Langsung ke konten utama

Nglinting Kretek: Melestarikan Seni dan Budaya Tembakau Indonesia

 

Potret Replika Patung Nglinting Kretek
Foto: Maidah

Kudus, Suara terkini muria- Di tengah perkembangan rokok modern dan tren vaping, seni meracik rokok kretek secara tradisional atau yang dikenal dengan istilah "Nglinting kretek" semakin tersisihkan. Namun, ada sekelompok perokok tradisional yang berusaha melestarikan praktik ini sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia yang kaya.


Di antara kekayaan budaya Indonesia yang menarik perhatian, tradisi nglinting kretek telah menjadi salah  satu warisan berharga yang menarik minat banyak orang. 


Di antara kekayaan budaya Indonesia yang menarik perhatian, tradisi nglinting kretek telah menjadi salah  satu warisan berharga yang menarik minat banyak orang. 


Kretek, rokok khas Indonesia yg terbuat dari campuran tembakau dan  cengkih, telah menjadi simbol kearifan lokal yang tetap eksis sampai saat ini.

Banyak orang percaya bahwa sejarah kretek dimulai pada awal abad ke-20, waktu seorang pemuda kreatif di Jawa Tengah, mencoba mencampurkan cengkih dengan tembakau.

Inovasi ini membentuk sentuhan aroma unik dan  menyegarkan pada rokok tradisional, yang lalu mendapat julukan "kretek" sesuai suara "cretek-cretek" yg dihasilkan ketika rokok tersebut menyala dan  cengkih membakar.

Salah  satu daya tarik utama nglinting kretek adalah proses pembuatannya yang sangat terampil serta rumit. Rokok kretek umumnya didesain secara manual oleh para pengrajin berpengalaman yang sudah mewarisi pengetahuan serta keterampilan dari generasi sebelumnya.
 
Proses ini melibatkan menentukan tembakau berkualitas tinggi dan cengkih segar, menggiling, mencampurkannya secara proporsional,  lalu memasukkannya ke dalam daun lontar tipis yang kemudian digulung menjadi rokok.

Namun, nglinting kretek juga mendapat sorotan karena berita gosip kesehatan terkait rokok secara umum . Banyak orang yang masih ragu tentang dampak kesehatan dari menghirup asap kretek, serta ini sudah memicu perdebatan antara pihak yg mendukung dan  menentang rokok kretek.

Selain nilai budaya serta sejarahnya, industri kretek pula menyampaikan dampak ekonomi yamg signifikan bagi poly daerah di Indonesia. daerah kudus, Jember, serta beberapa wilayah pada Pulau Madura, Jawa Timur, menjadi pusat produksi kretek populer yg membuat berbagai merek rokok kretek terkemuka.

Dalam rangka melestarikan warisan budaya ini, beberapa upaya dilakukan buat mempromosikan kesadaran tentang seni serta keahlian nglinting kretek, sambil mengedepankan pencerahan tentang kesehatan. 

Beberapa program serta festival telah diadakan untuk memperkenalkan kretek kepada wisatawan lokal hingga mancanegara serta mengajarkan proses pembuatannya pada generasi muda.

Nglinting kretek permanen menjadi cerminan kaya akan budaya, keahlian, serta estetika tradisi Indonesia. Melalui sosialisasi yang bijaksana serta pemahaman yg lebih baik . Kita bisa menghargai serta melestarikan warisan budaya ini sembari memperhatikan kesehatan serta kesejahteraan rakyat.

Selain mempertahankan nilai budaya, nglinting kretek juga menyampaikan dampak positif bagi ekonomi lokal. Beberapa warga desa ikut terlibat dalam proses pembuatan rokok kretek, mulai dari menanam tembakau, mengeringkannya, hingga mengikat daun tembakau secara rapi. Hal ini membangun lapangan kerja bagi masyarakat setempat serta membangkitkan perekonomian pada wilayah tersebut.

Tetapi, tantangan besar tetap ada di depan . Perubahan regulasi pemerintah terkait industri tembakau yang semakin ketat serta meningkatnya pencerahan akan akibat negatif rokok terhadap kesehatan membuat rokok kretek tradisional semakin sulit bersaing menggunakan produk-produk rokok terbaru.


