Langsung ke konten utama

Ubaloka Jepara Siap Sukseskan Lomba Lintas Medan Ubaloka Jawa Tengah 2023

 

Suasana Apel Pembukaan Traning Center LLMU di Sanggar Bakti Pramuka Jepara. Kamis (6/7/22). Foto : Renanda/Reporter


JEPARA—Suara Terkini Muria, Ubaloka (Unit Bantuan Pertolongan Pramuka) Jepara siap bertanding di Lomba Lintas Medan Ubaloka (LLMU) 2023. Terjadwal mulai hari ini Kamis, 6 Juli 2023 hingga besok Jum'at tanggal 7 Juli 2023, Peserta perwakilan lomba tersebut melaksanakan Training Center.


Kesiapan Ubaloka Jepara dalam Lomba LMU tersebut terlihat dengan adanya kegiatan Training Center (TC) selama dua hari mendatang. Dimulai hari ini, para peserta perwakilan dari Jepara melaksanakan drill perlombaan yang akan dilombakan pada ajang LLMU Jateng 2023.


''Hari ini dan besok kita akan melaksankan TC untuk para peserta, agar peserta siap dan mantap dalam perlombaan yang akan mereka jalankan nanti.'' Jelas Instruktur pada pelaksanaan apel pembukaan pagi tadi di Sanggar Bakti Pramuka Jepara.


Pelaksanaan TC perdana ini, peserta diarahkan untuk menjalankan dengan serius, mengingat perlombaan nanti akan lebih berat dari TC yang diselenggarakan saat ini. Menurut instruktur, kegiatan dikemas dengan memberikan soal dan kasus-kasus sesuai juknis lomba, agar peserta dapat menyesuai pada saat pelaksanaan lomba.


Rute pelaksanaan ini dimulai dari Sanggar Bakti Pramuka Jepara dan peserta akan berjalan menuju posko-posko lomba yang telah ditentukan oleh instruktur. Dengan membawa semua perlengkapan lomba, peserta menjalankan TC dengan semangat dan fokus. Mengingat seluruh rangkaian lomba telah mereka lalui saat latihan.


Peserta perwakilan Jepara yang berjumlah 6 orang ini terdiri dari 4 putra dan 2 putri yang merupakan anggota aktif Ubaloka. Dalam pelaksanaan lomba nanti, mereka telah terbagi sesuai lomba yang akan dijalankan. Diantaranya yaitu, Mountainneering, Navigasi Darat, Pertolongan Pertama, dan Evakuasi di air.


"Training Center kali ini fokus pada mata lomba yang meliputi materi Mountainneering, Navigasi darat, Pertolongan Pertama, dan Evakuasi di air." Tambah instruktur saat pelaksaan apel pembukaan.


Dengan banyaknya lomba dan pelasanaa drill yang berat pada TC perdana ini, tidak menyurutkan semangat peserta. Meskipun demikian, hal tersebut langkah mereka menuju kesiapan lomba.


Salah satu peserta menyampaikan bahwa, "Kegiatan TC ini menurut saya memang berat, tapi kalau kita tidak melaksanakannya, pasti berat nanti pas disana." Kata Sinta.


Dengan adanya kegiatan Traning Center ini, diharapkan para peserta Lintas Medan Ubaloka Jawa Tengah 2023, perwakilan dari Jepara akan memperoleh kemudahan dan kesiapan lomba.


Reporter : Renanda

Editor : Erna

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merawat Alat Giling Rokok, Bukti Sejarah Kretek di Kudus

  Terlihat salah satu pengunjung sedang mengamati alat giling rokok yang tersimpan rapi di Museum Kretek, Senin (24/07). Foto : (Qotrun Nada/Reporter) Kudus, Suara Terkini Muria - Seperti julukannya sebagai Kota Kretek, Kudus sebagai kabupaten kecil rupanya menyimpan banyak sejarah dan peradaban. Peradaban yang paling masyhur adalah produksi rokok yang telah ada dari ratusan tahun silam. Untuk melihat sejarah itu maka saya bersama tim Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Suara Merdeka melakukan kunjungan ke Museum Kretek yang berada di Getas Pejaten Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah.  Dari pusat Kota Kudus menuju ke Museum Kretek hanya ditempuh sekitar tujuh menit jika menggunakan sepeda motor. Di gerbang masuk bertuliskan Museum Kretek pengunjung akan dikenakan biaya Rp 4000 perorang, harga yang terbilang murah untuk menuju gerbang sejarah peradaban kretek di Kota Kudus. Museum Kretek ini beroperasi setiap hari dari pukul 08.00 - 15.00 WIB, di sana juga terdapat resepsionis y...

Astana hinggil, tempat favorit untuk menghilangkan jenuh dan menikmati keindahan alam

  Menikmati pemandangan alam hijau dari astana hinggil Astana hinggil, tempat favorit untuk menghilangkan jenuh dan menikmati keindahan alam Astana Hinggil Jepara merupakan destinasi wisata menarik yang terletak di Desa Somosari, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Dengan luas mencapai 10 hektar, tempat wisata ini berada di lereng Gunung Muria dengan ketinggian antara 600 hingga 700 meter di atas permukaan laut. Pemandangan pegunungan yang hijau dan masih alami membuat Astana Hinggil Jepara menjadi tempat liburan yang sempurna bagi keluarga, teman, maupun pasangan Anda. Diresmikan pada Februari 2022 lalu, tempat ini ramai dikunjungi oleh wisatawan, terutama saat akhir pekan dan hari libur nasional.  Astana Hinggil Jepara dilengkapi dengan berbagai fasilitas wisata yang mendukung. Salah satunya adalah spot-spot foto yang hits dan instagramable. Tempat ini cocok untuk mengabadikan momen indah Anda dalam berbagai foto yang menarik untuk dibagikan di media sosial. A...

Cita Rasa Pecel Pakis Khas Colo

  Penampakan pecel pakis dengan bakwan. Foto : (istimewa) Kudus, Suara Terkini Muria - Pecel pakis khas Colo, hidangan lezat yang terkenal dari Jawa Tengah, Kudus tepatnya berada di Desa Colo kawasan muria. Pecel pakis terus memikat lidah para pecinta kuliner di seluruh negeri. Dengan cita rasa khasnya yang gurih, pedas, dan segar, pecel khas Colo menjadi primadona dalam dunia kuliner Indonesia. Pecel pakis khas Colo memikat perhatian dengan sambal kacangnya yang sangat istimewa. Terbuat dari bahan-bahan segar seperti kacang tanah, cabe rawit, bawang putih, gula merah, garam, dan air jeruk nipis, sambal kacang ini memberikan sentuhan rasa yang tak terlupakan. Rempah-rempah pilihan yang digunakan dalam sambal kacang ini memberikan aroma dan cita rasa yang khas, menjadikan pecel pakis khas Colo begitu istimewa. Hidangan ini terdiri dari beragam sayuran segar seperti kubis, kecambah, daun kemangi, bayam, dan sayuran lainnya yang direbus atau dikukus dengan sempurna. Kemudian, sayuran...