Langsung ke konten utama

Berbeda Dengan Lap Lainnya, Proses Produksi Lap Pel Ini Di Tenun Manual

Kain Lap Pel Yang Sudah Siap Untuk Di Kirim. foto : (Eka Uswa/Reporter)


Kudus, Suara Terkini Muria - Pada umumnya lap yang digunakan untuk pel pelan dari kain biasanya. Berbeda dengan kain lap pel satu ini. Lap pel satu ini masih di buat secara manual yaitu di tenun.

Dengan di tenun seperti ini maka kain lap pel ini akan jauh lebih awet karena lebih kuat tentunya. Hal ini menjadikan suatu keunikan tersendiri.

Lokasi produksi kain lap pel ini ada di Langgardalem Kudus. Sudah sejak tahun 2000 hingga tahun 2023 kain lap pel ini laris manis di pasaran.

Hervan selaku owner kain lap pel ini ia mengaku bahwa ia meneruskan usaha orang tuanya. Sejak saat itu ia mulai menekuni bisnis yang diserahkan orangtuanya tersebut.

Pria berusia 23 tahun ini sudah cukup mahir dalam dunia pemasaran. Ia memasarkan produknya di pasar maupun diambil oleh para pelanggan.

"sekarang sudah jarang skali ditemui kain lap pel seperti ini, paling juga serbet seperti biasanya yang dijual di pasar", ujar Hervan.

Untuk proses pengerjaan nya sendiri dibantu oleh 5 karyawan, guna menenun dan juga mewarnai kain lap pel tersebut.
Untuk harga per pcs nya dibandrol dengan harga 4000-8000 rupiah saja. Kain lap nya ini bisa dibeli ecer maupun dibeli kodian.

Tentunya saat ini ia harus berfikir inovasi baru agar kain lap pel nya ini tetap terjaga eksistensi nya di era zaman ini. Dimana sudah ada banyak lap pel yang lebih praktis dan lebih simpel.

Harapan kedepan nya agar bisnis orangtua yang telah Hervan lanjutkan ini dapat melejit kembali. Tentunya dengan menciptakan inovasi baru agar bisnis nya ini dapat berjalan dengan lancar.

Reporter : Ek
Editor : Nad

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merawat Alat Giling Rokok, Bukti Sejarah Kretek di Kudus

  Terlihat salah satu pengunjung sedang mengamati alat giling rokok yang tersimpan rapi di Museum Kretek, Senin (24/07). Foto : (Qotrun Nada/Reporter) Kudus, Suara Terkini Muria - Seperti julukannya sebagai Kota Kretek, Kudus sebagai kabupaten kecil rupanya menyimpan banyak sejarah dan peradaban. Peradaban yang paling masyhur adalah produksi rokok yang telah ada dari ratusan tahun silam. Untuk melihat sejarah itu maka saya bersama tim Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Suara Merdeka melakukan kunjungan ke Museum Kretek yang berada di Getas Pejaten Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah.  Dari pusat Kota Kudus menuju ke Museum Kretek hanya ditempuh sekitar tujuh menit jika menggunakan sepeda motor. Di gerbang masuk bertuliskan Museum Kretek pengunjung akan dikenakan biaya Rp 4000 perorang, harga yang terbilang murah untuk menuju gerbang sejarah peradaban kretek di Kota Kudus. Museum Kretek ini beroperasi setiap hari dari pukul 08.00 - 15.00 WIB, di sana juga terdapat resepsionis y...

Astana hinggil, tempat favorit untuk menghilangkan jenuh dan menikmati keindahan alam

  Menikmati pemandangan alam hijau dari astana hinggil Astana hinggil, tempat favorit untuk menghilangkan jenuh dan menikmati keindahan alam Astana Hinggil Jepara merupakan destinasi wisata menarik yang terletak di Desa Somosari, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Dengan luas mencapai 10 hektar, tempat wisata ini berada di lereng Gunung Muria dengan ketinggian antara 600 hingga 700 meter di atas permukaan laut. Pemandangan pegunungan yang hijau dan masih alami membuat Astana Hinggil Jepara menjadi tempat liburan yang sempurna bagi keluarga, teman, maupun pasangan Anda. Diresmikan pada Februari 2022 lalu, tempat ini ramai dikunjungi oleh wisatawan, terutama saat akhir pekan dan hari libur nasional.  Astana Hinggil Jepara dilengkapi dengan berbagai fasilitas wisata yang mendukung. Salah satunya adalah spot-spot foto yang hits dan instagramable. Tempat ini cocok untuk mengabadikan momen indah Anda dalam berbagai foto yang menarik untuk dibagikan di media sosial. A...

Cita Rasa Pecel Pakis Khas Colo

  Penampakan pecel pakis dengan bakwan. Foto : (istimewa) Kudus, Suara Terkini Muria - Pecel pakis khas Colo, hidangan lezat yang terkenal dari Jawa Tengah, Kudus tepatnya berada di Desa Colo kawasan muria. Pecel pakis terus memikat lidah para pecinta kuliner di seluruh negeri. Dengan cita rasa khasnya yang gurih, pedas, dan segar, pecel khas Colo menjadi primadona dalam dunia kuliner Indonesia. Pecel pakis khas Colo memikat perhatian dengan sambal kacangnya yang sangat istimewa. Terbuat dari bahan-bahan segar seperti kacang tanah, cabe rawit, bawang putih, gula merah, garam, dan air jeruk nipis, sambal kacang ini memberikan sentuhan rasa yang tak terlupakan. Rempah-rempah pilihan yang digunakan dalam sambal kacang ini memberikan aroma dan cita rasa yang khas, menjadikan pecel pakis khas Colo begitu istimewa. Hidangan ini terdiri dari beragam sayuran segar seperti kubis, kecambah, daun kemangi, bayam, dan sayuran lainnya yang direbus atau dikukus dengan sempurna. Kemudian, sayuran...