Langsung ke konten utama

Melatih Skill, Ulil Hidayatil Mengikuti Kursus Online untuk Meraih Kesuksesan di Era Digital

 

Ulis sedang mengakses Google Digital Garage di malam hari
Foto: Izza (7/7/2023) 


Kudus, Suara terkini Muria- Era digital semakin berkembang menjadikan melatih skill secara online menjadi pilihan yang tepat untuk meraih kesuksesan di masa depan. Hal tersebut yang dilakukan oleh Ulil Hidayatil masroh, mahasiswi Institut Agama Islam Negeri Kudus Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam yang kini sedang menempuh semester 7.

Di era digital seperti sekarang tidak hanya cara memesan makanan atau transportasi secara online, sekarang kursus online juga dapat diakses secara online di manapun dan kapanpun. Itulah yang terjadi beberapa tahun belakangan. Hal tersebut mempermudah bagi siapa pun yang waktu dan ruangnya tidak terlalu banyak. 

“Sebagai mahasiswi yang padat akan jadwal kuliah dan sementara saya ingin melatih skill, ya bagaimana lagi harus dengan kursus online. Kalau mengandalkan pengetahuan dari kampus itu masih kurang,” jelas Ulil yang tengah menempuh semester 7.

Cukup dengan menghadap laptop dan bertemu dengan banyak orang secara virtual sangat memudahkan baginya untuk saling kenal. Justru dengan padatnya kuliah tidak menyurutkan niat dan usahanya untuk terus belajar dengan kursus online. 

“Belajar online itu lebih gampang, karena modul dan vidio yang diberikan itu bisa diakses ulang. Dan banyak juga di Youtube maupun di platfrom sosial media lainnya,” jelasnya. 

Ia juga menjelaskan bahwa kursus online yang ia jalani saat ini diakses dengan gratis dan dapat ditonton di Youtube. Google Digital Garage merupakan salah satu web yang ia akses untuk mengetahui bagaimana penggunaan periklanan dan paham bagaimana strategi pemasaran sehingga banyak pelanggan yang tertarik dan membeli produknya. 

“Kuliah tidak pernah membahas bisnis meski sebenarnya kalau bahas bisnis itu ada di prodi lainnya, tapi anak komunikasi juga harus paham bisnis, karena komunikasi juga termasuk bisnis. Jadi dengan komunikasi, bisnis itu dapat diterima serta dipahami oleh klien atau calon pembeli.” Ungkapnya

Reporter: Izza
Editor: Maidah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Horog-Horog Merupakan Makanan Khas Jepara Yang Sangat di Minati khususnya warga Jepara

  Makanan khas jepara horog horog yang dinikmati dengan sate sate an sangat diminati khususnya warga Jepara. Foto : (Istimewa) Jepara, Suara Terkini Muria - Untuk kamu yang berkunjung ke Jepara belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi makanan khasnya yaitu horog horog.  Nama makanan ini mungkin terdengar aneh, tapi di balik keanehan namanya horog horog mempunyai rasa yang enak. Bahkan akan lebih enak jika disajikan bersama bakso, pecel, sate bahkan minuman sekalipun. Meskipun pedagang horog horog di Jepara terbatas, namun untuk mendapatkan kuliner ini tidaklah sulit. Hampir di semua pasar tradisional ada penjual horog horog.  Bahkan warung-warung makan di sejumlah daerah di Jepara juga menyediakan horog horog dalam berbagai olahan. Jika membeli di warung makan, satu potong biasanya dihargai Rp 1.000 saja. Horog Horog adalah jajanan yang dibungkus di dalam daun jati atau pisang. Makanan khas Jepara ini terbuat dari olahan pohon Aren. Proses pembuatannya cukup panjang da...

Mengenal lebih jauh nitisemito di museum kretek kudus

  Salah satu pengunjung yang terlihat tertarik memandangi patung nitisemito Mengenal lebih jauh sosok nitisemito di museum kretek kudus  Patung yang berada didalam museum kretek kudus tampak seperti bapak bapak mengenakan kacamata bulat dan corak patung itu sendiri berwarna abu abu tua,  patung setengah badan lelaki tua yang dipanggil Nitisemito itu berdiri anggun, dari jendela rumahnya, seolah memberi salam, dan menceritakan kisah pendek hidupnya. Posisinya di sebelah kiri pintu masuk, tempat pengunjung mengawali eksplorasi isi museum. Museum kretek kudus ini merupakan museum yang berada di Jl. Getas Pejaten No.155, Getas, Getas Pejaten, Kec. Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.  Lokasi nya sangat strategis dan sangat mudah dijangkau untuk siapapun, jika kalian ingin memasuki museum kretek kudus kalian cukup hanya membayar Rp.4000/orang. Cukup murah dan sangat terjangkau untuk mahasiswa seperti saya yang uang nya masih pas pas an. Museum Rokok kretek kudus ini tidak ...

Merawat Alat Giling Rokok, Bukti Sejarah Kretek di Kudus

  Terlihat salah satu pengunjung sedang mengamati alat giling rokok yang tersimpan rapi di Museum Kretek, Senin (24/07). Foto : (Qotrun Nada/Reporter) Kudus, Suara Terkini Muria - Seperti julukannya sebagai Kota Kretek, Kudus sebagai kabupaten kecil rupanya menyimpan banyak sejarah dan peradaban. Peradaban yang paling masyhur adalah produksi rokok yang telah ada dari ratusan tahun silam. Untuk melihat sejarah itu maka saya bersama tim Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Suara Merdeka melakukan kunjungan ke Museum Kretek yang berada di Getas Pejaten Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah.  Dari pusat Kota Kudus menuju ke Museum Kretek hanya ditempuh sekitar tujuh menit jika menggunakan sepeda motor. Di gerbang masuk bertuliskan Museum Kretek pengunjung akan dikenakan biaya Rp 4000 perorang, harga yang terbilang murah untuk menuju gerbang sejarah peradaban kretek di Kota Kudus. Museum Kretek ini beroperasi setiap hari dari pukul 08.00 - 15.00 WIB, di sana juga terdapat resepsionis y...