Langsung ke konten utama

Rayakan Hari Bhakti Adhyaksa ke-63, Kejari Jepara Gelar Baksos hingga Donor Darah

Peserta Donor Darah di Kejari Jepara. Kamis, (13/07). Foto: Renan.


Jepara-Suara Terkini Muria,  Kejaksaan Negeri (Kejari) Jepara meriahkan perayaan Hari Bhakti Adhyaksa ke-63 dengan berbagai kegiatan yang diselenggarakan, termasuk bakti sosial (baksos) dan donor darah.


Perayaan Hari Bhakti Adhyaksa tahun ini mengambil tema penegakan hukum yang tegas dan humanis dalam mengawal pembangunan nasional. Kejari Jepara menyelenggarakan serangkaian acara untuk memeriahkannya.


Pada hari kemarin, TNI-Polri dan aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Jepara berpartisipasi dalam kegiatan donor darah yang diadakan di Kejari setempat. Sebanyak 57 peserta ikut serta dalam kegiatan tersebut.


"Kami melaksanakan kegiatan donor darah hari ini (11/7) dengan kerjasama PMI Jepara. Kegiatan ini merupakan bagian dari perayaan Hari Bhakti Adhyaksa ke-63," terang Ketua Panitia Kasi Pidsus Kejari Jepara, Erwin Adriyanto.


Selain kegiatan donor darah, Kejari Jepara juga menyelenggarakan beberapa kegiatan lainnya. Di antaranya, seminar, bakti sosial, ziarah ke taman makam pahlawan (TMP), olahraga bersama, dan pemberian santunan kepada purna karyawan kejaksaan.


Erwin Adriyanto juga menekankan pentingnya kedisiplinan, kompetensi, dan prestasi kerja yang baik dalam melayani masyarakat sebagai ASN Kejari Jepara. Ia mengajak seluruh pegawai untuk patuh terhadap peraturan dan ketentuan yang berlaku.


Dalam upaya meningkatkan pelayanan publik, Kejari Pati telah meraih predikat Wilayah Bersih dari Korupsi (WBK) pada tahun 2021. Hal ini bertujuan untuk memberikan kepercayaan kepada masyarakat bahwa Kejari Pati fokus pada pelayanan yang baik.


Kejari Pati berkomitmen untuk terus meningkatkan kenyamanan dalam pelayanan publik dengan berbagai inovasi. Beberapa di antaranya adalah pelayanan di mal pelayanan publik (MPP), program layanan antar barang bukti bekerjasama dengan kantor pos Jepara layanan gratis menggunakan mobil khusus antar jemput saksi, serta pembangunan TK Adhyaksa yang diberi nama Yayasan Adhyaksa Kabupaten Jepara.


Erwin berharap agar Kejari Jepara dapat terus memacu diri untuk meraih prestasi yang lebih baik. Setidaknya, mereka dapat mempertahankan pencapaian yang telah diraih sebelumnya dan memberikan pelayanan publik yang lebih baik di masa depan.


Report: Ren

Editor: Ren

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Horog-Horog Merupakan Makanan Khas Jepara Yang Sangat di Minati khususnya warga Jepara

  Makanan khas jepara horog horog yang dinikmati dengan sate sate an sangat diminati khususnya warga Jepara. Foto : (Istimewa) Jepara, Suara Terkini Muria - Untuk kamu yang berkunjung ke Jepara belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi makanan khasnya yaitu horog horog.  Nama makanan ini mungkin terdengar aneh, tapi di balik keanehan namanya horog horog mempunyai rasa yang enak. Bahkan akan lebih enak jika disajikan bersama bakso, pecel, sate bahkan minuman sekalipun. Meskipun pedagang horog horog di Jepara terbatas, namun untuk mendapatkan kuliner ini tidaklah sulit. Hampir di semua pasar tradisional ada penjual horog horog.  Bahkan warung-warung makan di sejumlah daerah di Jepara juga menyediakan horog horog dalam berbagai olahan. Jika membeli di warung makan, satu potong biasanya dihargai Rp 1.000 saja. Horog Horog adalah jajanan yang dibungkus di dalam daun jati atau pisang. Makanan khas Jepara ini terbuat dari olahan pohon Aren. Proses pembuatannya cukup panjang da...

Sangkar Burung Bernilai Filosofi Tinggi

Sangkar Burung Filosofi yang dibuat oleh Bapak Takim. Sebelah kanan (Bapak Takim). Foto Oleh Renanda/Reporter (5/7/22) Kudus, Suara Terkini Muria -  Sangkar burung unik buatan Bapak Takim (40) warga Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus penuh akan nilai filosofi. Memulai berkarya membuat sangkar burung filosofi pada tahun 2014. Di rumahnya tersebut, awalnya Takim hanya membuat furnitur yang dipesan oleh warga sekitar rumahnya. Namun, seiring berjalannya waktu, dia mulai menekuni sangkar burung. Takim menjelaskan bahwa, sebelum tertarik mmebuat sangkar burung, ia juga menerima pesanan pembuatan pintu, jendela dan kusen rumah. ''Awalnya itu furnitur tapi saat pencinta burung mulai banyak, saya juga tertarik untuk membuatnya.'' jelas Takim. Di sisi lain, dengan banyaknya pembuat sangkar yang ada di Kudus, Takim mengingikan bahwa sangkar burung yang ia buat akan sangat berbeda dari biasanya. Ia menjelaskan bahwa nilai filosofi sangat diperlukan jika hal itu haru...

Pelantikan Raya Banom Muda NU Kecamatan Kota Kudus, Bangun Sinergi Organisasi

  Pelantikan Banom NU, oleh GP Anshor ( Hasna) Kudus, suara terkini muria - Banom Muda NU Kecamatan Kota Kudus gelar pelantikan raya dan bangun sinergi organisasi. Kegiatan ini digelar dalam rangka pelantikan sekaligus periodesasi pengurus pada awal periode.  Pelantikan raya tersebut dimulai pada pukul 19.15 WIB di Gedung Menara (YM3SK) Kudus pada Senin, (26/06/2023) Aacara ini dihadiri para tamu undangan istimewa yakni  Ketua PC NU Kabupaten Kudus KH. Asyrofi Masyitoh, Katib Syuriah PBNU sekaligus Instruktur Nasional GP Ansor KH. M. Aunullah A'la Katib, A'wan Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Ketua Yayasan Masjid dan Menara Kudus (YM3K) KH. EM. Nadjib Hassan dan yang terakhir PC Fatayat NU Kabupaten Kudus Dr. Ristiyani. Kegiatan ini dibuka dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an, sholawat asnawiyah dan dilanjutkan tahlil. Setelah itu, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Yalal Wathon, baru kemudian di pertengahan sesi adalah prosesi pelantika...