Langsung ke konten utama

Pesanan Dekorasi Meningkat, Formosa Dekor kebanjiran Orderan Di Bulan Dhulhijjah

Potret Formosa dekor persiapan menuju lokasi pesanan. Foto (Nor Rohim/ Reporter)


Kudus, Suara Terkini Muria - Dalam bulan Dzulhijjah yang suci dan penuh berkah ini, industri dekorasi mengalami lonjakan pesanan yang luar biasa. Pengusaha dekorasi dari seluruh penjuru kota kudus melaporkan adanya peningkatan pesat dalam permintaan dekorasi untuk acara-acara yang berkaitan dengan perayaan Hari Raya Idul Adha. Selasa, 11 Juli 2023. 


Selama bulan Dzulhijjah, umat Muslim di seluruh dunia merayakan Hari Raya Idul Adha, juga dikenal sebagai Hari Raya Kurban. Ini adalah salah satu momen paling penting dalam agama Islam, di mana umat Muslim memperingati ketaatan Nabi Ibrahim yang rela mengorbankan putranya sebagai tanda pengabdian kepada Allah SWT. Selama perayaan ini, umat Muslim berkumpul untuk melaksanakan salat Idul Adha dan menyembelih hewan kurban.


Dalam beberapa tahun terakhir, permintaan akan dekorasi khusus untuk acara-acara seperti salat Idul Adha, pemotongan hewan kurban, dan penerimaan tamu selama musim perayaan Dzulhijjah terus meningkat. Pengusaha dekorasi telah menanggapi lonjakan pesanan ini dengan menawarkan berbagai pilihan dekorasi yang menggambarkan semangat dan keindahan perayaan Idul Adha.


Menurut wawancara dengan pengusaha dekorasi terkemuka, ada beberapa tren dekorasi yang populer selama bulan Dzulhijjah ini. Dekorasi yang mencerminkan semangat qurban, seperti gambar hewan kurban, rumah-rumah sakit, dan panah, sangat diminati oleh klien. Selain itu, dekorasi yang menggunakan motif alam seperti daun-daun hijau dan bunga-bunga segar juga menjadi pilihan favorit. Pengusaha dekorasi telah mengembangkan berbagai paket dekorasi khusus yang mencakup elemen-elemen ini untuk memenuhi permintaan pasar yang berkembang.


Dalam beberapa kasus, pengusaha dekorasi telah bekerja sama dengan peternak hewan kurban dan lembaga pengelola hewan kurban untuk memastikan bahwa dekorasi mencerminkan nilai-nilai Islami dan etika kurban yang kuat. Misalnya, beberapa dekorasi termasuk ilustrasi tentang pentingnya membagikan daging kurban kepada orang-orang yang membutuhkan.


Formosa decoration, berdiri sejak 12 april 2022. Berletak di desa jepang kabupaten kudus, walaupun terdengar baru namun usaha dekor yang ditekuni oleh Salah mahasiswa IAIN Kudus telah berkembang pesat, jangkauan pesanan nya mulai dari kudus, jepara, pati hingga demak. 


"Orderan minimal 1 juta 200 untuk panggung ukuran 4x4 dan 2 juta an untuk panggung 4x6/lebih harga tergantung bunga hidup atau bunga mainan" jelasnya.


"Kadang kalau bulan haji ini sehari bisa memasang di dua tempat yang berbeda" ucap firnanda.


Penjualan dekorasi khusus untuk bulan Dzulhijjah ini juga memberikan dampak positif pada ekonomi lokal. Banyak pengusaha dekorasi telah merekrut pekerja tambahan untuk memenuhi pesanan yang melonjak. Selain itu, permintaan yang tinggi juga berdampak positif pada industri terkait seperti penyewaan meja dan kursi, catering, dan jasa hiburan.


Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya mempercantik dan memperingati momen penting dalam agama, tidak mengherankan bahwa pesanan dekorasi selama bulan Dzulhijjah mengalami peningkatan yang signifikan. Industri dekorasi terus berinovasi dan beradaptasi untuk menghadapi permintaan yang semakin tinggi, sehingga memastikan perayaan Idul Adha menjadi momen yang indah dan bermakna bagi semua umat Muslim.


Editor : Maidah

Reporter : Nor Rohim

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Horog-Horog Merupakan Makanan Khas Jepara Yang Sangat di Minati khususnya warga Jepara

  Makanan khas jepara horog horog yang dinikmati dengan sate sate an sangat diminati khususnya warga Jepara. Foto : (Istimewa) Jepara, Suara Terkini Muria - Untuk kamu yang berkunjung ke Jepara belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi makanan khasnya yaitu horog horog.  Nama makanan ini mungkin terdengar aneh, tapi di balik keanehan namanya horog horog mempunyai rasa yang enak. Bahkan akan lebih enak jika disajikan bersama bakso, pecel, sate bahkan minuman sekalipun. Meskipun pedagang horog horog di Jepara terbatas, namun untuk mendapatkan kuliner ini tidaklah sulit. Hampir di semua pasar tradisional ada penjual horog horog.  Bahkan warung-warung makan di sejumlah daerah di Jepara juga menyediakan horog horog dalam berbagai olahan. Jika membeli di warung makan, satu potong biasanya dihargai Rp 1.000 saja. Horog Horog adalah jajanan yang dibungkus di dalam daun jati atau pisang. Makanan khas Jepara ini terbuat dari olahan pohon Aren. Proses pembuatannya cukup panjang da...

Mengenal lebih jauh nitisemito di museum kretek kudus

  Salah satu pengunjung yang terlihat tertarik memandangi patung nitisemito Mengenal lebih jauh sosok nitisemito di museum kretek kudus  Patung yang berada didalam museum kretek kudus tampak seperti bapak bapak mengenakan kacamata bulat dan corak patung itu sendiri berwarna abu abu tua,  patung setengah badan lelaki tua yang dipanggil Nitisemito itu berdiri anggun, dari jendela rumahnya, seolah memberi salam, dan menceritakan kisah pendek hidupnya. Posisinya di sebelah kiri pintu masuk, tempat pengunjung mengawali eksplorasi isi museum. Museum kretek kudus ini merupakan museum yang berada di Jl. Getas Pejaten No.155, Getas, Getas Pejaten, Kec. Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.  Lokasi nya sangat strategis dan sangat mudah dijangkau untuk siapapun, jika kalian ingin memasuki museum kretek kudus kalian cukup hanya membayar Rp.4000/orang. Cukup murah dan sangat terjangkau untuk mahasiswa seperti saya yang uang nya masih pas pas an. Museum Rokok kretek kudus ini tidak ...

Merawat Alat Giling Rokok, Bukti Sejarah Kretek di Kudus

  Terlihat salah satu pengunjung sedang mengamati alat giling rokok yang tersimpan rapi di Museum Kretek, Senin (24/07). Foto : (Qotrun Nada/Reporter) Kudus, Suara Terkini Muria - Seperti julukannya sebagai Kota Kretek, Kudus sebagai kabupaten kecil rupanya menyimpan banyak sejarah dan peradaban. Peradaban yang paling masyhur adalah produksi rokok yang telah ada dari ratusan tahun silam. Untuk melihat sejarah itu maka saya bersama tim Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Suara Merdeka melakukan kunjungan ke Museum Kretek yang berada di Getas Pejaten Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah.  Dari pusat Kota Kudus menuju ke Museum Kretek hanya ditempuh sekitar tujuh menit jika menggunakan sepeda motor. Di gerbang masuk bertuliskan Museum Kretek pengunjung akan dikenakan biaya Rp 4000 perorang, harga yang terbilang murah untuk menuju gerbang sejarah peradaban kretek di Kota Kudus. Museum Kretek ini beroperasi setiap hari dari pukul 08.00 - 15.00 WIB, di sana juga terdapat resepsionis y...