![]() |
| Rohmatin Naimah terlihat sedang membawa barang dagangan untuk COD dengan pelanggan. Foto : Hasna |
Kudus, Suara Terkini Muria – Sebagai mahasiswa pasti memiliki banyak kegiatan, kesibukan yang harus dilakukan. Namun hal tersebut, tak halangi perempuan cantik berumur 21 tahun dari Program Studi Bimbingan Konseling Islam ini untuk terus berkarya dengan membuka usaha.
Sejak kelas 12 SMA perempuan cantik asal Rembang ini sudah menggeluti dunia bisnis online shop. Sedangkan barang yang dijual yaitu diantaranya buah, makanan atau cemilan yang sering digemari anak muda saat ini seperti baso aci, basreng dan lain-lain.
Untuk harga jual produknya sendiri mulai dari 5.000 sampai kurang dari 100.000 karena pasaran target yang ia tuju yaitu anak-anak muda, pelajar yang saat ini banyak sekali gemar dalam membeli makanan cemilan pedas.
Rohmatin Naimah, selaku pemilik bisnis online shop ini mengungkapkan bahwa motivasinya menjalankan bisnis tersebut yaitu untuk menambah uang saku dan membeli keinginan atau kebutuhan yang ingin dibeli dengan uang sendiri. Modal yang digunakan dalam berbisnis itu juga hasil dari kerja dahulu. dan kemudian dikembangkan untuk modal usaha kecil-kecilan agar uangnya tidak habis dalam waktu cepat
“Saya jualan itu karena untuk menambah uang saku karena jauh dari orang tua, ngekost juga. Jadi sebisa mungkin punya uang tambahan supaya ketika pengen beli ini itu bisa pakai uang sendiri. Selain itu, modal yang saya gunakan untuk berbisnis ini dari hasil kerja dulu yang kemudian saya kembangkan modal tersebut untuk usaha kecil-kecilan ini agar uang tersebut tidak habis dalam waktu singkat,” tambahnya pada Rabu, (12/07/2023)
Sebelum memulai bisnis untuk rintangan yang dihadapi mungkin dari proses pemasarannya yaitu karena banyaknya pesaing. Untuk menghadapi hal tersebut tetap mempromosikan jualan ke marketplace karena tidak tahu produk siapa yang akan dibeli oleh customer.
“ Tentunya memulai usaha ini bukanlah suatu hal yang mudah. Akan ada banyak rintangan yang kita hadapi. Seperti halnya rintangan saat ini yaitu membangun bisnis di aplikasi shopee dan lain-lain karena kita harus memperkenalkan produk yang sama berbagai toko di shopee. Meskipun demikian tidak membuat semangat saya berjualan pudar, karena memang suka berjualan karena mendapatkan cuan untuk kebutuhan tambahan,” ujarnya.
Perempuan yang biasa dipanggil Rohmatin ini memang tidak pernah menargetkan omset penjualannya dalam satu bulan mendapatkan berapa. Karena baginya paling penting hasil penjualannya cukup untuk menambah uang sakunya selama diperantauan.
“Bagi saya itu hasil penjualan sudah cukup untuk membeli kebutuhan maupun keinginan selama saya di perantauan di luar uang saku orang tua. Maka dari itu, memang tidak pernah menargetkan dalam satu bulan harus mendapatkan berapanya,” tambahnya.
Harapannya yaitu kedepannya bisa lebih maju lagi, berjualannya tidak hanya di marketplace Facebook saja tetapi juga di toko online sepertinya shopee, Lazada, Tokopedia dan toko online lainnya. Kemudian juga, sebisa mungkin menyediakan berbagai ragam kegemaran remaja masa kini.
Reporter: Hasna
Esitor: Maidah

Komentar
Posting Komentar