Langsung ke konten utama

Festival Troso yang Dimeriahkan oleh Warga Menjadi Daya Tarik Desa Troso

 
Potret saat kirab troso. Foto : (Erna/Reporter)


Jepara, Suara Terkini Muria - Festival troso dimeriahkan selama 4 hari berturut turut, dari hari kamis sampai berkakhir dihari minggu minggu mendatang yang dihadiri oleh warga troso dan sekitarnya bahkan antusias desa lain dalam menyambut festival troso juga sangat terlihat. 

Dimulai hari hari kamis yang diawali dengan opening ceremony dan berbagai rangkaian acara yang disusun oleh panitia serta hiburan hiburan yang sangat menghibur warga.

Hari kedua yaitu tepat dihari jumat diawali dengan lomba lomba seperti lompa tumpeng, lomba memasak sarimi, permainan tradisional dari sarimi, dan juga tidaj lupa yaitu hiburan akustik khas dariii troso yang dimainkan oleh pemuda pemuda desa troso itu sendiri. Setelah semua rangkain dilaksakan selanjutnya yairu pelaksanaan kirab gunungan dan slametan dimakam mbah semu. 

Suasana sangat ramai dan macet tetapi semua sangat antusias menyaksikan kirab troso ini 
“Kirab troso ini dihadiri banyak orang serta dimeriahkan warga troso sendiri, banyak sekali yang berdatangan untuk menyaksikan kirab troso ini makanya jalannya sangat macet” tutur taufik salah satu warga troso.

Malam harinya terdapat lomba tongtek se-kabupaten jepara, yang diadakan jumat, 14 juli 2023 pukul 18.00 wib , untuk juara lomba tongtek sudah disiapkan hadiahnya , juara 1 akan mendapatkan 2.000.000, juara 2 akan mendapatkan 1.500.000 dan yang terakhir juara 3 senilai 1.000.000 , dan untuk juara harapan 1,2,3 masing masing akan mendapatkan hadiah senilai 500.000, disamping itu juga terdapat ketentuan umum untuk mengikuti lomba tongtek, diantaranya diwajibkan warga jepara sendiri, dan membawakan satu lagu wajib dan 1 lagu bebas, durasi maksumal perform 12 menit, menggunakan alat musik tradisional dan dilarang membawa musik electrik. 

“Tim kita sudah mempersiapkan ini jauh jauh hari, dan semoga harapan kita bisa menjadi juara pertama agar latihan tidak sia-sia, meskipun tidak juara pertama tidak masalah bagi kami karna ini akan menjadi pengalaman yang luar biasa menarik bagi tim kami “ tutur Fery salah satu ketua peserta lomba tongtek.

Menurutnya kalah menang itu hal biasa, kalau menang ya bersyukur jika kalah tidak masalah bagi mereka. 

Karna mungkin kalah menang yang penting sudah berusaha yang terbaik serta sudah berikhtiar. 

Suasana sangat ramai saat festival troso ini digelar karna banyak sekali pengunjung yang berdatangan serta banyak sekali stand stand penjual umkm yang memasarkan dagangan mereka masing masing.


Reporter : Erna
Editor : Nad

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Horog-Horog Merupakan Makanan Khas Jepara Yang Sangat di Minati khususnya warga Jepara

  Makanan khas jepara horog horog yang dinikmati dengan sate sate an sangat diminati khususnya warga Jepara. Foto : (Istimewa) Jepara, Suara Terkini Muria - Untuk kamu yang berkunjung ke Jepara belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi makanan khasnya yaitu horog horog.  Nama makanan ini mungkin terdengar aneh, tapi di balik keanehan namanya horog horog mempunyai rasa yang enak. Bahkan akan lebih enak jika disajikan bersama bakso, pecel, sate bahkan minuman sekalipun. Meskipun pedagang horog horog di Jepara terbatas, namun untuk mendapatkan kuliner ini tidaklah sulit. Hampir di semua pasar tradisional ada penjual horog horog.  Bahkan warung-warung makan di sejumlah daerah di Jepara juga menyediakan horog horog dalam berbagai olahan. Jika membeli di warung makan, satu potong biasanya dihargai Rp 1.000 saja. Horog Horog adalah jajanan yang dibungkus di dalam daun jati atau pisang. Makanan khas Jepara ini terbuat dari olahan pohon Aren. Proses pembuatannya cukup panjang da...

Sangkar Burung Bernilai Filosofi Tinggi

Sangkar Burung Filosofi yang dibuat oleh Bapak Takim. Sebelah kanan (Bapak Takim). Foto Oleh Renanda/Reporter (5/7/22) Kudus, Suara Terkini Muria -  Sangkar burung unik buatan Bapak Takim (40) warga Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus penuh akan nilai filosofi. Memulai berkarya membuat sangkar burung filosofi pada tahun 2014. Di rumahnya tersebut, awalnya Takim hanya membuat furnitur yang dipesan oleh warga sekitar rumahnya. Namun, seiring berjalannya waktu, dia mulai menekuni sangkar burung. Takim menjelaskan bahwa, sebelum tertarik mmebuat sangkar burung, ia juga menerima pesanan pembuatan pintu, jendela dan kusen rumah. ''Awalnya itu furnitur tapi saat pencinta burung mulai banyak, saya juga tertarik untuk membuatnya.'' jelas Takim. Di sisi lain, dengan banyaknya pembuat sangkar yang ada di Kudus, Takim mengingikan bahwa sangkar burung yang ia buat akan sangat berbeda dari biasanya. Ia menjelaskan bahwa nilai filosofi sangat diperlukan jika hal itu haru...

Pelantikan Raya Banom Muda NU Kecamatan Kota Kudus, Bangun Sinergi Organisasi

  Pelantikan Banom NU, oleh GP Anshor ( Hasna) Kudus, suara terkini muria - Banom Muda NU Kecamatan Kota Kudus gelar pelantikan raya dan bangun sinergi organisasi. Kegiatan ini digelar dalam rangka pelantikan sekaligus periodesasi pengurus pada awal periode.  Pelantikan raya tersebut dimulai pada pukul 19.15 WIB di Gedung Menara (YM3SK) Kudus pada Senin, (26/06/2023) Aacara ini dihadiri para tamu undangan istimewa yakni  Ketua PC NU Kabupaten Kudus KH. Asyrofi Masyitoh, Katib Syuriah PBNU sekaligus Instruktur Nasional GP Ansor KH. M. Aunullah A'la Katib, A'wan Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Ketua Yayasan Masjid dan Menara Kudus (YM3K) KH. EM. Nadjib Hassan dan yang terakhir PC Fatayat NU Kabupaten Kudus Dr. Ristiyani. Kegiatan ini dibuka dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an, sholawat asnawiyah dan dilanjutkan tahlil. Setelah itu, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Yalal Wathon, baru kemudian di pertengahan sesi adalah prosesi pelantika...