Langsung ke konten utama

Makanan khas karangrandu jepara , gethuk yang wajib kalian coba

Olahan singkong yang menjadi makanan khas karangrandudisebut gethuk

Rekomendasi makanan khas karangrandu jepara, gethuk yang wajib kalian coba 

Jepara tak sekadar keindahan pantai atau jajaran toko mebel.
Beragam makanan khas Kota Ukir tersebut wajib dicoba.
Satu di antaranya Gethuk Karangrandu.
Menu makanan itu biasa dijajakan setiap sore, di Pasar Sore di Desa Karangrandu, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara. 
Pasar sore Karang randu mulai buka pukul 15.00 sore, sesuai dengan namanya pasar sore maka bukak nya saat sore hari saja .
Dipasar sore karangrandu banyak sekali makanan makanan khas yang wajib kalian coba salahsatunya yaitu gethuk. 
Pembuatan gethuk sendiri itu menggunakan bahan baku.
cara membuat getuk juga tidak sulit. Bahan-bahan yang perlu disiapkan pun sangat mudah ditemukan. Anda bisa mencoba cara membuat getuk ini sendiri di rumah, sehingga Anda dan keluarga dapat menikmati camilan singkong ini setiap waktu.buah singkong segar (kupas kulitnya, cuci bersih, potong kecil-kecil),Air (secukupnya) Gula pasir secukupnya, kira-kira 3 sdm),Gula merah (secukupnya, kira-kira 1 ons, sisir halus),Vanili bubuk (secukupnya, jika suka), Kelapa parut (yang tidak terlalu tua, secukupnya)
Cara pembutannya pun sangat mudah dan bisa dicoba dirumah setiap saat.
Kukus singkong yang sudah dicuci dan dipotong kecil-kecil bersama kelapa parut secukupnya.
Kukus sampai singkong empuk dan matang.
Sementara menunggu singkong empuk dan matang, larutkan gula pasir dan gula merah.
Rebus sedikit air lalu masukkan gula pasir dan gula merah dan aduk sampai larut hingga mendidih. Sisihkan sebentar.
Angkat singkong dan tempatkan di sebuah wadah. Tambahkan gula yang sudah dilarutkan, garam dan vanili. Aduk rata lalu tumbuk atau haluskan singkong selagi masih panas.
Agar getuk halus dan lembut merata, uleni juga getuk ini dengan tangan.
Jika sudah halus dan lembut, tempatkan getuk di loyang lalu ratakan dan iris sesuai selera sebelum disajikan.
Taruh irisan getuk di piring saji lalu taburkan kepala parut di atasnya. Getuk siap disajikan dan dinikmati. 
Shinta seorang penjual gethuk dikarangrandu itu  menceritakan gethuk itu dengan bahan dasar ketela pohong. Lalu diolah dan dijadikan gethuk.Perempuan yang sudah 17 tahun berjualan gethuk ini juga mengatakan menu makanan ini termasuk yang banyak digemari masyarakat setempat dan masyarakat dari luar kota.
Setiap satu bungkusnya, kata dia, dipatok harga Rp2 ribu.
Dengan harga segitu, pembeli sudah bisa mencicipo irisan gethuk.
Lengkap dengan taburan parutan kelapa bakar, plus gula merah yang dicairkan.
Salah seorang pembeli, Edwin mengungkapkan, selain cocok sebagai cemilan, makanan ini juga pas disantap sambil menikmati sore hari.
"Sepulang kerja santap gethuk ini sambil ngopo-ngopi rasanya pas," ujar pria asal Desa Krasak.
Banyak sekali warga diluar dari karangrandu yang rela menempuh jarak yang lumayan jauh hanya untuk menikmati makanan khas karangrandu itu, gethuk sangat cocok jika dinikmati saat sore hari dengan teh ataupun kopi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Horog-Horog Merupakan Makanan Khas Jepara Yang Sangat di Minati khususnya warga Jepara

  Makanan khas jepara horog horog yang dinikmati dengan sate sate an sangat diminati khususnya warga Jepara. Foto : (Istimewa) Jepara, Suara Terkini Muria - Untuk kamu yang berkunjung ke Jepara belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi makanan khasnya yaitu horog horog.  Nama makanan ini mungkin terdengar aneh, tapi di balik keanehan namanya horog horog mempunyai rasa yang enak. Bahkan akan lebih enak jika disajikan bersama bakso, pecel, sate bahkan minuman sekalipun. Meskipun pedagang horog horog di Jepara terbatas, namun untuk mendapatkan kuliner ini tidaklah sulit. Hampir di semua pasar tradisional ada penjual horog horog.  Bahkan warung-warung makan di sejumlah daerah di Jepara juga menyediakan horog horog dalam berbagai olahan. Jika membeli di warung makan, satu potong biasanya dihargai Rp 1.000 saja. Horog Horog adalah jajanan yang dibungkus di dalam daun jati atau pisang. Makanan khas Jepara ini terbuat dari olahan pohon Aren. Proses pembuatannya cukup panjang da...

Sangkar Burung Bernilai Filosofi Tinggi

Sangkar Burung Filosofi yang dibuat oleh Bapak Takim. Sebelah kanan (Bapak Takim). Foto Oleh Renanda/Reporter (5/7/22) Kudus, Suara Terkini Muria -  Sangkar burung unik buatan Bapak Takim (40) warga Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus penuh akan nilai filosofi. Memulai berkarya membuat sangkar burung filosofi pada tahun 2014. Di rumahnya tersebut, awalnya Takim hanya membuat furnitur yang dipesan oleh warga sekitar rumahnya. Namun, seiring berjalannya waktu, dia mulai menekuni sangkar burung. Takim menjelaskan bahwa, sebelum tertarik mmebuat sangkar burung, ia juga menerima pesanan pembuatan pintu, jendela dan kusen rumah. ''Awalnya itu furnitur tapi saat pencinta burung mulai banyak, saya juga tertarik untuk membuatnya.'' jelas Takim. Di sisi lain, dengan banyaknya pembuat sangkar yang ada di Kudus, Takim mengingikan bahwa sangkar burung yang ia buat akan sangat berbeda dari biasanya. Ia menjelaskan bahwa nilai filosofi sangat diperlukan jika hal itu haru...

Pelantikan Raya Banom Muda NU Kecamatan Kota Kudus, Bangun Sinergi Organisasi

  Pelantikan Banom NU, oleh GP Anshor ( Hasna) Kudus, suara terkini muria - Banom Muda NU Kecamatan Kota Kudus gelar pelantikan raya dan bangun sinergi organisasi. Kegiatan ini digelar dalam rangka pelantikan sekaligus periodesasi pengurus pada awal periode.  Pelantikan raya tersebut dimulai pada pukul 19.15 WIB di Gedung Menara (YM3SK) Kudus pada Senin, (26/06/2023) Aacara ini dihadiri para tamu undangan istimewa yakni  Ketua PC NU Kabupaten Kudus KH. Asyrofi Masyitoh, Katib Syuriah PBNU sekaligus Instruktur Nasional GP Ansor KH. M. Aunullah A'la Katib, A'wan Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Ketua Yayasan Masjid dan Menara Kudus (YM3K) KH. EM. Nadjib Hassan dan yang terakhir PC Fatayat NU Kabupaten Kudus Dr. Ristiyani. Kegiatan ini dibuka dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an, sholawat asnawiyah dan dilanjutkan tahlil. Setelah itu, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Yalal Wathon, baru kemudian di pertengahan sesi adalah prosesi pelantika...