan biaya Rp 4000 perorang, harga yang terbilang murah untuk menuju gerbang sejarah peradaban kretek di Kota Kudus. Museum Kretek ini beroperasi setiap hari dari pukul 08.00 - 15.00 WIB, di sana juga terdapat resepsionis y...