Langsung ke konten utama

Omset Tukang Reparasi Speaker Bapak Gito Meningkat Pesat Pasca Hari Raya Idul Adha

Sosok pak gito yang sedang menerima pelanggan,  foto (nanda)

Kudus, Suara Terkiri Muria - Bapak Gito, seorang tukang reparasi speaker yang berasal dari Cendono Dawe, Kudus, berhasil mencatat peningkatan omset yang signifikan setelah Hari Raya Idul Adha. Bisnis reparasi speaker miliknya mengalami lonjakan permintaan yang luar biasa dari masyarakat setempat.

Setelah Hari Raya Idul Adha, Bapak Gito melaporkan bahwa jumlah pelanggan yang datang ke tokonya meningkat secara dramatis. Hal ini dapat dikaitkan dengan banyaknya masyarakat yang menggunakan speaker untuk keperluan acara-acara keluarga dan hiburan selama liburan tersebut.

"Dalam beberapa tahun terakhir, saya sudah membangun reputasi yang baik dalam memperbaiki berbagai jenis speaker. Namun, tahun ini, saya tidak pernah mengharapkan peningkatan permintaan sebesar ini," ujar Bapak Gito dengan penuh kegembiraan.

Dalam beberapa minggu terakhir, Bapak Gito terpaksa menambah jam kerja dan menambah tenaga kerja untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang semakin meningkat. Dia berterima kasih kepada timnya yang bekerja keras untuk menangani reparasi speaker dengan efisiensi dan profesionalisme.

Salah satu pelanggan, Ibu Siti, mengungkapkan kepuasannya terhadap layanan yang diberikan oleh Bapak Gito. "Saya sangat senang dengan hasil reparasi yang dilakukan oleh Bapak Gito. Speaker saya kembali berfungsi dengan baik seperti semula. Dia benar-benar ahli di bidang ini," kata Ibu Siti.

Bapak Gito berencana untuk memperluas usahanya dengan membuka cabang baru di daerah sekitar untuk lebih memudahkan pelanggan yang ingin memperbaiki speaker mereka. Dia juga berjanji akan tetap mempertahankan kualitas layanan yang telah membuat bisnisnya berhasil.

Omset yang meningkat secara signifikan pasca Hari Raya Idul Adha memberikan optimisme bagi Bapak Gito untuk masa depan usahanya. Dia berharap dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggannya dan menjaga kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat.

Dengan keterampilan dan dedikasinya dalam memperbaiki speaker, Bapak Gito menjadi sosok inspiratif bagi pengusaha muda di Kudus. Kesuksesannya menjadi bukti bahwa kualitas dan keahlian yang baik dapat mempengaruhi pertumbuhan bisnis secara positif, terutama dalam industri reparasi yang semakin diminati di era digital ini.

Reporter : Nanda
Editor: Maidah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Horog-Horog Merupakan Makanan Khas Jepara Yang Sangat di Minati khususnya warga Jepara

  Makanan khas jepara horog horog yang dinikmati dengan sate sate an sangat diminati khususnya warga Jepara. Foto : (Istimewa) Jepara, Suara Terkini Muria - Untuk kamu yang berkunjung ke Jepara belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi makanan khasnya yaitu horog horog.  Nama makanan ini mungkin terdengar aneh, tapi di balik keanehan namanya horog horog mempunyai rasa yang enak. Bahkan akan lebih enak jika disajikan bersama bakso, pecel, sate bahkan minuman sekalipun. Meskipun pedagang horog horog di Jepara terbatas, namun untuk mendapatkan kuliner ini tidaklah sulit. Hampir di semua pasar tradisional ada penjual horog horog.  Bahkan warung-warung makan di sejumlah daerah di Jepara juga menyediakan horog horog dalam berbagai olahan. Jika membeli di warung makan, satu potong biasanya dihargai Rp 1.000 saja. Horog Horog adalah jajanan yang dibungkus di dalam daun jati atau pisang. Makanan khas Jepara ini terbuat dari olahan pohon Aren. Proses pembuatannya cukup panjang da...

Sangkar Burung Bernilai Filosofi Tinggi

Sangkar Burung Filosofi yang dibuat oleh Bapak Takim. Sebelah kanan (Bapak Takim). Foto Oleh Renanda/Reporter (5/7/22) Kudus, Suara Terkini Muria -  Sangkar burung unik buatan Bapak Takim (40) warga Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus penuh akan nilai filosofi. Memulai berkarya membuat sangkar burung filosofi pada tahun 2014. Di rumahnya tersebut, awalnya Takim hanya membuat furnitur yang dipesan oleh warga sekitar rumahnya. Namun, seiring berjalannya waktu, dia mulai menekuni sangkar burung. Takim menjelaskan bahwa, sebelum tertarik mmebuat sangkar burung, ia juga menerima pesanan pembuatan pintu, jendela dan kusen rumah. ''Awalnya itu furnitur tapi saat pencinta burung mulai banyak, saya juga tertarik untuk membuatnya.'' jelas Takim. Di sisi lain, dengan banyaknya pembuat sangkar yang ada di Kudus, Takim mengingikan bahwa sangkar burung yang ia buat akan sangat berbeda dari biasanya. Ia menjelaskan bahwa nilai filosofi sangat diperlukan jika hal itu haru...

Pelantikan Raya Banom Muda NU Kecamatan Kota Kudus, Bangun Sinergi Organisasi

  Pelantikan Banom NU, oleh GP Anshor ( Hasna) Kudus, suara terkini muria - Banom Muda NU Kecamatan Kota Kudus gelar pelantikan raya dan bangun sinergi organisasi. Kegiatan ini digelar dalam rangka pelantikan sekaligus periodesasi pengurus pada awal periode.  Pelantikan raya tersebut dimulai pada pukul 19.15 WIB di Gedung Menara (YM3SK) Kudus pada Senin, (26/06/2023) Aacara ini dihadiri para tamu undangan istimewa yakni  Ketua PC NU Kabupaten Kudus KH. Asyrofi Masyitoh, Katib Syuriah PBNU sekaligus Instruktur Nasional GP Ansor KH. M. Aunullah A'la Katib, A'wan Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Ketua Yayasan Masjid dan Menara Kudus (YM3K) KH. EM. Nadjib Hassan dan yang terakhir PC Fatayat NU Kabupaten Kudus Dr. Ristiyani. Kegiatan ini dibuka dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an, sholawat asnawiyah dan dilanjutkan tahlil. Setelah itu, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Yalal Wathon, baru kemudian di pertengahan sesi adalah prosesi pelantika...