![]() |
| Hidangan getuk nyimut kajar. Foto (Nor Rohim/Reporter) |
Kudus, Suara Terkini Muria - Getuk Nyimut Kajar, sejenis camilan tradisional yang terbuat dari singkong, semakin meraih popularitasnya dan diminati oleh berbagai kalangan di kudus. Dalam beberapa tahun terakhir, makanan ini telah menjadi salah satu favorit di antara penduduk setempat dan pengunjung dari berbagai daerah, berlokasi di desa Kajar kecamatan Dawe kabupaten Kudus, Senin (10/07/2023).
Getuk Nyimut Kajar memiliki ciri khas berupa rasa manis yang lezat dan tekstur yang kenyal. Camilan ini umumnya dibuat dengan cara mengolah singkong yang dihaluskan, kemudian dicampur dengan gula pasir, kelapa parut, dan pewarna alami dari daun kajar. Proses pembuatan yang tradisional dan bahan-bahan alami menjadikan getuk nyimut kajar memiliki cita rasa yang autentik dan unik.
Salah satu faktor utama yang membuat getuk nyimut kajar diminati oleh berbagai kalangan adalah kelezatannya yang tidak tergantikan. Rasa manis dan kenyal dari camilan ini mampu memanjakan lidah siapa saja yang mencobanya. Selain itu, getuk nyimut kajar juga dianggap sebagai camilan yang relatif sehat karena bahan-bahan alaminya dan tidak mengandung bahan pengawet tambahan.
Getuk Nyimut Kajar adalah variasi baru dari getuk, makanan tradisional yang terbuat dari singkong yang dihaluskan dan dicampur dengan gula serta kelapa parut. Namun, dalam inovasi terbaru ini, tambahan kacang merah dan kelapa muda menghasilkan perpaduan rasa yang menakjubkan dan memberikan pengalaman baru bagi para penikmat kuliner.
Kuliner tersebut diminati Berbagai kalangan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa tampaknya tidak bisa menolak pesona Getuk Nyimut Kajar. Keunikan rasanya yang manis dengan sentuhan gurih dari kacang merah dan kelezatan kelapa muda segar menjadikannya cocok sebagai hidangan penutup atau camilan di segala waktu.
"Getuk Nyimut Kajar ini benar-benar menggugah selera. Rasanya manis, tapi tidak terlalu berlebihan. Tambahan kacang merah dan kelapa muda memberikan tekstur yang menarik. Saya sangat menikmatinya," kata cahyono, seorang pengunjung yang baru saja mencoba hidangan ini.
Penduduk setempat pun turut bangga dengan kepopuleran Getuk Nyimut Kajar yang semakin meluas. Mereka berharap bahwa kuliner tradisional ini dapat membantu perekonomian masyarakat sekitar desa kajar.
"Kami senang melihat masyarakat semakin menghargai dan menyukai hidangan-hidangan tradisional kita. Getuk Nyimut Kajar adalah salah satu contoh bagaimana inovasi dapat memberikan nilai tambah pada makanan yang sudah lama ada dalam budaya kita," ungkap Ani Widayanti, seorang pedagang di desa kajar yang telah menghidangkan Getuk Nyimut Kajar selama bertahun-tahun.
Dengan adanya inovasi seperti Getuk Nyimut Kajar, kuliner Indonesia terus berkembang dan menjadi daya tarik tersendiri. Keunikan cita rasa, tampilan yang menarik, serta perpaduan bahan-bahan tradisional yang diolah dengan sentuhan modern semakin memperkaya warisan kuliner nusantara.
Dengan semakin diminatinya getuk nyimut kajar oleh berbagai kalangan, diharapkan camilan tradisional ini dapat terus bertahan dan menjadi salah satu ikon kuliner Indonesia. Peningkatan popularitasnya tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi produsen dan pedagang, tetapi juga memperkuat keberlanjutan warisan budaya dan kuliner Indonesia yang kaya dan beragam.
Reporter : Rohim
Editor : Nanda

Komentar
Posting Komentar