Langsung ke konten utama

Berawal dari Hobi Jualan, Sampai Punya Usaha diusia Muda


Foto saladbuah toping keju yang dijual. Foto: (Er/Dok)


Jepara, Suara Terkini Muria - Memiliki hobi jualan sejak dulu menjadi alasan Erna membangun usaha diusia 19 tahun , usaha tersebut memiliki brand bernama “ saladqta” . Ide nya ini muncul sejak masih menduduki sekolah menengah atas(SMA) berawal dari kesukaan terhadap buah buah an, dan juga melihat influencer idola nya mempromosikan saladbuah kala itu, menjadikan ide itu muncul untuk menjual saladbuah. 

Sebelum menjual saladbuah ke khalayak umum, Erna sempat mencoba membuat saladbuah untuk beberapa kali agar menemukan rasa yang layak untuk dijual. 

Bahkan Erna juga diawal sering membagikan testi testi terlebih dahulu kepada teman teman terdekat untuk mencoba saladbuah buatan Erna tersebut. 

Menurut Erna, sebelum kita menjual produk makanan ke khalayak umum alangkah baiknya kita menemukan rasa yang layak untuk dijual.

Sejak awal Erna jualan saladbuah yang beli hanya teman teman terdekat saja, karna waktu itu saladbuah cukup asing untuk masyarakat umum, dan sangat sulit sekali mengenalkan makanan saladbuah kepada masyarakat awam, awal berjualan penjualan erna 4-15box saladbuah saja. 

“ Sulit sekali untuk mendapatkan pelanggan ketika awal awal jualan saladbuah, karena mungkin mereka mengira saladbuah tidak cocok dilidah mereka yang mayoritas tidak suka mayonaise dicampur dengan buah, bagi mereka itu makanan yang aneh” ujar Erna. 

Erna mengaku sangat sulit dan banyak pertanyaan pertanyaan yang bertanya tentang saladbuah karna bagi mereka makanan ini sangat asing, tapi Erna tidak berhenti dan patah semangat karena Erna yakin suatu saat pasti saladbuah jualan Erna akan laku keras. 

Dengan berjalannya waktu dan konsistensi dalam berusaha, dan banyak sekali rintangan-rintangan yang dihadapi, konsistensi nya membuahkan hasil. 

Saladbuah Erna mulai dikenal oleh khalayak umum, bahkan bukan cuma teman terdekatnya tapi banyak sekali yang mengenal saladbuah “saladqta” ini, seiringnya berjalannya waktu Erna juga meningkatkan rasa dan kualitas saladbuahnya, sehingga banyak sekali peminat saladbuah ini, erna mengaku saat ini penjualan erna bisa menembus di angka 30-80box perhari, banyak sekali reseller reseller berdatangan dan banyak pelanggan yang datang kerumah untuk mengambil pesanan, bahkan terkadang pernah sampai 200box perhari saat reseller banyak yang pesan. Erna mengaku sangat menyukai usaha ini karna disamping mendapat cuan erna juga dapat menyalurkan hobi nya berjualan. 

“Kesuksesan itu bukan milik anak orang kaya saja, tapi milik semua orang, semua orang berhak untuk menjadi sukses, kunci sukses adalah berani dan ber tanggungjawab” tutur erna . 

Menurut Erna jika ingin berjualan,kunci nya ada di konsisten, ketika kamu konsisten dan juga berusaha maka selalu ada jalan dalam menuju kesuksesan, jangan perna takut gagal, harus berani mencoba karna baginya ketika kamu berani mencoba berarti kamu akan punya dua pilihan, yang Pertama kamu gagal tapi bisa buat pembelajaran serta pengalaman, yang kedua kamu berhasil. Jika kamu tidak mencoba nya sama sekali maka hanya ada satu pilihan yaitu gagal. 

Sampai saat ini usia Erna sudah 22tahun, dan karena Erna sudah semester akhir, Erna memfokuskan diri kepada kuliah dulu, karna jangan sampai usaha dan pendidikan tidak seimbang. 

