Langsung ke konten utama

Pesona Taman Djarum Oasis Kudus, Tempat Terbaik untuk Menikmati Sunset


Suasana menikmati sunset di taman Djarum Oasis. Foto: Maidah (11/7/2023)


Kudus, Suara terkini muria- Para pecinta pemandangan sunset di Kota Kudus kini memiliki tujuan baru yang menakjubkan.Taman Djarum Oasis, taman yang terletak di kota Kudus, telah menjadi destinasi favorit bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan matahari terbenam.

Dengan lokasinya yang cukup luas, Taman Djarum Oasis menawarkan area yang nyaman untuk pengunjung berjalan-jalan atau duduk santai menikmati pemandangan. Taman ini dikelilingi oleh pepohonan rindang, tempat bagi yang suka jogging, dan area rekreasi yang membuat pengunjung betah berlama-lama.
Yang membuat Taman Djarum Oasis istimewa adalah pemandangan sunset yang spektakuler. 

Ketika matahari mulai terbenam, langit di sekitar taman menjadi lukisan yang indah dengan warna-warna oranye, merah, dan ungu yang memukau. Pengunjung dapat memilih berbagai spot di taman untuk menikmati momen ini, seperti di sepanjang tepi danau buatan yang ada di tengah taman atau di atas bukit kecil yang menghadap ke barat.

Banyak wisatawan dan penduduk setempat yang datang ke Taman Bungkul untuk menghabiskan waktu bersama keluarga atau teman-teman mereka. Mereka membawa tikar, makanan ringan, dan kamera untuk menangkap momen yang tak terlupakan ini.

“ seru banget sih rekreasi disini apalagi sambil menikmati sunset. Karna tempatnya yang nyaman juga adem jadi pas banget kalau dibuat berteduh”. Ujar ifa sebagai salah satu pengunjung ketika diwawancarai oleh tim suaraterkinimuria pada selasa (11/7/2023).

Dengan lokasinya yang strategis dan pemandangan sunset yang luar biasa, Taman Djarum Oasis telah menjadi tempat wajib bagi mereka yang mencari pengalaman romantis atau sekadar bersantai sambil menikmati keindahan alam. Tidak heran jika taman ini semakin populer di kalangan warga Kudus dan wisatawan dari luar kota yang tinggal di Kudus.

"Biasanya aku kesini tidak hanya nongkrong sambil menikmati sunset aja sih, tapi kadang juga jogging disini bareng temen-temen cukup seru”. Tambah ifa

Bagi yang ingin merasakan momen yang magis saat matahari terbenam, Taman Djarum Oasis adalah destinasi yang sempurna. Jangan lupa membawa kamera dan berbagi momen indah di media sosial.

Reporter: Maidah
Eitor: izza



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Horog-Horog Merupakan Makanan Khas Jepara Yang Sangat di Minati khususnya warga Jepara

  Makanan khas jepara horog horog yang dinikmati dengan sate sate an sangat diminati khususnya warga Jepara. Foto : (Istimewa) Jepara, Suara Terkini Muria - Untuk kamu yang berkunjung ke Jepara belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi makanan khasnya yaitu horog horog.  Nama makanan ini mungkin terdengar aneh, tapi di balik keanehan namanya horog horog mempunyai rasa yang enak. Bahkan akan lebih enak jika disajikan bersama bakso, pecel, sate bahkan minuman sekalipun. Meskipun pedagang horog horog di Jepara terbatas, namun untuk mendapatkan kuliner ini tidaklah sulit. Hampir di semua pasar tradisional ada penjual horog horog.  Bahkan warung-warung makan di sejumlah daerah di Jepara juga menyediakan horog horog dalam berbagai olahan. Jika membeli di warung makan, satu potong biasanya dihargai Rp 1.000 saja. Horog Horog adalah jajanan yang dibungkus di dalam daun jati atau pisang. Makanan khas Jepara ini terbuat dari olahan pohon Aren. Proses pembuatannya cukup panjang da...

Mengenal lebih jauh nitisemito di museum kretek kudus

  Salah satu pengunjung yang terlihat tertarik memandangi patung nitisemito Mengenal lebih jauh sosok nitisemito di museum kretek kudus  Patung yang berada didalam museum kretek kudus tampak seperti bapak bapak mengenakan kacamata bulat dan corak patung itu sendiri berwarna abu abu tua,  patung setengah badan lelaki tua yang dipanggil Nitisemito itu berdiri anggun, dari jendela rumahnya, seolah memberi salam, dan menceritakan kisah pendek hidupnya. Posisinya di sebelah kiri pintu masuk, tempat pengunjung mengawali eksplorasi isi museum. Museum kretek kudus ini merupakan museum yang berada di Jl. Getas Pejaten No.155, Getas, Getas Pejaten, Kec. Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.  Lokasi nya sangat strategis dan sangat mudah dijangkau untuk siapapun, jika kalian ingin memasuki museum kretek kudus kalian cukup hanya membayar Rp.4000/orang. Cukup murah dan sangat terjangkau untuk mahasiswa seperti saya yang uang nya masih pas pas an. Museum Rokok kretek kudus ini tidak ...

Merawat Alat Giling Rokok, Bukti Sejarah Kretek di Kudus

  Terlihat salah satu pengunjung sedang mengamati alat giling rokok yang tersimpan rapi di Museum Kretek, Senin (24/07). Foto : (Qotrun Nada/Reporter) Kudus, Suara Terkini Muria - Seperti julukannya sebagai Kota Kretek, Kudus sebagai kabupaten kecil rupanya menyimpan banyak sejarah dan peradaban. Peradaban yang paling masyhur adalah produksi rokok yang telah ada dari ratusan tahun silam. Untuk melihat sejarah itu maka saya bersama tim Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Suara Merdeka melakukan kunjungan ke Museum Kretek yang berada di Getas Pejaten Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah.  Dari pusat Kota Kudus menuju ke Museum Kretek hanya ditempuh sekitar tujuh menit jika menggunakan sepeda motor. Di gerbang masuk bertuliskan Museum Kretek pengunjung akan dikenakan biaya Rp 4000 perorang, harga yang terbilang murah untuk menuju gerbang sejarah peradaban kretek di Kota Kudus. Museum Kretek ini beroperasi setiap hari dari pukul 08.00 - 15.00 WIB, di sana juga terdapat resepsionis y...