Langsung ke konten utama

Onde Onde Ketawa, Jajanan Lebaran Cocok untuk Dinikmati Saat Bersantai di Pantai Mororejo

Suasana pantai Mororejo 

JeparaSuara Terkini Muria -Bersantai di pantai saat hari Minggu ditemani cemilan onde-onde ketawa jadi andalan cara menikmati hembusan angin pantai. Itulah yang dilakukan sejumlah warga Rt 04 Rw 01 Desa Suwawal Barat Kecamatan Mlonggo Kabupaten Jepara.

Salah satu jajanan tradisional yang tidak boleh terlewatkan adalah Onde Onde Ketawa. Makanan manis berbalut gurih ini menjadi pilihan favorit untuk dinikmati saat bersantai. Sekaligus bisa dinikmati saat berkumpul keluarga. 

“Onde-onde ini rasanya khas, soalnya dibanyakin margarin, Jadi terkesan wangi. Dan dari maragrin tersebut lah yang memunculkan rasa lembut, “jelas Lis warga Rt 04 Rw 01.

Berbeda dari onde-onde biasanya yang dijajakan di pinggir jalan, onde-onde ketawa ini lebih unik yakni bentuknya kecil dan mekar. Tanpa dibalut wijen seperti onde-onde pada umumnya, onde-onde ketawa terkesan polos. Namun, cita rasa yang dimiliknya tetap enak. 

“Kalau yang besar biasanay berisi kacang hijau dan parutan kelapa yang dikasih gula. Tapi ini itu kecil, tidak ada isinya.” Ungkap salah satu warga. 

Kelezatan onde-onde ketawa terletak pada banyaknya margarin dan telur yang dicampurkan saat pembuatan onde-onde ketawa. Semakin banyak telur biasanya membuat onde-onde ketawa dan mengembang, sementara banyak akan margarin semakin wangi cita rasa onde-onde ketawa. 

“Sesuai takaran kalau membuat, tapi kalau banyak telur itu juga berpengaruh pada empuknya di onde-onde ini,” jelas Rohmatun, pengunjung pantai.

Perpaduan rasa manis dan gurih ini membuat onde-onde ketawa menjadi hidangan yang sempurna untuk dinikmati bersama keluarga dan teman-teman saat berkumpul di pantai seperti saat ini.

Tidak hanya lezat, onde-onde ketawa juga memiliki nilai budaya yang tinggi. Di banyak rumah tangga, pembuatan onde-onde ketawa menjadi momen berharga saat seluruh anggota keluarga ikut serta dalam proses penggilingan gula merah, pembentukan bola-bola kecil, hingga penggorengan. Hal ini memperkuat ikatan keluarga dan tradisi budaya yang turun-temurun.

Masyarakat Indonesia dapat dengan mudah menemukan onde-onde ketawa di pasar tradisional, toko kue, atau bahkan melalui penjual keliling yang khas pada bulan Ramadan. Tak hanya untuk hidangan lebaran, onde-onde ketawa juga bisa dinikmati sebagai camilan manis setiap saat.

“Beli di pasar atau di toko roti pun rasanya sama, “lanjut Rohmatun.

Penulis: Izza

Editor: Hasna

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Horog-Horog Merupakan Makanan Khas Jepara Yang Sangat di Minati khususnya warga Jepara

  Makanan khas jepara horog horog yang dinikmati dengan sate sate an sangat diminati khususnya warga Jepara. Foto : (Istimewa) Jepara, Suara Terkini Muria - Untuk kamu yang berkunjung ke Jepara belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi makanan khasnya yaitu horog horog.  Nama makanan ini mungkin terdengar aneh, tapi di balik keanehan namanya horog horog mempunyai rasa yang enak. Bahkan akan lebih enak jika disajikan bersama bakso, pecel, sate bahkan minuman sekalipun. Meskipun pedagang horog horog di Jepara terbatas, namun untuk mendapatkan kuliner ini tidaklah sulit. Hampir di semua pasar tradisional ada penjual horog horog.  Bahkan warung-warung makan di sejumlah daerah di Jepara juga menyediakan horog horog dalam berbagai olahan. Jika membeli di warung makan, satu potong biasanya dihargai Rp 1.000 saja. Horog Horog adalah jajanan yang dibungkus di dalam daun jati atau pisang. Makanan khas Jepara ini terbuat dari olahan pohon Aren. Proses pembuatannya cukup panjang da...

Mengenal lebih jauh nitisemito di museum kretek kudus

  Salah satu pengunjung yang terlihat tertarik memandangi patung nitisemito Mengenal lebih jauh sosok nitisemito di museum kretek kudus  Patung yang berada didalam museum kretek kudus tampak seperti bapak bapak mengenakan kacamata bulat dan corak patung itu sendiri berwarna abu abu tua,  patung setengah badan lelaki tua yang dipanggil Nitisemito itu berdiri anggun, dari jendela rumahnya, seolah memberi salam, dan menceritakan kisah pendek hidupnya. Posisinya di sebelah kiri pintu masuk, tempat pengunjung mengawali eksplorasi isi museum. Museum kretek kudus ini merupakan museum yang berada di Jl. Getas Pejaten No.155, Getas, Getas Pejaten, Kec. Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.  Lokasi nya sangat strategis dan sangat mudah dijangkau untuk siapapun, jika kalian ingin memasuki museum kretek kudus kalian cukup hanya membayar Rp.4000/orang. Cukup murah dan sangat terjangkau untuk mahasiswa seperti saya yang uang nya masih pas pas an. Museum Rokok kretek kudus ini tidak ...

Merawat Alat Giling Rokok, Bukti Sejarah Kretek di Kudus

  Terlihat salah satu pengunjung sedang mengamati alat giling rokok yang tersimpan rapi di Museum Kretek, Senin (24/07). Foto : (Qotrun Nada/Reporter) Kudus, Suara Terkini Muria - Seperti julukannya sebagai Kota Kretek, Kudus sebagai kabupaten kecil rupanya menyimpan banyak sejarah dan peradaban. Peradaban yang paling masyhur adalah produksi rokok yang telah ada dari ratusan tahun silam. Untuk melihat sejarah itu maka saya bersama tim Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Suara Merdeka melakukan kunjungan ke Museum Kretek yang berada di Getas Pejaten Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah.  Dari pusat Kota Kudus menuju ke Museum Kretek hanya ditempuh sekitar tujuh menit jika menggunakan sepeda motor. Di gerbang masuk bertuliskan Museum Kretek pengunjung akan dikenakan biaya Rp 4000 perorang, harga yang terbilang murah untuk menuju gerbang sejarah peradaban kretek di Kota Kudus. Museum Kretek ini beroperasi setiap hari dari pukul 08.00 - 15.00 WIB, di sana juga terdapat resepsionis y...