Langsung ke konten utama

Menjadi Komunitas Mahasiswa, GenBI IAIN Kudus Beri Pengembangan Skill

GenBI IAIN Kudus mendapat juara umum dalam kompetisi GenBI Cup. Foto : (Qotrun Nada/Reporter)


Kudus, Suara Terkini Muria - Salah satu Wisudawan Terbaik IAIN Kudus, Nabila Masduki selain menorehkan banyak prestasi juga aktif dalam kegiatan sosial. Salah satu kegiatan aktifnya dapat dilihat dari kontribusi di dalam komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI) Komisariat IAIN Kudus, disamping itu perempuan yang akrab disapa Nabila rupanya berada dalam Divisi Organisasi . Nabila mengaku berada di GenBI menjadi moment baginya untuk upgrade diri lebih baik lagi.

Nabila mengaku ketika bergabung dengan GenBI ia memperoleh relasi baru, pengalaman, wawasan, dan bisa mempelajari kebanksentaralan yang belum diketahui sebelumnya. Serta ia berharap GenBI IAIN Kudus semakin aktif dalam memberikan energi untuk negeri.

"Dulu pernah mendaftar beasiswa Bank Indonesia, tapi kemudian tidak lolos pada tahap seleksi wawancara. Kemudian saya upgrade diri mengikuti lomba dan lebih menggali potensi. Setelah itu saya mencoba ikut seleksi lagi alhamdulilah lolos," jelasnya, Kamis (06/07/2023).

Ketua GenBI IAIN Kudus, Muhammad Rafi Roykhan mengungkapkan bahwa GenBI memiliki tiga peran, yaitu frontliner, agen of change, dan future leader. Sebagai frontliner, GenBI berperan untuk mengkomunikasikan berbagai kebijakan Bank Indonesia kepada masyarakat dan mahasiswa, sedangkan agen of change GenBI sebagai roll model dikalangan generasi muda. Untuk menjadi future leader, GenBI harus mampu menjadi sosok pemimpin diberbagai lapisan masyarakat nantinya.

Tidak hanya itu, anggota GenBI yang berjumlah 50 orang juga mendapatkan pelatihan skill dengan pengalaman dan pelatihan yang diberikan, seperti pelatihan menari, public speaking, desain grafis, videografi, dan menulis. Disamping itu GenBI IAIN Kudus di tahun ini menjadi menjadi juara umum dalam GenBI Cup yang diadakan oleh GenBI Korkom Semarang.
"Kemarin GenBI IAIN Kudus mendapat juara dari lomba essay, MC, duta CBPR, dan duta Qris. Alhamdulillah bukti keseriusan teman-teman berkhidmat di GenBI dapat berbuah hasil di kompetisi GenBI Cup ini," ucapnya.

Tidak hanya berfokus pada pengembangan anggota, GenBI juga terjun langsung ke tengah-tengah masyarakat sebagai implementasi dari pembelajaran di bangku kuliah. Melalui program kerja yang telah di buat, Rafi berharap GenBI mampu memberikan energi bagi desa di Kudus.

"Di masyarakat selain memberikan pelatihan dan pembinaan UMKM kita juga memberikan informasi tentang kebijakan Bank Indonesia, seperti pengenalan uang baru, Qris, dan Cinta Bangga Paham Rupiah," jelasnya.

Lebih lanjutnya, Rafi mengaku berada di GenBI adalah kesempatan yang tidak semua mahasiswa rasakan, pasalnya hanya mahasiswa terpilih yang dapat bergabung dan ikut andil dalam membantu desa mandiri. Ia berharap nantinya GenBI IAIN Kudus dapat memberikan manfaat yang luar biasa bagi seluruh lapisan masyarakat. 


Reporter : Nad
Editor : Izza

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Horog-Horog Merupakan Makanan Khas Jepara Yang Sangat di Minati khususnya warga Jepara

  Makanan khas jepara horog horog yang dinikmati dengan sate sate an sangat diminati khususnya warga Jepara. Foto : (Istimewa) Jepara, Suara Terkini Muria - Untuk kamu yang berkunjung ke Jepara belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi makanan khasnya yaitu horog horog.  Nama makanan ini mungkin terdengar aneh, tapi di balik keanehan namanya horog horog mempunyai rasa yang enak. Bahkan akan lebih enak jika disajikan bersama bakso, pecel, sate bahkan minuman sekalipun. Meskipun pedagang horog horog di Jepara terbatas, namun untuk mendapatkan kuliner ini tidaklah sulit. Hampir di semua pasar tradisional ada penjual horog horog.  Bahkan warung-warung makan di sejumlah daerah di Jepara juga menyediakan horog horog dalam berbagai olahan. Jika membeli di warung makan, satu potong biasanya dihargai Rp 1.000 saja. Horog Horog adalah jajanan yang dibungkus di dalam daun jati atau pisang. Makanan khas Jepara ini terbuat dari olahan pohon Aren. Proses pembuatannya cukup panjang da...

Sangkar Burung Bernilai Filosofi Tinggi

Sangkar Burung Filosofi yang dibuat oleh Bapak Takim. Sebelah kanan (Bapak Takim). Foto Oleh Renanda/Reporter (5/7/22) Kudus, Suara Terkini Muria -  Sangkar burung unik buatan Bapak Takim (40) warga Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus penuh akan nilai filosofi. Memulai berkarya membuat sangkar burung filosofi pada tahun 2014. Di rumahnya tersebut, awalnya Takim hanya membuat furnitur yang dipesan oleh warga sekitar rumahnya. Namun, seiring berjalannya waktu, dia mulai menekuni sangkar burung. Takim menjelaskan bahwa, sebelum tertarik mmebuat sangkar burung, ia juga menerima pesanan pembuatan pintu, jendela dan kusen rumah. ''Awalnya itu furnitur tapi saat pencinta burung mulai banyak, saya juga tertarik untuk membuatnya.'' jelas Takim. Di sisi lain, dengan banyaknya pembuat sangkar yang ada di Kudus, Takim mengingikan bahwa sangkar burung yang ia buat akan sangat berbeda dari biasanya. Ia menjelaskan bahwa nilai filosofi sangat diperlukan jika hal itu haru...

Pelantikan Raya Banom Muda NU Kecamatan Kota Kudus, Bangun Sinergi Organisasi

  Pelantikan Banom NU, oleh GP Anshor ( Hasna) Kudus, suara terkini muria - Banom Muda NU Kecamatan Kota Kudus gelar pelantikan raya dan bangun sinergi organisasi. Kegiatan ini digelar dalam rangka pelantikan sekaligus periodesasi pengurus pada awal periode.  Pelantikan raya tersebut dimulai pada pukul 19.15 WIB di Gedung Menara (YM3SK) Kudus pada Senin, (26/06/2023) Aacara ini dihadiri para tamu undangan istimewa yakni  Ketua PC NU Kabupaten Kudus KH. Asyrofi Masyitoh, Katib Syuriah PBNU sekaligus Instruktur Nasional GP Ansor KH. M. Aunullah A'la Katib, A'wan Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Ketua Yayasan Masjid dan Menara Kudus (YM3K) KH. EM. Nadjib Hassan dan yang terakhir PC Fatayat NU Kabupaten Kudus Dr. Ristiyani. Kegiatan ini dibuka dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an, sholawat asnawiyah dan dilanjutkan tahlil. Setelah itu, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Yalal Wathon, baru kemudian di pertengahan sesi adalah prosesi pelantika...