Langsung ke konten utama

Kontingen Ubaloka Jepara Gelar Training Center Lomba Lintas Medan di Pantai Sikembu Jepara

 

Suasana Pembekalan Peserta Kontingen Jepara pada Traning Center Cabang Lomba : Olah Gerak Prahu Karet. Jum'at (7/7/22) Dok: Renanda.

Jepara,  Suara Terkini Muria- Kontingen Ubaloka Jepara dengan bangga melaksanakan Training Center Lomba Lintas Medan Ubaloka Jawa Tengah 2023. 

Acara yang digelar di Pantai Sikembu, Mulyoharjo Jepara dengan titik kumpul di Kompi Angkutan Air Bekangdam IV Diponegoro ini diikuti oleh 6 peserta yang terdiri dari 2 putri dan 4 putra.

Training center ini memiliki fokus utama pada drill kegiatan olah gerak perahu karet dan evakuasi di air, dengan tujuan meningkatkan keterampilan dan kemampuan peserta dalam menghadapi medan yang sulit dan kondisi darurat di perairan. Pelatihan tersebut dilaksanakan selama 2 jam dengan intensitas latihan yang tinggi dan berbagai simulasi situasi darurat yang realistis.

Para peserta, yang telah melewati serangkaian seleksi ketat, termasuk dalam tim terbaik Ubaloka Jepara. Mereka adalah anggota yang berdedikasi dan bersemangat dalam mengembangkan keterampilan lintas medan. Dalam training center ini, mereka diajarkan berbagai teknik dan strategi untuk mengatasi rintangan dan tantangan di medan perairan yang kompleks.

Bekerja sama dengan instruktur terampil dan berpengalaman, peserta dilatih dalam manuver perahu karet yang presisi dan efektif, serta prosedur evakuasi yang tepat dan aman. Mereka belajar mengoperasikan perahu karet dengan cekatan dan melaksanakan tindakan evakuasi dengan cepat dan efisien. Latihan ini juga melibatkan simulasi keadaan darurat seperti cuaca buruk, kecelakaan, dan tindakan penyelamatan.

"Kami sangat bangga dengan semangat dan dedikasi peserta dalam menjalani training center ini. Mereka telah menunjukkan komitmen yang kuat untuk menjadi yang terbaik dalam lomba lintas medan Ubaloka Jawa Tengah 2023 mendatang," kata Bapak Dedi, Ketua Instruktur kontingen Ubaloka Jepara.

Training center ini ditutup pada Jumat, 7 Juli 2023, pukul 1 siang, dengan apel penutupan yang dihadiri oleh para peserta, pelatih, dan panitia. Kemudian para peserta kembali ke Sanggar Bakti Pramuka Jepara untuk evaluasi hadil Traning Center perdana ini.

Diharapkan, melalui training center ini, kontingen Ubaloka Jepara akan semakin siap dan terampil dalam menghadapi lomba lintas medan Ubaloka Jawa Tengah 2023. Mereka siap untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dan berkompetisi dengan kontingen-kontingen lainnya dalam upaya meraih kehormatan bagi daerah mereka. Semua pihak berharap bahwa kontingen Ubaloka Jepara akan meraih prestasi yang gemilang dan menjunjung tinggi nama baik Ubaloka Jepara di kancah lomba lintas medan tingkat provinsi Jawa Tengah.

Reporter: Renanda
Editor: Maidah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Horog-Horog Merupakan Makanan Khas Jepara Yang Sangat di Minati khususnya warga Jepara

  Makanan khas jepara horog horog yang dinikmati dengan sate sate an sangat diminati khususnya warga Jepara. Foto : (Istimewa) Jepara, Suara Terkini Muria - Untuk kamu yang berkunjung ke Jepara belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi makanan khasnya yaitu horog horog.  Nama makanan ini mungkin terdengar aneh, tapi di balik keanehan namanya horog horog mempunyai rasa yang enak. Bahkan akan lebih enak jika disajikan bersama bakso, pecel, sate bahkan minuman sekalipun. Meskipun pedagang horog horog di Jepara terbatas, namun untuk mendapatkan kuliner ini tidaklah sulit. Hampir di semua pasar tradisional ada penjual horog horog.  Bahkan warung-warung makan di sejumlah daerah di Jepara juga menyediakan horog horog dalam berbagai olahan. Jika membeli di warung makan, satu potong biasanya dihargai Rp 1.000 saja. Horog Horog adalah jajanan yang dibungkus di dalam daun jati atau pisang. Makanan khas Jepara ini terbuat dari olahan pohon Aren. Proses pembuatannya cukup panjang da...

Mengenal lebih jauh nitisemito di museum kretek kudus

  Salah satu pengunjung yang terlihat tertarik memandangi patung nitisemito Mengenal lebih jauh sosok nitisemito di museum kretek kudus  Patung yang berada didalam museum kretek kudus tampak seperti bapak bapak mengenakan kacamata bulat dan corak patung itu sendiri berwarna abu abu tua,  patung setengah badan lelaki tua yang dipanggil Nitisemito itu berdiri anggun, dari jendela rumahnya, seolah memberi salam, dan menceritakan kisah pendek hidupnya. Posisinya di sebelah kiri pintu masuk, tempat pengunjung mengawali eksplorasi isi museum. Museum kretek kudus ini merupakan museum yang berada di Jl. Getas Pejaten No.155, Getas, Getas Pejaten, Kec. Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.  Lokasi nya sangat strategis dan sangat mudah dijangkau untuk siapapun, jika kalian ingin memasuki museum kretek kudus kalian cukup hanya membayar Rp.4000/orang. Cukup murah dan sangat terjangkau untuk mahasiswa seperti saya yang uang nya masih pas pas an. Museum Rokok kretek kudus ini tidak ...

Merawat Alat Giling Rokok, Bukti Sejarah Kretek di Kudus

  Terlihat salah satu pengunjung sedang mengamati alat giling rokok yang tersimpan rapi di Museum Kretek, Senin (24/07). Foto : (Qotrun Nada/Reporter) Kudus, Suara Terkini Muria - Seperti julukannya sebagai Kota Kretek, Kudus sebagai kabupaten kecil rupanya menyimpan banyak sejarah dan peradaban. Peradaban yang paling masyhur adalah produksi rokok yang telah ada dari ratusan tahun silam. Untuk melihat sejarah itu maka saya bersama tim Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Suara Merdeka melakukan kunjungan ke Museum Kretek yang berada di Getas Pejaten Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah.  Dari pusat Kota Kudus menuju ke Museum Kretek hanya ditempuh sekitar tujuh menit jika menggunakan sepeda motor. Di gerbang masuk bertuliskan Museum Kretek pengunjung akan dikenakan biaya Rp 4000 perorang, harga yang terbilang murah untuk menuju gerbang sejarah peradaban kretek di Kota Kudus. Museum Kretek ini beroperasi setiap hari dari pukul 08.00 - 15.00 WIB, di sana juga terdapat resepsionis y...