Langsung ke konten utama

Bento Coffe Menghadirkan Musik dan Ruang untuk Berkarya bagi Pengunjungnya

 
Mahasiswa IAIN KUDUS saat ikut berpartisipasi dalam menyumbang lagu. Foto : (Nanda/Reporter)


Kudus, Suara Terkini Muria - Bento coffee, salah satu kedai kopi yang terkenal di kota Kudus, kini menyediakan fasilitas musik yang memungkinkan pengunjungnya untuk berpartisipasi dan ikut bernyanyi bersama band Bento coffee. Dengan lokasinya yang strategis, berdekatan dengan kampus IAIN Kudus, tempat ini menjadi favorit bagi para pemuda-pemudi untuk mengekspresikan diri melalui musik dan berbagi keluh kesah sehari-hari.

Benton coffee telah lama dikenal sebagai tempat yang nyaman untuk bersantai sambil menikmati kopi berkualitas dan makanan lezat. Namun, kini mereka menghadirkan konsep baru yang menarik bagi pengunjungnya. Dengan adanya fasilitas musik yang tersedia, para pengunjung memiliki kesempatan untuk bergabung dengan band Bento coffee dan ikut menyanyi bersama.

Pengelola Bento coffee menyadari bahwa musik memiliki daya tarik yang kuat dan mampu menghubungkan orang-orang dari berbagai latar belakang. Dengan menghadirkan kesempatan untuk berpartisipasi dalam pertunjukan musik langsung, Bento coffee berharap dapat menciptakan ruang bagi pengunjung untuk mengekspresikan emosi, membagikan pengalaman, dan melepaskan kepenatan dalam tugas-tugas keseharian mereka.

"Kami ingin memberikan pengalaman yang berbeda kepada para pengunjung kami. Musik memiliki kekuatan untuk menggerakkan hati dan menemani setiap langkah dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap dengan adanya fasilitas musik ini, kami dapat memberikan tempat bagi pemuda-pemudi untuk menyuarakan keluh kesah mereka dan menciptakan ikatan melalui musik," kata Diki, pemilik Bento coffee.

Sejak diluncurkan, respon dari para pengunjung Bento coffee sangat positif. Banyak pemuda-pemudi yang antusias mengambil kesempatan untuk tampil di panggung kecil yang disediakan di tempat tersebut. Beberapa di antaranya bahkan membentuk grup musik kecil dan secara teratur berpartisipasi dalam acara musik yang diadakan oleh Bento coffee.

Salah satu pengunjung, Andi Maulana, menyatakan, "Saya sangat senang dengan adanya fasilitas musik di Bento coffee. Selain dapat menikmati kopi yang lezat, saya juga bisa mengeluarkan keluh kesah melalui musik bersama teman-teman saya. Rasanya sangat menyenangkan dan terapi bagi pikiran saya setelah seharian belajar di kampus."

Bento coffee berkomitmen untuk terus mendukung para pemuda-pemudi dalam mengekspresikan diri melalui musik. Mereka berencana untuk mengadakan acara musik rutin, seperti open mic night dan pertunjukan band, serta membuka peluang bagi para musisi lokal untuk tampil di panggung mereka.

Dengan menyediakan fasilitas musik dan ruang untuk berkarya, Bento coffee telah menjadi tempat yang menyenangkan bagi para pemuda-pemudi di Kudus. Melalui musik, mereka dapat mengatasi beban tugas keseharian dan merasakan kebersamaan serta dukungan dari komunitas yang ada di sekitar mereka.


Reporter : Nanda
Editor : Nad 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Horog-Horog Merupakan Makanan Khas Jepara Yang Sangat di Minati khususnya warga Jepara

  Makanan khas jepara horog horog yang dinikmati dengan sate sate an sangat diminati khususnya warga Jepara. Foto : (Istimewa) Jepara, Suara Terkini Muria - Untuk kamu yang berkunjung ke Jepara belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi makanan khasnya yaitu horog horog.  Nama makanan ini mungkin terdengar aneh, tapi di balik keanehan namanya horog horog mempunyai rasa yang enak. Bahkan akan lebih enak jika disajikan bersama bakso, pecel, sate bahkan minuman sekalipun. Meskipun pedagang horog horog di Jepara terbatas, namun untuk mendapatkan kuliner ini tidaklah sulit. Hampir di semua pasar tradisional ada penjual horog horog.  Bahkan warung-warung makan di sejumlah daerah di Jepara juga menyediakan horog horog dalam berbagai olahan. Jika membeli di warung makan, satu potong biasanya dihargai Rp 1.000 saja. Horog Horog adalah jajanan yang dibungkus di dalam daun jati atau pisang. Makanan khas Jepara ini terbuat dari olahan pohon Aren. Proses pembuatannya cukup panjang da...

Mengenal lebih jauh nitisemito di museum kretek kudus

  Salah satu pengunjung yang terlihat tertarik memandangi patung nitisemito Mengenal lebih jauh sosok nitisemito di museum kretek kudus  Patung yang berada didalam museum kretek kudus tampak seperti bapak bapak mengenakan kacamata bulat dan corak patung itu sendiri berwarna abu abu tua,  patung setengah badan lelaki tua yang dipanggil Nitisemito itu berdiri anggun, dari jendela rumahnya, seolah memberi salam, dan menceritakan kisah pendek hidupnya. Posisinya di sebelah kiri pintu masuk, tempat pengunjung mengawali eksplorasi isi museum. Museum kretek kudus ini merupakan museum yang berada di Jl. Getas Pejaten No.155, Getas, Getas Pejaten, Kec. Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.  Lokasi nya sangat strategis dan sangat mudah dijangkau untuk siapapun, jika kalian ingin memasuki museum kretek kudus kalian cukup hanya membayar Rp.4000/orang. Cukup murah dan sangat terjangkau untuk mahasiswa seperti saya yang uang nya masih pas pas an. Museum Rokok kretek kudus ini tidak ...

Merawat Alat Giling Rokok, Bukti Sejarah Kretek di Kudus

  Terlihat salah satu pengunjung sedang mengamati alat giling rokok yang tersimpan rapi di Museum Kretek, Senin (24/07). Foto : (Qotrun Nada/Reporter) Kudus, Suara Terkini Muria - Seperti julukannya sebagai Kota Kretek, Kudus sebagai kabupaten kecil rupanya menyimpan banyak sejarah dan peradaban. Peradaban yang paling masyhur adalah produksi rokok yang telah ada dari ratusan tahun silam. Untuk melihat sejarah itu maka saya bersama tim Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Suara Merdeka melakukan kunjungan ke Museum Kretek yang berada di Getas Pejaten Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah.  Dari pusat Kota Kudus menuju ke Museum Kretek hanya ditempuh sekitar tujuh menit jika menggunakan sepeda motor. Di gerbang masuk bertuliskan Museum Kretek pengunjung akan dikenakan biaya Rp 4000 perorang, harga yang terbilang murah untuk menuju gerbang sejarah peradaban kretek di Kota Kudus. Museum Kretek ini beroperasi setiap hari dari pukul 08.00 - 15.00 WIB, di sana juga terdapat resepsionis y...