Langsung ke konten utama

Menyuguhkan kafe di Sungai, Lenk Dopang juga Menyajikan Kolam Renang yang Menyegarkan

Suasana pengunjung di Lenk Dopang
Foto : Izza


Jepara, Suara Terkini Muria- Lenk Dopang, kafe terkenal di kota Kudus, memberikan pengalaman unik kepada para pengunjung dengan menghadirkan suasana yang menenangkan di tepi sungai. Selain menawarkan hidangan lezat, kafe yang terletak di tepi Sungai Serayu ini juga memiliki kolam renang yang menyegarkan.

Lenk Dopang berhasil mencuri perhatian masyarakat dengan konsepnya yang unik dan menarik. Para pengunjung dapat menikmati santapan mereka sambil menikmati pemandangan indah Sungai Serayu yang mengalir tenang di samping kafe. Suara gemericik air sungai yang mengalir memberikan suasana yang menenangkan dan menambah kenikmatan bersantap.

Namun, keunikan Lenk Dopang tidak berhenti di situ. Kafe ini juga dilengkapi dengan sebuah kolam renang yang menawarkan kesegaran bagi pengunjung. Kolam renang yang dirancang dengan baik ini memberikan alternatif yang menyenangkan bagi mereka yang ingin berendam atau berenang sejenak.

"Kami ingin menciptakan pengalaman yang berbeda bagi para pengunjung. Dengan menyajikan kafe di tepi sungai, kami memberikan nuansa alami yang menenangkan dan menyegarkan. Kolam renang kami juga menjadi daya tarik tersendiri untuk melengkapi kesempurnaan momen bersantap di sini," kata Yuli Prasetyo, pemilik Lenk Dopang.

Tidak hanya menghadirkan pemandangan yang menawan dan kolam renang yang menyegarkan, Lenk Dopang juga menyajikan menu hidangan yang lezat dan bervariasi. Para pengunjung dapat memilih dari berbagai hidangan Asia dan internasional, serta minuman segar yang tersedia di menu mereka. Semua hidangan disajikan dengan tampilan yang menarik dan cita rasa yang istimewa.

Kehadiran Lenk Dopang di tepi Sungai Serayu memberikan alternatif baru bagi masyarakat Jepara dan wisatawan yang mencari tempat bersantai yang berbeda. Dengan menikmati hidangan lezat sambil menikmati pemandangan alam yang menenangkan dan berenang di kolam renang yang menyegarkan, pengunjung dapat merasakan kepuasan yang tak terlupakan.

Lenk Dopang dijadwalkan akan membuka pintunya setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 22.00 WIB. Para pengunjung yang ingin menikmati pengalaman unik ini dapat mengunjungi Lenk Dopang yang berlokasi di Rahtawu.


Reporter: Izza Rifqi

Editor: Hasna

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Horog-Horog Merupakan Makanan Khas Jepara Yang Sangat di Minati khususnya warga Jepara

  Makanan khas jepara horog horog yang dinikmati dengan sate sate an sangat diminati khususnya warga Jepara. Foto : (Istimewa) Jepara, Suara Terkini Muria - Untuk kamu yang berkunjung ke Jepara belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi makanan khasnya yaitu horog horog.  Nama makanan ini mungkin terdengar aneh, tapi di balik keanehan namanya horog horog mempunyai rasa yang enak. Bahkan akan lebih enak jika disajikan bersama bakso, pecel, sate bahkan minuman sekalipun. Meskipun pedagang horog horog di Jepara terbatas, namun untuk mendapatkan kuliner ini tidaklah sulit. Hampir di semua pasar tradisional ada penjual horog horog.  Bahkan warung-warung makan di sejumlah daerah di Jepara juga menyediakan horog horog dalam berbagai olahan. Jika membeli di warung makan, satu potong biasanya dihargai Rp 1.000 saja. Horog Horog adalah jajanan yang dibungkus di dalam daun jati atau pisang. Makanan khas Jepara ini terbuat dari olahan pohon Aren. Proses pembuatannya cukup panjang da...

Mengenal lebih jauh nitisemito di museum kretek kudus

  Salah satu pengunjung yang terlihat tertarik memandangi patung nitisemito Mengenal lebih jauh sosok nitisemito di museum kretek kudus  Patung yang berada didalam museum kretek kudus tampak seperti bapak bapak mengenakan kacamata bulat dan corak patung itu sendiri berwarna abu abu tua,  patung setengah badan lelaki tua yang dipanggil Nitisemito itu berdiri anggun, dari jendela rumahnya, seolah memberi salam, dan menceritakan kisah pendek hidupnya. Posisinya di sebelah kiri pintu masuk, tempat pengunjung mengawali eksplorasi isi museum. Museum kretek kudus ini merupakan museum yang berada di Jl. Getas Pejaten No.155, Getas, Getas Pejaten, Kec. Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.  Lokasi nya sangat strategis dan sangat mudah dijangkau untuk siapapun, jika kalian ingin memasuki museum kretek kudus kalian cukup hanya membayar Rp.4000/orang. Cukup murah dan sangat terjangkau untuk mahasiswa seperti saya yang uang nya masih pas pas an. Museum Rokok kretek kudus ini tidak ...

Merawat Alat Giling Rokok, Bukti Sejarah Kretek di Kudus

  Terlihat salah satu pengunjung sedang mengamati alat giling rokok yang tersimpan rapi di Museum Kretek, Senin (24/07). Foto : (Qotrun Nada/Reporter) Kudus, Suara Terkini Muria - Seperti julukannya sebagai Kota Kretek, Kudus sebagai kabupaten kecil rupanya menyimpan banyak sejarah dan peradaban. Peradaban yang paling masyhur adalah produksi rokok yang telah ada dari ratusan tahun silam. Untuk melihat sejarah itu maka saya bersama tim Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Suara Merdeka melakukan kunjungan ke Museum Kretek yang berada di Getas Pejaten Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah.  Dari pusat Kota Kudus menuju ke Museum Kretek hanya ditempuh sekitar tujuh menit jika menggunakan sepeda motor. Di gerbang masuk bertuliskan Museum Kretek pengunjung akan dikenakan biaya Rp 4000 perorang, harga yang terbilang murah untuk menuju gerbang sejarah peradaban kretek di Kota Kudus. Museum Kretek ini beroperasi setiap hari dari pukul 08.00 - 15.00 WIB, di sana juga terdapat resepsionis y...