Langsung ke konten utama

Pijar Park Wisata Kekinian di Kudus

Potret Area Wisata Pijar Park Seperti Resort, Area Camping dan Area bermain. Foto oleh Eka Uswa (17/07/23).


Kudus, Suara Terkini Muria—Kudus selalu memberikan rasa penasaran bagi para wisatawan yang ingin berkunjung. Dengan banyak nya tempat wisata di Kudus ini menjadikan suatu peluang agar dapat dikenal oleh banyak masa.

Pijar Park merupakan salah satu objek wisata yang ada di Colo kabupaten Kudus. Tepatnya berada di dataran tinggi kawasan gunung muria. 

Tentunya sudah banyak yang tidak asing dengan wisata Pijar Park ini. Karena terbilang wisata ini cukup populer dan juga kekinian saat ini.

Di Pijar Park terdapat tempat untuk camping, outbound, dan kafe. Siapa saja yang ingin berkunjung kesini hanya akan membanyar tiket masuk 20.000 per orang.

Tak usah khawatir jika ingin berliburan lama di Pijar Park ini, karena sudah menyediakan resort bagi keluarga yang ingin bermalam. Untuk menginap dikhususkan bagi yang sudah menikah.

Jika sekedar ingin menikmati panorama alam nya wisatawan dapat berjalan jalan disekitar nya. Terdapat spot foto yang cukup menarik dan kekinian yang langsung mengarah ke alam.

Hutan pinus nya yang rindang menambahkan hawa sejuk di Pijar Park tersebut. Para wisatawan juga dapat menikmati beberapa kuliner dan jajanan yang ada disana.

Harga yang ditawarkan cukup murah meriah. Jika di objek wisata biasanya menawarkan dengan harga mahal, namun berbeda disini harga yang ditawarkan cukup terjangkau mulai dari menu makanan ringan hingga menu makanan berat.

"Liburan disini bareng keluarga emang paling cocok apalagi saya sudah punya anak anak dan masih kecil, jadi kalau diajak kesini pada seneng banget liat alam", ujar ibu Rini salah satu pengunjung Pijar Park.

Tentunya bagi setiap wisatawan yang berkunjung tidak akan menyesal. Karena keindahan alam nya yang dapat dinikmati disini. Pengunjung juga bisa menikmati sunset di kafe atas yang ada di Pijar Park ini.


Reporter : Ek

Editor : Renan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Horog-Horog Merupakan Makanan Khas Jepara Yang Sangat di Minati khususnya warga Jepara

  Makanan khas jepara horog horog yang dinikmati dengan sate sate an sangat diminati khususnya warga Jepara. Foto : (Istimewa) Jepara, Suara Terkini Muria - Untuk kamu yang berkunjung ke Jepara belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi makanan khasnya yaitu horog horog.  Nama makanan ini mungkin terdengar aneh, tapi di balik keanehan namanya horog horog mempunyai rasa yang enak. Bahkan akan lebih enak jika disajikan bersama bakso, pecel, sate bahkan minuman sekalipun. Meskipun pedagang horog horog di Jepara terbatas, namun untuk mendapatkan kuliner ini tidaklah sulit. Hampir di semua pasar tradisional ada penjual horog horog.  Bahkan warung-warung makan di sejumlah daerah di Jepara juga menyediakan horog horog dalam berbagai olahan. Jika membeli di warung makan, satu potong biasanya dihargai Rp 1.000 saja. Horog Horog adalah jajanan yang dibungkus di dalam daun jati atau pisang. Makanan khas Jepara ini terbuat dari olahan pohon Aren. Proses pembuatannya cukup panjang da...

Merawat Alat Giling Rokok, Bukti Sejarah Kretek di Kudus

  Terlihat salah satu pengunjung sedang mengamati alat giling rokok yang tersimpan rapi di Museum Kretek, Senin (24/07). Foto : (Qotrun Nada/Reporter) Kudus, Suara Terkini Muria - Seperti julukannya sebagai Kota Kretek, Kudus sebagai kabupaten kecil rupanya menyimpan banyak sejarah dan peradaban. Peradaban yang paling masyhur adalah produksi rokok yang telah ada dari ratusan tahun silam. Untuk melihat sejarah itu maka saya bersama tim Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Suara Merdeka melakukan kunjungan ke Museum Kretek yang berada di Getas Pejaten Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah.  Dari pusat Kota Kudus menuju ke Museum Kretek hanya ditempuh sekitar tujuh menit jika menggunakan sepeda motor. Di gerbang masuk bertuliskan Museum Kretek pengunjung akan dikenakan biaya Rp 4000 perorang, harga yang terbilang murah untuk menuju gerbang sejarah peradaban kretek di Kota Kudus. Museum Kretek ini beroperasi setiap hari dari pukul 08.00 - 15.00 WIB, di sana juga terdapat resepsionis y...

Sangkar Burung Bernilai Filosofi Tinggi

Sangkar Burung Filosofi yang dibuat oleh Bapak Takim. Sebelah kanan (Bapak Takim). Foto Oleh Renanda/Reporter (5/7/22) Kudus, Suara Terkini Muria -  Sangkar burung unik buatan Bapak Takim (40) warga Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus penuh akan nilai filosofi. Memulai berkarya membuat sangkar burung filosofi pada tahun 2014. Di rumahnya tersebut, awalnya Takim hanya membuat furnitur yang dipesan oleh warga sekitar rumahnya. Namun, seiring berjalannya waktu, dia mulai menekuni sangkar burung. Takim menjelaskan bahwa, sebelum tertarik mmebuat sangkar burung, ia juga menerima pesanan pembuatan pintu, jendela dan kusen rumah. ''Awalnya itu furnitur tapi saat pencinta burung mulai banyak, saya juga tertarik untuk membuatnya.'' jelas Takim. Di sisi lain, dengan banyaknya pembuat sangkar yang ada di Kudus, Takim mengingikan bahwa sangkar burung yang ia buat akan sangat berbeda dari biasanya. Ia menjelaskan bahwa nilai filosofi sangat diperlukan jika hal itu haru...