Langsung ke konten utama

Tragis! 1 Orang Tewas Terkena Longsor Akibat Galian C


Potret Situasi kejadian longsor
Foto: dok. Pribadi


Pati, Suara terkini muria- Sebuah bencana alam yang mengerikan terjadi di Desa Wegil, Kecamatan Sukolilo pada hari Minggu (2/7/2023) lalu. ketika seorang warga tewas tertimbun longsor akibat aktivitas galian C yang dilakukan di sekitar area tersebut. Korban yang bernama Giyo, seorang pria berusia 37 tahun, sedang berada di dekat lokasi galian ketika tanah longsor tiba-tiba terjadi.

Menurut saksi mata, kejadian itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Para pekerja sedang melakukan galian C di lereng bukit dekat pemukiman warga. Tanah yang longsor dengan cepat menimpa Giyo yang sedang berada di dekatnya. Warga sekitar langsung berusaha menyelamatkan korban, tetapi sayangnya mereka tidak dapat menyelamatkan nyawanya.

Pihak berwenang setempat segera merespons kejadian tersebut. Tim penyelamat dikerahkan untuk melakukan pencarian dan evakuasi di lokasi bencana. Selain itu, investigasi juga dilakukan untuk menentukan penyebab pasti terjadinya longsor ini.

Dalam penyelidikan awal, diduga bahwa aktivitas galian C yang dilakukan di area tersebut menjadi faktor utama terjadinya longsor. Proses penggalian yang tidak sesuai dengan standar keamanan dan kurangnya pemeliharaan struktur tanah di sekitar area galian diduga menjadi penyebab keruntuhan tanah yang tragis ini.

Pihak berwenang segera mengambil tindakan tegas terkait kejadian ini. Izin galian C di daerah tersebut ditangguhkan sementara waktu, sementara investigasi lebih lanjut masih berlangsung. Pihak yang bertanggung jawab atas galian C yang berpotensi membahayakan keselamatan warga akan diproses hukum sesuai dengan aturan yang berlaku.

Kejadian ini menjadi peringatan serius bagi semua pihak terkait aktivitas galian C. Perlu adanya pengawasan yang lebih ketat terhadap kegiatan ini untuk mencegah terjadinya bencana serupa di masa depan. Selain itu, perlu juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga keamanan dan lingkungan dalam melakukan aktivitas konstruksi.

Bencana longsor yang menewaskan Giyo ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan kerabatnya. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua tentang pentingnya keselamatan dalam melakukan berbagai kegiatan pembangunan dan konstruksi.

Reporter: Maidah
Editor : Iza

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Horog-Horog Merupakan Makanan Khas Jepara Yang Sangat di Minati khususnya warga Jepara

  Makanan khas jepara horog horog yang dinikmati dengan sate sate an sangat diminati khususnya warga Jepara. Foto : (Istimewa) Jepara, Suara Terkini Muria - Untuk kamu yang berkunjung ke Jepara belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi makanan khasnya yaitu horog horog.  Nama makanan ini mungkin terdengar aneh, tapi di balik keanehan namanya horog horog mempunyai rasa yang enak. Bahkan akan lebih enak jika disajikan bersama bakso, pecel, sate bahkan minuman sekalipun. Meskipun pedagang horog horog di Jepara terbatas, namun untuk mendapatkan kuliner ini tidaklah sulit. Hampir di semua pasar tradisional ada penjual horog horog.  Bahkan warung-warung makan di sejumlah daerah di Jepara juga menyediakan horog horog dalam berbagai olahan. Jika membeli di warung makan, satu potong biasanya dihargai Rp 1.000 saja. Horog Horog adalah jajanan yang dibungkus di dalam daun jati atau pisang. Makanan khas Jepara ini terbuat dari olahan pohon Aren. Proses pembuatannya cukup panjang da...

Mengenal lebih jauh nitisemito di museum kretek kudus

  Salah satu pengunjung yang terlihat tertarik memandangi patung nitisemito Mengenal lebih jauh sosok nitisemito di museum kretek kudus  Patung yang berada didalam museum kretek kudus tampak seperti bapak bapak mengenakan kacamata bulat dan corak patung itu sendiri berwarna abu abu tua,  patung setengah badan lelaki tua yang dipanggil Nitisemito itu berdiri anggun, dari jendela rumahnya, seolah memberi salam, dan menceritakan kisah pendek hidupnya. Posisinya di sebelah kiri pintu masuk, tempat pengunjung mengawali eksplorasi isi museum. Museum kretek kudus ini merupakan museum yang berada di Jl. Getas Pejaten No.155, Getas, Getas Pejaten, Kec. Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.  Lokasi nya sangat strategis dan sangat mudah dijangkau untuk siapapun, jika kalian ingin memasuki museum kretek kudus kalian cukup hanya membayar Rp.4000/orang. Cukup murah dan sangat terjangkau untuk mahasiswa seperti saya yang uang nya masih pas pas an. Museum Rokok kretek kudus ini tidak ...

Merawat Alat Giling Rokok, Bukti Sejarah Kretek di Kudus

  Terlihat salah satu pengunjung sedang mengamati alat giling rokok yang tersimpan rapi di Museum Kretek, Senin (24/07). Foto : (Qotrun Nada/Reporter) Kudus, Suara Terkini Muria - Seperti julukannya sebagai Kota Kretek, Kudus sebagai kabupaten kecil rupanya menyimpan banyak sejarah dan peradaban. Peradaban yang paling masyhur adalah produksi rokok yang telah ada dari ratusan tahun silam. Untuk melihat sejarah itu maka saya bersama tim Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Suara Merdeka melakukan kunjungan ke Museum Kretek yang berada di Getas Pejaten Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah.  Dari pusat Kota Kudus menuju ke Museum Kretek hanya ditempuh sekitar tujuh menit jika menggunakan sepeda motor. Di gerbang masuk bertuliskan Museum Kretek pengunjung akan dikenakan biaya Rp 4000 perorang, harga yang terbilang murah untuk menuju gerbang sejarah peradaban kretek di Kota Kudus. Museum Kretek ini beroperasi setiap hari dari pukul 08.00 - 15.00 WIB, di sana juga terdapat resepsionis y...