Erna berharap setelah ia lulus ia bisa mengembangkan usaha bisnis kecil kecilan ini menjadi lebih baik dan lebih besar, karena ia berkata sangat mempunyai  impian untuk membuka kedai “salad.qta” dan memiliki beberapa cabang serta memberikan lowongan pekerjaan kepada orang lain. 

“ Semoga usaha yang sedang saya tekuni bisa menjadi lebih baik dan lebih besar karna cita cita saya dari dulu ingin memberikan banyak lowongan pekerjaan kepada oranglain dan berbagi kebaikan”harapnya


Reporter : Erna

Editor : Aisyah Hasna

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merawat Alat Giling Rokok, Bukti Sejarah Kretek di Kudus

  Terlihat salah satu pengunjung sedang mengamati alat giling rokok yang tersimpan rapi di Museum Kretek, Senin (24/07). Foto : (Qotrun Nada/Reporter) Kudus, Suara Terkini Muria - Seperti julukannya sebagai Kota Kretek, Kudus sebagai kabupaten kecil rupanya menyimpan banyak sejarah dan peradaban. Peradaban yang paling masyhur adalah produksi rokok yang telah ada dari ratusan tahun silam. Untuk melihat sejarah itu maka saya bersama tim Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Suara Merdeka melakukan kunjungan ke Museum Kretek yang berada di Getas Pejaten Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah.  Dari pusat Kota Kudus menuju ke Museum Kretek hanya ditempuh sekitar tujuh menit jika menggunakan sepeda motor. Di gerbang masuk bertuliskan Museum Kretek pengunjung akan dikenakan biaya Rp 4000 perorang, harga yang terbilang murah untuk menuju gerbang sejarah peradaban kretek di Kota Kudus. Museum Kretek ini beroperasi setiap hari dari pukul 08.00 - 15.00 WIB, di sana juga terdapat resepsionis y...

Astana hinggil, tempat favorit untuk menghilangkan jenuh dan menikmati keindahan alam

  Menikmati pemandangan alam hijau dari astana hinggil Astana hinggil, tempat favorit untuk menghilangkan jenuh dan menikmati keindahan alam Astana Hinggil Jepara merupakan destinasi wisata menarik yang terletak di Desa Somosari, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Dengan luas mencapai 10 hektar, tempat wisata ini berada di lereng Gunung Muria dengan ketinggian antara 600 hingga 700 meter di atas permukaan laut. Pemandangan pegunungan yang hijau dan masih alami membuat Astana Hinggil Jepara menjadi tempat liburan yang sempurna bagi keluarga, teman, maupun pasangan Anda. Diresmikan pada Februari 2022 lalu, tempat ini ramai dikunjungi oleh wisatawan, terutama saat akhir pekan dan hari libur nasional.  Astana Hinggil Jepara dilengkapi dengan berbagai fasilitas wisata yang mendukung. Salah satunya adalah spot-spot foto yang hits dan instagramable. Tempat ini cocok untuk mengabadikan momen indah Anda dalam berbagai foto yang menarik untuk dibagikan di media sosial. A...

Cita Rasa Pecel Pakis Khas Colo

  Penampakan pecel pakis dengan bakwan. Foto : (istimewa) Kudus, Suara Terkini Muria - Pecel pakis khas Colo, hidangan lezat yang terkenal dari Jawa Tengah, Kudus tepatnya berada di Desa Colo kawasan muria. Pecel pakis terus memikat lidah para pecinta kuliner di seluruh negeri. Dengan cita rasa khasnya yang gurih, pedas, dan segar, pecel khas Colo menjadi primadona dalam dunia kuliner Indonesia. Pecel pakis khas Colo memikat perhatian dengan sambal kacangnya yang sangat istimewa. Terbuat dari bahan-bahan segar seperti kacang tanah, cabe rawit, bawang putih, gula merah, garam, dan air jeruk nipis, sambal kacang ini memberikan sentuhan rasa yang tak terlupakan. Rempah-rempah pilihan yang digunakan dalam sambal kacang ini memberikan aroma dan cita rasa yang khas, menjadikan pecel pakis khas Colo begitu istimewa. Hidangan ini terdiri dari beragam sayuran segar seperti kubis, kecambah, daun kemangi, bayam, dan sayuran lainnya yang direbus atau dikukus dengan sempurna. Kemudian, sayuran...