Langsung ke konten utama

Tian Ciptakan Seblak Prasmanan Pertama di Jepara, Terinspirasi dari Seblak Tasikmalaya

Suasana Kedai Seblak Mewah Pada Siang Hari. Foto oleh Izza (17/07/23).


Jepara, Suara Terkini Muria–Sebuah rumah di Desa Tunggul Rt. 04 Rw.01 Kota Jepara telah bertransformasi menjadi tempat kerja yang ideal bagi Tian. Pria yang bernama lengkap M. Nur Saktian ini telah sukses mengembangkan bisnis kedai seblak prasmanan yang diberi nama Seblak Mewah. Ia bangga menjadi pelopor seblak prasmanan pertama di Jepara, yang memberikan kebebasan kepada pelanggan dalam memilih toping seblak, menjadikan Seblak Mewah dikenal oleh masyarakat luas.

Tian mengungkapkan bahwa sebagian besar kedai seblak menyajikan menu yang telah ditentukan sebelumnya oleh kedai itu sendiri, sedangkan Seblak Mewah memiliki keunikan dengan menyediakan pilihan toping seblak secara prasmanan.

"Inspirasi awal saya datang ketika saya melihat konten promosi seorang penjual seblak di salah satu media sosial. Saya melihat perbedaan dalam penyajiannya dibandingkan seblak pada umumnya, dan ternyata seblak tersebut berasal dari daerah Tasikmalaya. Dari situ, saya terinspirasi untuk membawa konsep seblak prasmanan ini ke Jepara, karena saya menyadari bahwa penyajian seblak secara prasmanan belum ada di Jepara," ungkap Tian pada Rabu (30/06/2023).

Sejak usaha ini dirintis pada pertengahan Mei 2022, Seblak Mewah menawarkan berbagai pilihan toping kepada pelanggan, seperti sosis, kerupuk, telur, dumpling, basreng, otak-otak, makaroni, ceker, mie, sayuran, dan lain-lain.

"Kami menetapkan harga berdasarkan jumlah toping yang dipilih oleh pelanggan, mulai dari 1000 hingga 2500 rupiah per toping. Setelah pelanggan memilih toping, total harga akan dihitung oleh kasir. Harganya tetap terjangkau dengan beragam pilihan toping yang kami sediakan," jelasnya.

Meskipun pada awal pembukaannya kedai ini sempat sepi selama hampir satu tahun, Tian mengaku bahwa sekarang pesaing semakin banyak. Namun, ia menganggap hal ini sebagai hal biasa dalam dunia bisnis. Saat ini, kedai Seblak Mewah berhasil meraih omset sebesar 4 juta rupiah per hari.

Tian juga menjelaskan bahwa dalam hal pemasaran, mereka tidak hanya mengandalkan strategi offline, tetapi juga memanfaatkan jejaring sosial seperti Instagram @kedaiseblakmewah dan TikTok. Melalui platform-platform tersebut, mereka dapat memperkenalkan usahanya kepada khalayak yang lebih luas.


Reporter : Izza

Editor : Renan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Horog-Horog Merupakan Makanan Khas Jepara Yang Sangat di Minati khususnya warga Jepara

  Makanan khas jepara horog horog yang dinikmati dengan sate sate an sangat diminati khususnya warga Jepara. Foto : (Istimewa) Jepara, Suara Terkini Muria - Untuk kamu yang berkunjung ke Jepara belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi makanan khasnya yaitu horog horog.  Nama makanan ini mungkin terdengar aneh, tapi di balik keanehan namanya horog horog mempunyai rasa yang enak. Bahkan akan lebih enak jika disajikan bersama bakso, pecel, sate bahkan minuman sekalipun. Meskipun pedagang horog horog di Jepara terbatas, namun untuk mendapatkan kuliner ini tidaklah sulit. Hampir di semua pasar tradisional ada penjual horog horog.  Bahkan warung-warung makan di sejumlah daerah di Jepara juga menyediakan horog horog dalam berbagai olahan. Jika membeli di warung makan, satu potong biasanya dihargai Rp 1.000 saja. Horog Horog adalah jajanan yang dibungkus di dalam daun jati atau pisang. Makanan khas Jepara ini terbuat dari olahan pohon Aren. Proses pembuatannya cukup panjang da...

Sangkar Burung Bernilai Filosofi Tinggi

Sangkar Burung Filosofi yang dibuat oleh Bapak Takim. Sebelah kanan (Bapak Takim). Foto Oleh Renanda/Reporter (5/7/22) Kudus, Suara Terkini Muria -  Sangkar burung unik buatan Bapak Takim (40) warga Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus penuh akan nilai filosofi. Memulai berkarya membuat sangkar burung filosofi pada tahun 2014. Di rumahnya tersebut, awalnya Takim hanya membuat furnitur yang dipesan oleh warga sekitar rumahnya. Namun, seiring berjalannya waktu, dia mulai menekuni sangkar burung. Takim menjelaskan bahwa, sebelum tertarik mmebuat sangkar burung, ia juga menerima pesanan pembuatan pintu, jendela dan kusen rumah. ''Awalnya itu furnitur tapi saat pencinta burung mulai banyak, saya juga tertarik untuk membuatnya.'' jelas Takim. Di sisi lain, dengan banyaknya pembuat sangkar yang ada di Kudus, Takim mengingikan bahwa sangkar burung yang ia buat akan sangat berbeda dari biasanya. Ia menjelaskan bahwa nilai filosofi sangat diperlukan jika hal itu haru...

Pelantikan Raya Banom Muda NU Kecamatan Kota Kudus, Bangun Sinergi Organisasi

  Pelantikan Banom NU, oleh GP Anshor ( Hasna) Kudus, suara terkini muria - Banom Muda NU Kecamatan Kota Kudus gelar pelantikan raya dan bangun sinergi organisasi. Kegiatan ini digelar dalam rangka pelantikan sekaligus periodesasi pengurus pada awal periode.  Pelantikan raya tersebut dimulai pada pukul 19.15 WIB di Gedung Menara (YM3SK) Kudus pada Senin, (26/06/2023) Aacara ini dihadiri para tamu undangan istimewa yakni  Ketua PC NU Kabupaten Kudus KH. Asyrofi Masyitoh, Katib Syuriah PBNU sekaligus Instruktur Nasional GP Ansor KH. M. Aunullah A'la Katib, A'wan Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Ketua Yayasan Masjid dan Menara Kudus (YM3K) KH. EM. Nadjib Hassan dan yang terakhir PC Fatayat NU Kabupaten Kudus Dr. Ristiyani. Kegiatan ini dibuka dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an, sholawat asnawiyah dan dilanjutkan tahlil. Setelah itu, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Yalal Wathon, baru kemudian di pertengahan sesi adalah prosesi pelantika...