Langsung ke konten utama

Nekat Merintis Usaha, Remaja Ini Dirikan Usaha Jajanan Sendiri

 

Potret Outlet Usaha Evita.
foto: eka uswa


Demak, Suara terkini muria- Siapapun tentunya boleh memiliki jiwa tekat yang kuat untuk melakukan hal yang ia inginkan. Seperti wanita satu ini bernama Evita Umi Farokhah berusia 21 tahun ini, nekat untuk dirikan usaha nya sendiri saat masih berusia 20 tahun.

Awal membuka usaha ini dikarenakan memiliki hobi dalam dunia dapur. Memasak tentunya semua wanita mampu, namun tidak semua wanita mau. Ia mencoba membuka usaha nya dari hasil hobi yang ia terapkan.

Pertama kali yang ia tawarkan yaitu pisang coklat lumpia yang dibalur dengan toping coklat dan lainnya. Pemasaran nya melalui media sosial seperti instagram dan juga whatsap. Ia menerapkan sistem open pre-order, jadi untuk setiap customer yang ingin order diharuskan untuk list pesanan terlebih dahulu.

Lambat laun ketika dirasa usaha nya mulai ramai dan dikenal oleh banyak orang, ia memutuskan untuk membuka outlet. Uang hasil dari kerja nya yang dulu ia kumpulkan lalu digunakan untuk membuka usaha. Terbilang cukup nekat namun tetap diusahakan.

Selain pisang coklat Epita juga menambahkan varian jajanan baru seperti ceker mercon, makaroni, resol dan masih banyak lagi. Tentunya dari ide yang ia buat akan semakin membuat para pelanggan tertarik dengan jualan yang ada di outlet nya.

Harga yang ditawarkan pun cukup murah mulai dari 5.000 rupiah. Epita membuka outlet nya dari pukul 13.00 hingga pukul 23.00.

"slain hobi masak aku juga membuat inovasi baru dan jajan jajanan yang dulu aku jual lagi, soalnya memang target nya anak anak kecil, tapi ternyata malah semua kalangan juga suka", ujar Evita menjelaskan.

Harapan kedepan nya ia mampu membuka cabang usaha lagi. Tentunya diperlikan usaha yang lebih dan niat juga untuk melakukan suatu keinginannya tersebut.

Reporter : Ek
Editor: Mai

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merawat Alat Giling Rokok, Bukti Sejarah Kretek di Kudus

  Terlihat salah satu pengunjung sedang mengamati alat giling rokok yang tersimpan rapi di Museum Kretek, Senin (24/07). Foto : (Qotrun Nada/Reporter) Kudus, Suara Terkini Muria - Seperti julukannya sebagai Kota Kretek, Kudus sebagai kabupaten kecil rupanya menyimpan banyak sejarah dan peradaban. Peradaban yang paling masyhur adalah produksi rokok yang telah ada dari ratusan tahun silam. Untuk melihat sejarah itu maka saya bersama tim Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Suara Merdeka melakukan kunjungan ke Museum Kretek yang berada di Getas Pejaten Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah.  Dari pusat Kota Kudus menuju ke Museum Kretek hanya ditempuh sekitar tujuh menit jika menggunakan sepeda motor. Di gerbang masuk bertuliskan Museum Kretek pengunjung akan dikenakan biaya Rp 4000 perorang, harga yang terbilang murah untuk menuju gerbang sejarah peradaban kretek di Kota Kudus. Museum Kretek ini beroperasi setiap hari dari pukul 08.00 - 15.00 WIB, di sana juga terdapat resepsionis y...

Astana hinggil, tempat favorit untuk menghilangkan jenuh dan menikmati keindahan alam

  Menikmati pemandangan alam hijau dari astana hinggil Astana hinggil, tempat favorit untuk menghilangkan jenuh dan menikmati keindahan alam Astana Hinggil Jepara merupakan destinasi wisata menarik yang terletak di Desa Somosari, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Dengan luas mencapai 10 hektar, tempat wisata ini berada di lereng Gunung Muria dengan ketinggian antara 600 hingga 700 meter di atas permukaan laut. Pemandangan pegunungan yang hijau dan masih alami membuat Astana Hinggil Jepara menjadi tempat liburan yang sempurna bagi keluarga, teman, maupun pasangan Anda. Diresmikan pada Februari 2022 lalu, tempat ini ramai dikunjungi oleh wisatawan, terutama saat akhir pekan dan hari libur nasional.  Astana Hinggil Jepara dilengkapi dengan berbagai fasilitas wisata yang mendukung. Salah satunya adalah spot-spot foto yang hits dan instagramable. Tempat ini cocok untuk mengabadikan momen indah Anda dalam berbagai foto yang menarik untuk dibagikan di media sosial. A...

Cita Rasa Pecel Pakis Khas Colo

  Penampakan pecel pakis dengan bakwan. Foto : (istimewa) Kudus, Suara Terkini Muria - Pecel pakis khas Colo, hidangan lezat yang terkenal dari Jawa Tengah, Kudus tepatnya berada di Desa Colo kawasan muria. Pecel pakis terus memikat lidah para pecinta kuliner di seluruh negeri. Dengan cita rasa khasnya yang gurih, pedas, dan segar, pecel khas Colo menjadi primadona dalam dunia kuliner Indonesia. Pecel pakis khas Colo memikat perhatian dengan sambal kacangnya yang sangat istimewa. Terbuat dari bahan-bahan segar seperti kacang tanah, cabe rawit, bawang putih, gula merah, garam, dan air jeruk nipis, sambal kacang ini memberikan sentuhan rasa yang tak terlupakan. Rempah-rempah pilihan yang digunakan dalam sambal kacang ini memberikan aroma dan cita rasa yang khas, menjadikan pecel pakis khas Colo begitu istimewa. Hidangan ini terdiri dari beragam sayuran segar seperti kubis, kecambah, daun kemangi, bayam, dan sayuran lainnya yang direbus atau dikukus dengan sempurna. Kemudian, sayuran...