Langsung ke konten utama

Musium Kretek Kudus Wisata Sekaligus Tempat Edukasi Tentang Rokok

potret para pengunjung sedang melihat produk rokok kretek. foto Eka Uswa



Kudus, Suara Terkini Muria - Museum Kretek merupakan wisata yang menceritakan sebuah sejarah rokok yang ada di kota Kudus Jawa Tengah. Karena kota Kudus terkenal dengan rokoknya maka di sebutlah "Kudus Kota Kretek".


Musium ini berada di kecamatan Jati Kudus. Untuk akses jalan menuju ke musium tersebut sangat mudah karena berada di pinggiran jalan. Siapapun yang ingin berkunjung ke musium tersebut bisa melalui google maps yang sudah tertera.


Sebelum masuk ke area musium kretek para pengunjung akan dikenakan tarif karcis. Per orang 4.000 rupiah. Untuk tarif parkir nya sendiri 2.000 rupiah. 


Jadi total 6.000 rupiah, dengan harga relevan murah para pengunjung sudah dapat menikmati kawasan wisata musium kretek.


Memasuki kawasan musium nya pengunjung akan disuguhkan dengan pemandangan alat alat pembuatan rokok dan juga berbagai macam ilustrasi pembuatan rokok.


Musium ini tentunya memberikn ciri khas nya sendiri. Seperti adanya koleksi replika pembuatan rokok, alat alatnya, pekerjanya hingga produk rokok dari tahun ke tahun.


Tak hanya itu saja, di musium ini terdapat mesin penbuatan rokok dari tempo dulu hingga sekarang. Bahan bahan dan proses pembuatan nya pun terdapat di musium ini. Disuguhkan dengan memaparkan sebuah replika.


Kiprah para tokoh pendiri rokok juga tersedia di musium ini. Mulai dari tahun ketahun hingga yang masih ada sampai detik ini. Semua lengkap dan dapat diketahui di musium kretek.


Selain sebagai tempat wisata tentunya musium kretek ini juga dijadikan sebagai wisata edukasi bagi para murid maupun mahasiswa.


Hal ini agar para masyarakat luas dapat mengerti bahwa budaya yang terdapat dikudus masih dilestarikan dan dijaga hingga saat ini.


Musium kretek ini menyimpan banyak historis tentang perkembangan industri rokok di Kudus. Maka dari itu perlunya edukasi kepada pengunjung agar lebih paham bagaimana pemasaran yang dilakukan tempo dulu hingga hari ini.


" berkunjung kesini karna memang ada tugas, jadinya juga pengen tahu sekalian tentang musium kretek itu seperti apa, dan saya tertarik ketika melihat replika para pekerja pembuatan rokok tersebut", ujar Erna pengunjung dari Jepara.


Selain itu musium ini juga tampak terawat dan bersih. Terlihat bahwa masih dijaga dengan baik. Tentunya hal tersebut akan menbuat para pengunjung nyaman karena kebersihan yang di sediakan.


Reporter Ek

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Horog-Horog Merupakan Makanan Khas Jepara Yang Sangat di Minati khususnya warga Jepara

  Makanan khas jepara horog horog yang dinikmati dengan sate sate an sangat diminati khususnya warga Jepara. Foto : (Istimewa) Jepara, Suara Terkini Muria - Untuk kamu yang berkunjung ke Jepara belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi makanan khasnya yaitu horog horog.  Nama makanan ini mungkin terdengar aneh, tapi di balik keanehan namanya horog horog mempunyai rasa yang enak. Bahkan akan lebih enak jika disajikan bersama bakso, pecel, sate bahkan minuman sekalipun. Meskipun pedagang horog horog di Jepara terbatas, namun untuk mendapatkan kuliner ini tidaklah sulit. Hampir di semua pasar tradisional ada penjual horog horog.  Bahkan warung-warung makan di sejumlah daerah di Jepara juga menyediakan horog horog dalam berbagai olahan. Jika membeli di warung makan, satu potong biasanya dihargai Rp 1.000 saja. Horog Horog adalah jajanan yang dibungkus di dalam daun jati atau pisang. Makanan khas Jepara ini terbuat dari olahan pohon Aren. Proses pembuatannya cukup panjang da...

Sangkar Burung Bernilai Filosofi Tinggi

Sangkar Burung Filosofi yang dibuat oleh Bapak Takim. Sebelah kanan (Bapak Takim). Foto Oleh Renanda/Reporter (5/7/22) Kudus, Suara Terkini Muria -  Sangkar burung unik buatan Bapak Takim (40) warga Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus penuh akan nilai filosofi. Memulai berkarya membuat sangkar burung filosofi pada tahun 2014. Di rumahnya tersebut, awalnya Takim hanya membuat furnitur yang dipesan oleh warga sekitar rumahnya. Namun, seiring berjalannya waktu, dia mulai menekuni sangkar burung. Takim menjelaskan bahwa, sebelum tertarik mmebuat sangkar burung, ia juga menerima pesanan pembuatan pintu, jendela dan kusen rumah. ''Awalnya itu furnitur tapi saat pencinta burung mulai banyak, saya juga tertarik untuk membuatnya.'' jelas Takim. Di sisi lain, dengan banyaknya pembuat sangkar yang ada di Kudus, Takim mengingikan bahwa sangkar burung yang ia buat akan sangat berbeda dari biasanya. Ia menjelaskan bahwa nilai filosofi sangat diperlukan jika hal itu haru...

Pelantikan Raya Banom Muda NU Kecamatan Kota Kudus, Bangun Sinergi Organisasi

  Pelantikan Banom NU, oleh GP Anshor ( Hasna) Kudus, suara terkini muria - Banom Muda NU Kecamatan Kota Kudus gelar pelantikan raya dan bangun sinergi organisasi. Kegiatan ini digelar dalam rangka pelantikan sekaligus periodesasi pengurus pada awal periode.  Pelantikan raya tersebut dimulai pada pukul 19.15 WIB di Gedung Menara (YM3SK) Kudus pada Senin, (26/06/2023) Aacara ini dihadiri para tamu undangan istimewa yakni  Ketua PC NU Kabupaten Kudus KH. Asyrofi Masyitoh, Katib Syuriah PBNU sekaligus Instruktur Nasional GP Ansor KH. M. Aunullah A'la Katib, A'wan Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Ketua Yayasan Masjid dan Menara Kudus (YM3K) KH. EM. Nadjib Hassan dan yang terakhir PC Fatayat NU Kabupaten Kudus Dr. Ristiyani. Kegiatan ini dibuka dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an, sholawat asnawiyah dan dilanjutkan tahlil. Setelah itu, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Yalal Wathon, baru kemudian di pertengahan sesi adalah prosesi pelantika...