Langsung ke konten utama

Persatuan Wartawan Indonesia Kudus Adakan Seminar Wawasan Kebangsaan

 
potret para narasumber seminar. foto eka uswa


Kudus, Suara Terkini Muria - Seminar kali ini di adakan oleh PWI Kudus yang di ketuai oleh Saiful Annas. Mengangkat tema tentang "Menjaga Keutuhan NKRI Di Tengah Disrupsi Informasi".

Tema ini tentunya akan sangat berpotensi bagi masyarakat. Agar para masyarakat dapat mengerti arti sebuah wawasan kebangsaan dalam negara Indonesia ini.

Seminar ini juga membahas tentang disrupsi informasi. Disrupsi informasi sangatlah berpengaruh dan juga berdampak.

Saiful Annas selaku ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kudus memberikan materi yang luas tentang tema tersebut. Penjelasan yang begitu runtut pun di paparkan.

Dilanjut dengan narasumber dari anggota DPRD kabupaten Kudus, yaitu Bapak Kholid Mawardi dan juga Bapak Mawahib Afkar. Tentunya para narasumber hebat ini memberikan materi dan juga penjelasan yang sangat jelas.

Antusias para tamu yang hadir pun begitu banyak. Cukup banyak yang turut berpartisipasi untuk menanyakan hal yang mungkin belum dipahami. Para tamu yang hadir pun dari berbagai kalangan, mulai dari SMP, SMK, hingga mahasiswa kuliah.

Namun hal tersebut tidaj nenjadikan suatu hambatan. Dikarenakan dalam acara seminar ini para audien dan narasumber dianggap semua sama rata, guna untuk belajar bersama.

" tau ini soalnya di info sama tempat magang aku. Disini tentunya banyak hal dan ilmu baru yang aku dapatkan. Apalagi sebentar lagi bakalan ada pemilu", ujar Aulia mahasiswa IAIN Kudus.


Reporter Ek

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merawat Alat Giling Rokok, Bukti Sejarah Kretek di Kudus

  Terlihat salah satu pengunjung sedang mengamati alat giling rokok yang tersimpan rapi di Museum Kretek, Senin (24/07). Foto : (Qotrun Nada/Reporter) Kudus, Suara Terkini Muria - Seperti julukannya sebagai Kota Kretek, Kudus sebagai kabupaten kecil rupanya menyimpan banyak sejarah dan peradaban. Peradaban yang paling masyhur adalah produksi rokok yang telah ada dari ratusan tahun silam. Untuk melihat sejarah itu maka saya bersama tim Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Suara Merdeka melakukan kunjungan ke Museum Kretek yang berada di Getas Pejaten Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah.  Dari pusat Kota Kudus menuju ke Museum Kretek hanya ditempuh sekitar tujuh menit jika menggunakan sepeda motor. Di gerbang masuk bertuliskan Museum Kretek pengunjung akan dikenakan biaya Rp 4000 perorang, harga yang terbilang murah untuk menuju gerbang sejarah peradaban kretek di Kota Kudus. Museum Kretek ini beroperasi setiap hari dari pukul 08.00 - 15.00 WIB, di sana juga terdapat resepsionis y...

Astana hinggil, tempat favorit untuk menghilangkan jenuh dan menikmati keindahan alam

  Menikmati pemandangan alam hijau dari astana hinggil Astana hinggil, tempat favorit untuk menghilangkan jenuh dan menikmati keindahan alam Astana Hinggil Jepara merupakan destinasi wisata menarik yang terletak di Desa Somosari, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Dengan luas mencapai 10 hektar, tempat wisata ini berada di lereng Gunung Muria dengan ketinggian antara 600 hingga 700 meter di atas permukaan laut. Pemandangan pegunungan yang hijau dan masih alami membuat Astana Hinggil Jepara menjadi tempat liburan yang sempurna bagi keluarga, teman, maupun pasangan Anda. Diresmikan pada Februari 2022 lalu, tempat ini ramai dikunjungi oleh wisatawan, terutama saat akhir pekan dan hari libur nasional.  Astana Hinggil Jepara dilengkapi dengan berbagai fasilitas wisata yang mendukung. Salah satunya adalah spot-spot foto yang hits dan instagramable. Tempat ini cocok untuk mengabadikan momen indah Anda dalam berbagai foto yang menarik untuk dibagikan di media sosial. A...

Cita Rasa Pecel Pakis Khas Colo

  Penampakan pecel pakis dengan bakwan. Foto : (istimewa) Kudus, Suara Terkini Muria - Pecel pakis khas Colo, hidangan lezat yang terkenal dari Jawa Tengah, Kudus tepatnya berada di Desa Colo kawasan muria. Pecel pakis terus memikat lidah para pecinta kuliner di seluruh negeri. Dengan cita rasa khasnya yang gurih, pedas, dan segar, pecel khas Colo menjadi primadona dalam dunia kuliner Indonesia. Pecel pakis khas Colo memikat perhatian dengan sambal kacangnya yang sangat istimewa. Terbuat dari bahan-bahan segar seperti kacang tanah, cabe rawit, bawang putih, gula merah, garam, dan air jeruk nipis, sambal kacang ini memberikan sentuhan rasa yang tak terlupakan. Rempah-rempah pilihan yang digunakan dalam sambal kacang ini memberikan aroma dan cita rasa yang khas, menjadikan pecel pakis khas Colo begitu istimewa. Hidangan ini terdiri dari beragam sayuran segar seperti kubis, kecambah, daun kemangi, bayam, dan sayuran lainnya yang direbus atau dikukus dengan sempurna. Kemudian, sayuran...