Langsung ke konten utama

Pentingnya Peran Kebudayaan Dan Identitas Negara, Prodi PPI Adakan Konsorisum


Narasumber sedang mempresentasikan materi yang disampaikan.
Foto (Nor Rohim/Reporter)

Kudus, Suara Terkini Muria - Program Studi Pemikiran Politik Islam (PPI)  IAIN Kudus mengadakan konsorsium dengan mengusung tema "Culture and Identity In International Relations” pada Selasa (18/07/2023).

Konsorsium tersebut dilakukan secara daring melalui Zoom Meeting dan secara luring di ruang rapat FDKI dengan dihadiri oleh Wakil Dekan I Dr. H. Ahmad Zaini, Lc., M.S.I., Narasumber Palupi Anggraheni, S.IP, M.A., Dosen Fisip UNDIP Semarang, Nevy Rusmarina Dewi, M.A Dosen PPI IAIN Kudus, serta Moderator M. Nur Rofiq Addiyansyah, M.A

Dalam sambutan nya Wakil Dekan I Dr. H. Ahmad Zaini, Lc., M.S.I., berharap dengan diadakannya konsorsium ini bisa bermanfaat bagi prodi Pemikiran Politik Islam (PPI), khususnya Mahasiswa PPI. 

Pemateri yang pertama Palupi Anggraheni menjelaskan mengenai pentingnya kebudayaan dan identitas di Indonesia.

"Bahwa kebudayaan dan identitas itu dapat mempengaruhi peran negara walaupun ada aktor lain dalam pembentukan identitas tersebut". Jelasnya

"Kebudayaan tidak hanya dipahami sebagai Lukisan, tarian ataupun karya seni, tapi bagaimana orang bersikap dengan nilai-nilai tertentu yang dapat mempengaruhi perilaku dari seseorang". Tambahnya

Sementara itu pemateri kedua Nevy Rusmarina menjelaskan tentang peran manusia dalam mendukung demontrasi di Thailand tahun 2020.

"Manusia memiliki peran dalam mendukung demokrasi ada tiga tahap yakni, tahap liberalisasi, transisi dan konsolidasi". Jelasnya

"Demokrasi di thailand terjadi disebabkan adanya penculikan aktifis pro demokrasi yang telah tinggal di kamboja dan adanya tuduhan Thailand sebagai dalang penculikan tersebut". Tuturnya


Reporter: Rohim

Editor: Hasna

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merawat Alat Giling Rokok, Bukti Sejarah Kretek di Kudus

  Terlihat salah satu pengunjung sedang mengamati alat giling rokok yang tersimpan rapi di Museum Kretek, Senin (24/07). Foto : (Qotrun Nada/Reporter) Kudus, Suara Terkini Muria - Seperti julukannya sebagai Kota Kretek, Kudus sebagai kabupaten kecil rupanya menyimpan banyak sejarah dan peradaban. Peradaban yang paling masyhur adalah produksi rokok yang telah ada dari ratusan tahun silam. Untuk melihat sejarah itu maka saya bersama tim Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Suara Merdeka melakukan kunjungan ke Museum Kretek yang berada di Getas Pejaten Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah.  Dari pusat Kota Kudus menuju ke Museum Kretek hanya ditempuh sekitar tujuh menit jika menggunakan sepeda motor. Di gerbang masuk bertuliskan Museum Kretek pengunjung akan dikenakan biaya Rp 4000 perorang, harga yang terbilang murah untuk menuju gerbang sejarah peradaban kretek di Kota Kudus. Museum Kretek ini beroperasi setiap hari dari pukul 08.00 - 15.00 WIB, di sana juga terdapat resepsionis y...

Astana hinggil, tempat favorit untuk menghilangkan jenuh dan menikmati keindahan alam

  Menikmati pemandangan alam hijau dari astana hinggil Astana hinggil, tempat favorit untuk menghilangkan jenuh dan menikmati keindahan alam Astana Hinggil Jepara merupakan destinasi wisata menarik yang terletak di Desa Somosari, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Dengan luas mencapai 10 hektar, tempat wisata ini berada di lereng Gunung Muria dengan ketinggian antara 600 hingga 700 meter di atas permukaan laut. Pemandangan pegunungan yang hijau dan masih alami membuat Astana Hinggil Jepara menjadi tempat liburan yang sempurna bagi keluarga, teman, maupun pasangan Anda. Diresmikan pada Februari 2022 lalu, tempat ini ramai dikunjungi oleh wisatawan, terutama saat akhir pekan dan hari libur nasional.  Astana Hinggil Jepara dilengkapi dengan berbagai fasilitas wisata yang mendukung. Salah satunya adalah spot-spot foto yang hits dan instagramable. Tempat ini cocok untuk mengabadikan momen indah Anda dalam berbagai foto yang menarik untuk dibagikan di media sosial. A...

Cita Rasa Pecel Pakis Khas Colo

  Penampakan pecel pakis dengan bakwan. Foto : (istimewa) Kudus, Suara Terkini Muria - Pecel pakis khas Colo, hidangan lezat yang terkenal dari Jawa Tengah, Kudus tepatnya berada di Desa Colo kawasan muria. Pecel pakis terus memikat lidah para pecinta kuliner di seluruh negeri. Dengan cita rasa khasnya yang gurih, pedas, dan segar, pecel khas Colo menjadi primadona dalam dunia kuliner Indonesia. Pecel pakis khas Colo memikat perhatian dengan sambal kacangnya yang sangat istimewa. Terbuat dari bahan-bahan segar seperti kacang tanah, cabe rawit, bawang putih, gula merah, garam, dan air jeruk nipis, sambal kacang ini memberikan sentuhan rasa yang tak terlupakan. Rempah-rempah pilihan yang digunakan dalam sambal kacang ini memberikan aroma dan cita rasa yang khas, menjadikan pecel pakis khas Colo begitu istimewa. Hidangan ini terdiri dari beragam sayuran segar seperti kubis, kecambah, daun kemangi, bayam, dan sayuran lainnya yang direbus atau dikukus dengan sempurna. Kemudian, sayuran...