Langsung ke konten utama

Liburan Menyenangkan, Belajar English Ala Pare di Kudus

 


Kudus, Suara Terkini Muria - Tak perlu jauh-jauh ke Kampung Inggris di Pare, Kediri untuk belajar bahasa Inggris. Belajar bahasa Inggris dengan menyenangkan bisa dilakukan di Kudus.

Program belajar bahasa Inggris layaknya di Pare bertempat di Di Desa Loram Kulon, kec. Jati, Kudus yang dinamai "Holiday Program" dimaksudkan untuk mengisi liburan sekolah dengan mengajak anak-anak belajar bahasa Inggris secara menyenangkan.

Metode belajar sambil bermain diterapkan agar membuat anak-anak lebih nyaman untuk belajar bahasa Inggris. Selaku perintis "Holiday Program", Muslimin mengungkapkan bahwa program ini dilakukan untuk memfasilitasi anak-anak mendapat pengalaman belajar bahasa Inggris seperti di Kampung Inggris Pare.

"Jadi Holiday Program ini memang berawal dari keresahan orang tua yang melihat anak-anak waktu liburan sekolah hanya digunakan bermain hp, jadi kami fasilitasi supaya mereka mau belajar bahasa Inggris dengan metode menyenangkan," ujar Muslimin, rabu (12/6/2023).

Holiday program mempunyai konsep belajar ala Pare, namun dengan lokasi yang dekat dengan lingkungan siswa. Artinya, siswa tak perlu jauh-jauh pergi ke Pare untuk belajar bahasa Inggris di sana.

"Kami memang sengaja mengadopsi dari Pare, kami hadirkan di sini supaya anak ketika liburan punya kegiatan, tidak bermain hp terus sekaligus melatih keterampilan berbahasa Inggris mereka," paparnya.

Metode yang digunakan sesuai dengan jadwal kegiatan yang telah dibuat. Pertama, siswa akan belajar English morning di depan Masjid Wali Loram, berolahraga sambil belajar kosa kata Inggris.

Kedua, adalah command expression atau ungkapan keseharian. Sementara tugas akhirnya anak-anak diberikan tugas membuat short movie percakapan bahasa Inggris dalam waktu lima menit.

Holiday program mempunyai konsep belajar ala Pare, namun dengan lokasi yang dekat dengan lingkungan siswa. Artinya, siswa tak perlu jauh-jauh pergi ke Pare untuk belajar bahasa Inggris di sana.

Holiday program memiliki konsep belajar ala Pare, namun dikemas dengan lokasi yang dekat dengan lingkungan siswa. Sehingga siswa tak perlu jauh-jauh pergi ke Pare untuk belajar bahasa Inggris di sana.

"Kami memang sengaja mengadopsi dari Pare, kami hadirkan di sini supaya anak ketika liburan punya kegiatan, tidak bermain hp terus sekaligus melatih keterampilan berbahasa Inggris mereka," ujarnya.

Kegiatan holiday program ala Pare Kediri ini dimulai sejak tanggal 1 Juli hingga 17 Juli 2023. Program ini diikuti 26 siswa yang berasal dari Kudus, Demak, Jepara, dan Blora.

"Metode yang kita pakai itu memang menghilangkan belajar inggris yang membosankan, dengan bermain, belajar, berolahraga, layaknya di Pare. Jadi selama 12 hari, anak-anak memang belajar bahasa Inggris sambil bermain di sini," tambahnya.


Reporter : Erna
Editor : Nad

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Horog-Horog Merupakan Makanan Khas Jepara Yang Sangat di Minati khususnya warga Jepara

  Makanan khas jepara horog horog yang dinikmati dengan sate sate an sangat diminati khususnya warga Jepara. Foto : (Istimewa) Jepara, Suara Terkini Muria - Untuk kamu yang berkunjung ke Jepara belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi makanan khasnya yaitu horog horog.  Nama makanan ini mungkin terdengar aneh, tapi di balik keanehan namanya horog horog mempunyai rasa yang enak. Bahkan akan lebih enak jika disajikan bersama bakso, pecel, sate bahkan minuman sekalipun. Meskipun pedagang horog horog di Jepara terbatas, namun untuk mendapatkan kuliner ini tidaklah sulit. Hampir di semua pasar tradisional ada penjual horog horog.  Bahkan warung-warung makan di sejumlah daerah di Jepara juga menyediakan horog horog dalam berbagai olahan. Jika membeli di warung makan, satu potong biasanya dihargai Rp 1.000 saja. Horog Horog adalah jajanan yang dibungkus di dalam daun jati atau pisang. Makanan khas Jepara ini terbuat dari olahan pohon Aren. Proses pembuatannya cukup panjang da...

Mengenal lebih jauh nitisemito di museum kretek kudus

  Salah satu pengunjung yang terlihat tertarik memandangi patung nitisemito Mengenal lebih jauh sosok nitisemito di museum kretek kudus  Patung yang berada didalam museum kretek kudus tampak seperti bapak bapak mengenakan kacamata bulat dan corak patung itu sendiri berwarna abu abu tua,  patung setengah badan lelaki tua yang dipanggil Nitisemito itu berdiri anggun, dari jendela rumahnya, seolah memberi salam, dan menceritakan kisah pendek hidupnya. Posisinya di sebelah kiri pintu masuk, tempat pengunjung mengawali eksplorasi isi museum. Museum kretek kudus ini merupakan museum yang berada di Jl. Getas Pejaten No.155, Getas, Getas Pejaten, Kec. Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.  Lokasi nya sangat strategis dan sangat mudah dijangkau untuk siapapun, jika kalian ingin memasuki museum kretek kudus kalian cukup hanya membayar Rp.4000/orang. Cukup murah dan sangat terjangkau untuk mahasiswa seperti saya yang uang nya masih pas pas an. Museum Rokok kretek kudus ini tidak ...

Merawat Alat Giling Rokok, Bukti Sejarah Kretek di Kudus

  Terlihat salah satu pengunjung sedang mengamati alat giling rokok yang tersimpan rapi di Museum Kretek, Senin (24/07). Foto : (Qotrun Nada/Reporter) Kudus, Suara Terkini Muria - Seperti julukannya sebagai Kota Kretek, Kudus sebagai kabupaten kecil rupanya menyimpan banyak sejarah dan peradaban. Peradaban yang paling masyhur adalah produksi rokok yang telah ada dari ratusan tahun silam. Untuk melihat sejarah itu maka saya bersama tim Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Suara Merdeka melakukan kunjungan ke Museum Kretek yang berada di Getas Pejaten Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah.  Dari pusat Kota Kudus menuju ke Museum Kretek hanya ditempuh sekitar tujuh menit jika menggunakan sepeda motor. Di gerbang masuk bertuliskan Museum Kretek pengunjung akan dikenakan biaya Rp 4000 perorang, harga yang terbilang murah untuk menuju gerbang sejarah peradaban kretek di Kota Kudus. Museum Kretek ini beroperasi setiap hari dari pukul 08.00 - 15.00 WIB, di sana juga terdapat resepsionis y...