Langsung ke konten utama

Tambah Uang Saku Dengan Buka MVF Gallery


Vivi selaku Founder MVF Gallery sedang membawa produk jualannya. Foto:(Hasna)

Kudus, Suara Terkini Muria - Kini seiring perkembangan jaman teknologi banyak usaha-usaha kecil yang hadir. Seperti halnya dengan MVF Gallery yang dibentuk oleh tiga mahasiswa asal IAIN Kudus. 

Awal mula hadirnya usaha kecil yang bergerak dibidang merchandise seperti cetak foto, jasa editing foto, dan selempang wisuda ini yaitu supaya dapat mandiri secara finansial. Sedangkan MVF ini merupakan nama gabungan dari ketiganya yakni Ma'ruf, Vivi, dan Febrian. 

MVF Gallery sudah ada sejak tahun 2021, namun baru ramai pada tahun 2023 ini. Target pasar yang mereka tuju tak lain mahasiswa, dan masyarakat sekitar. Mereka melakukan promosinya lewat media sosial. 

Vivi Rima Melinda, selaku Founder MVF Gallery ini mengungkapkan bahwa usahanya ini biasa digunakan untuk hadiah,  wisuda, wedding, dan ulang tahun. Sedangkan sistem yang mereka gunakan ini bisa costum sesuai dengan selera costumer.

"Jadi memang MVF Gallery ini usaha yang bergerak dibidang merchandise. Maka dari itu kita buat sistemnya costum sesuai dengan keinginan mereka, selain costum  kami juga menyediakan katalog untuk mempermudah juga," tambahnya saat diwawancarai pada Selasa, (09/07/2023)

Harga kisaran produk yang mereka jual ini mulai dari 10 ribu hingga 80 ribu. Dengan harga tersebut cukup wort it karena sasaran awal mereka yaitu mahasiswa juga anak-anak sekolah.

"Kami buat dengan harga yang terjangkau, karena memang target pasaran kita itu mahasiswa maupun anak sekolah. Dengan harga yang demikian pastinya sangat sesuai dengan uang saku mereka," jelasnya.

Selain itu, ia ungkapkan mengenai rintangan-rintangan yang mereka hadapi tak lain terkait modal. Karena mereka masih memiliki status sebagai mahasiswa, jadi modal yang mereka gunakan belum cukup. 

"Meskipun terdapat banyak rintangan terutama terkait modal tidak menjadikan semangat usaha kami padam. Jadi terkadang kami iuran untuk dijadikan modal," tambah Febrian Fahwa Birri selaku Founder MVF Gallery. 

Kemudian harapannya yaitu semoga kedepannya semakin maju dan dapat berkembang lebih luas lagi. Selain itu juga bisa mengeluarkan produk-produk dengan inovasi yang baru.


Reporter: Aisyah Hasna

Editor : Izza Rifqi


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Horog-Horog Merupakan Makanan Khas Jepara Yang Sangat di Minati khususnya warga Jepara

  Makanan khas jepara horog horog yang dinikmati dengan sate sate an sangat diminati khususnya warga Jepara. Foto : (Istimewa) Jepara, Suara Terkini Muria - Untuk kamu yang berkunjung ke Jepara belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi makanan khasnya yaitu horog horog.  Nama makanan ini mungkin terdengar aneh, tapi di balik keanehan namanya horog horog mempunyai rasa yang enak. Bahkan akan lebih enak jika disajikan bersama bakso, pecel, sate bahkan minuman sekalipun. Meskipun pedagang horog horog di Jepara terbatas, namun untuk mendapatkan kuliner ini tidaklah sulit. Hampir di semua pasar tradisional ada penjual horog horog.  Bahkan warung-warung makan di sejumlah daerah di Jepara juga menyediakan horog horog dalam berbagai olahan. Jika membeli di warung makan, satu potong biasanya dihargai Rp 1.000 saja. Horog Horog adalah jajanan yang dibungkus di dalam daun jati atau pisang. Makanan khas Jepara ini terbuat dari olahan pohon Aren. Proses pembuatannya cukup panjang da...

Sangkar Burung Bernilai Filosofi Tinggi

Sangkar Burung Filosofi yang dibuat oleh Bapak Takim. Sebelah kanan (Bapak Takim). Foto Oleh Renanda/Reporter (5/7/22) Kudus, Suara Terkini Muria -  Sangkar burung unik buatan Bapak Takim (40) warga Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus penuh akan nilai filosofi. Memulai berkarya membuat sangkar burung filosofi pada tahun 2014. Di rumahnya tersebut, awalnya Takim hanya membuat furnitur yang dipesan oleh warga sekitar rumahnya. Namun, seiring berjalannya waktu, dia mulai menekuni sangkar burung. Takim menjelaskan bahwa, sebelum tertarik mmebuat sangkar burung, ia juga menerima pesanan pembuatan pintu, jendela dan kusen rumah. ''Awalnya itu furnitur tapi saat pencinta burung mulai banyak, saya juga tertarik untuk membuatnya.'' jelas Takim. Di sisi lain, dengan banyaknya pembuat sangkar yang ada di Kudus, Takim mengingikan bahwa sangkar burung yang ia buat akan sangat berbeda dari biasanya. Ia menjelaskan bahwa nilai filosofi sangat diperlukan jika hal itu haru...

Pelantikan Raya Banom Muda NU Kecamatan Kota Kudus, Bangun Sinergi Organisasi

  Pelantikan Banom NU, oleh GP Anshor ( Hasna) Kudus, suara terkini muria - Banom Muda NU Kecamatan Kota Kudus gelar pelantikan raya dan bangun sinergi organisasi. Kegiatan ini digelar dalam rangka pelantikan sekaligus periodesasi pengurus pada awal periode.  Pelantikan raya tersebut dimulai pada pukul 19.15 WIB di Gedung Menara (YM3SK) Kudus pada Senin, (26/06/2023) Aacara ini dihadiri para tamu undangan istimewa yakni  Ketua PC NU Kabupaten Kudus KH. Asyrofi Masyitoh, Katib Syuriah PBNU sekaligus Instruktur Nasional GP Ansor KH. M. Aunullah A'la Katib, A'wan Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Ketua Yayasan Masjid dan Menara Kudus (YM3K) KH. EM. Nadjib Hassan dan yang terakhir PC Fatayat NU Kabupaten Kudus Dr. Ristiyani. Kegiatan ini dibuka dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an, sholawat asnawiyah dan dilanjutkan tahlil. Setelah itu, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Yalal Wathon, baru kemudian di pertengahan sesi adalah prosesi pelantika...