Meskipun masa depan nglinting kretek tampaknya penuh tantangan, komitmen dari para nglinting dan komunitasnya untuk melestarikan warisan budaya ini menyampaikan harapan bahwa tradisi berharga ini bisa terus diteruskan dari generasi ke generasi. Sehingga, nglinting kretek tetap menjadi bagian tidak terpisahkan asal cerita budaya serta identitas Indonesia yang kaya serta majemuk.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Horog-Horog Merupakan Makanan Khas Jepara Yang Sangat di Minati khususnya warga Jepara

  Makanan khas jepara horog horog yang dinikmati dengan sate sate an sangat diminati khususnya warga Jepara. Foto : (Istimewa) Jepara, Suara Terkini Muria - Untuk kamu yang berkunjung ke Jepara belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi makanan khasnya yaitu horog horog.  Nama makanan ini mungkin terdengar aneh, tapi di balik keanehan namanya horog horog mempunyai rasa yang enak. Bahkan akan lebih enak jika disajikan bersama bakso, pecel, sate bahkan minuman sekalipun. Meskipun pedagang horog horog di Jepara terbatas, namun untuk mendapatkan kuliner ini tidaklah sulit. Hampir di semua pasar tradisional ada penjual horog horog.  Bahkan warung-warung makan di sejumlah daerah di Jepara juga menyediakan horog horog dalam berbagai olahan. Jika membeli di warung makan, satu potong biasanya dihargai Rp 1.000 saja. Horog Horog adalah jajanan yang dibungkus di dalam daun jati atau pisang. Makanan khas Jepara ini terbuat dari olahan pohon Aren. Proses pembuatannya cukup panjang da...

Sangkar Burung Bernilai Filosofi Tinggi

Sangkar Burung Filosofi yang dibuat oleh Bapak Takim. Sebelah kanan (Bapak Takim). Foto Oleh Renanda/Reporter (5/7/22) Kudus, Suara Terkini Muria -  Sangkar burung unik buatan Bapak Takim (40) warga Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus penuh akan nilai filosofi. Memulai berkarya membuat sangkar burung filosofi pada tahun 2014. Di rumahnya tersebut, awalnya Takim hanya membuat furnitur yang dipesan oleh warga sekitar rumahnya. Namun, seiring berjalannya waktu, dia mulai menekuni sangkar burung. Takim menjelaskan bahwa, sebelum tertarik mmebuat sangkar burung, ia juga menerima pesanan pembuatan pintu, jendela dan kusen rumah. ''Awalnya itu furnitur tapi saat pencinta burung mulai banyak, saya juga tertarik untuk membuatnya.'' jelas Takim. Di sisi lain, dengan banyaknya pembuat sangkar yang ada di Kudus, Takim mengingikan bahwa sangkar burung yang ia buat akan sangat berbeda dari biasanya. Ia menjelaskan bahwa nilai filosofi sangat diperlukan jika hal itu haru...

Pelantikan Raya Banom Muda NU Kecamatan Kota Kudus, Bangun Sinergi Organisasi

  Pelantikan Banom NU, oleh GP Anshor ( Hasna) Kudus, suara terkini muria - Banom Muda NU Kecamatan Kota Kudus gelar pelantikan raya dan bangun sinergi organisasi. Kegiatan ini digelar dalam rangka pelantikan sekaligus periodesasi pengurus pada awal periode.  Pelantikan raya tersebut dimulai pada pukul 19.15 WIB di Gedung Menara (YM3SK) Kudus pada Senin, (26/06/2023) Aacara ini dihadiri para tamu undangan istimewa yakni  Ketua PC NU Kabupaten Kudus KH. Asyrofi Masyitoh, Katib Syuriah PBNU sekaligus Instruktur Nasional GP Ansor KH. M. Aunullah A'la Katib, A'wan Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Ketua Yayasan Masjid dan Menara Kudus (YM3K) KH. EM. Nadjib Hassan dan yang terakhir PC Fatayat NU Kabupaten Kudus Dr. Ristiyani. Kegiatan ini dibuka dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an, sholawat asnawiyah dan dilanjutkan tahlil. Setelah itu, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Yalal Wathon, baru kemudian di pertengahan sesi adalah prosesi pelantika...