Langsung ke konten utama

Wisata Waduk Logung Tetap Menjadi Tempat Favorit Mancing Warga Kudus

Suasana pemancing di wadok logung foto(nanda)

Wisata Waduk Logung Tetap Menjadi Tempat Favorit Memancing Warga Kudus

Kudus, 6 Juli 2023 - Wisata Waduk Logung terus menarik minat penggemar memancing di Kudus. Dengan pemandangan yang indah dan kekayaan ikan yang melimpah, waduk ini telah menjadi destinasi utama bagi para penggemar olahraga memancing di wilayah tersebut.

Terletak di Desa Gondangmanis, Kecamatan Dawe, Waduk Logung menawarkan pengalaman memancing yang menarik dan menenangkan bagi warga setempat maupun wisatawan yang datang dari luar kota. Waduk seluas 600 hektar ini dikelilingi oleh hutan dan bukit yang hijau, menciptakan suasana alam yang sejuk dan segar.

Para pemancing dapat menikmati kegiatan memancing sambil menikmati keindahan alam sekitar. Waduk Logung terkenal dengan berbagai jenis ikan yang melimpah, termasuk ikan mas, mujair, nila, lele, dan banyak lagi. Kegiatan memancing di sini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk merasakan adrenalin saat menghadapi pertarungan dengan ikan tangguh.

Selain itu, Waduk Logung juga dilengkapi dengan fasilitas yang memadai untuk menunjang kegiatan memancing. Terdapat dermaga yang nyaman dan aman untuk memasang joran, serta area penampungan ikan yang memadai. Pengunjung juga dapat menyewa perahu untuk menjelajahi waduk atau mencari spot memancing yang strategis.

Pemerintah setempat telah mengambil langkah untuk menjaga kelestarian dan kebersihan Waduk Logung. Program penanaman pohon di sekitar waduk dan kampanye pengelolaan sampah telah dilakukan untuk memastikan lingkungan tetap bersih dan alaminya. Hal ini juga diimbangi dengan adanya petugas keamanan yang siaga menjaga keamanan pengunjung dan fasilitas.

Saat dihubungi, Bapak Slamet, seorang pemancing setia Waduk Logung, mengungkapkan kepuasannya terhadap destinasi ini. "Waduk Logung adalah tempat yang luar biasa untuk memancing. Ikan di sini banyak, dan suasana alamnya sangat menenangkan. Saya selalu merasa rileks dan senang setiap kali datang ke sini."

Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah pengunjung Waduk Logung terus meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap olahraga memancing dan wisata alam semakin berkembang. 

Waduk Logung menjadi salah satu destinasi favorit di Kudus untuk menghabiskan waktu bersama keluarga atau teman-teman dengan menikmati kegiatan memancing.

Waduk Logung di Kudus memang telah membuktikan diri sebagai tempat favorit bagi para penggemar memancing. Dengan keindahan alamnya dan kekayaan ikan yang melimpah, waduk ini terus menarik minat pengunjung dariberbagai kalangan. 

Pemerintah setempat diharapkan terus menjaga kelestarian waduk ini dan meningkatkan fasilitas yang ada untuk memberikan pengalaman memancing yang lebih baik bagi para pengunjung.

 Dengan demikian, Waduk Logung di Kudus akan terus menjadi destinasi wisata memancing yang tak terlupakan bagi warga setempat maupun wisatawan.

Reporter : Muhammad Firnanda Firmansyah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Horog-Horog Merupakan Makanan Khas Jepara Yang Sangat di Minati khususnya warga Jepara

  Makanan khas jepara horog horog yang dinikmati dengan sate sate an sangat diminati khususnya warga Jepara. Foto : (Istimewa) Jepara, Suara Terkini Muria - Untuk kamu yang berkunjung ke Jepara belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi makanan khasnya yaitu horog horog.  Nama makanan ini mungkin terdengar aneh, tapi di balik keanehan namanya horog horog mempunyai rasa yang enak. Bahkan akan lebih enak jika disajikan bersama bakso, pecel, sate bahkan minuman sekalipun. Meskipun pedagang horog horog di Jepara terbatas, namun untuk mendapatkan kuliner ini tidaklah sulit. Hampir di semua pasar tradisional ada penjual horog horog.  Bahkan warung-warung makan di sejumlah daerah di Jepara juga menyediakan horog horog dalam berbagai olahan. Jika membeli di warung makan, satu potong biasanya dihargai Rp 1.000 saja. Horog Horog adalah jajanan yang dibungkus di dalam daun jati atau pisang. Makanan khas Jepara ini terbuat dari olahan pohon Aren. Proses pembuatannya cukup panjang da...

Sangkar Burung Bernilai Filosofi Tinggi

Sangkar Burung Filosofi yang dibuat oleh Bapak Takim. Sebelah kanan (Bapak Takim). Foto Oleh Renanda/Reporter (5/7/22) Kudus, Suara Terkini Muria -  Sangkar burung unik buatan Bapak Takim (40) warga Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus penuh akan nilai filosofi. Memulai berkarya membuat sangkar burung filosofi pada tahun 2014. Di rumahnya tersebut, awalnya Takim hanya membuat furnitur yang dipesan oleh warga sekitar rumahnya. Namun, seiring berjalannya waktu, dia mulai menekuni sangkar burung. Takim menjelaskan bahwa, sebelum tertarik mmebuat sangkar burung, ia juga menerima pesanan pembuatan pintu, jendela dan kusen rumah. ''Awalnya itu furnitur tapi saat pencinta burung mulai banyak, saya juga tertarik untuk membuatnya.'' jelas Takim. Di sisi lain, dengan banyaknya pembuat sangkar yang ada di Kudus, Takim mengingikan bahwa sangkar burung yang ia buat akan sangat berbeda dari biasanya. Ia menjelaskan bahwa nilai filosofi sangat diperlukan jika hal itu haru...

Pelantikan Raya Banom Muda NU Kecamatan Kota Kudus, Bangun Sinergi Organisasi

  Pelantikan Banom NU, oleh GP Anshor ( Hasna) Kudus, suara terkini muria - Banom Muda NU Kecamatan Kota Kudus gelar pelantikan raya dan bangun sinergi organisasi. Kegiatan ini digelar dalam rangka pelantikan sekaligus periodesasi pengurus pada awal periode.  Pelantikan raya tersebut dimulai pada pukul 19.15 WIB di Gedung Menara (YM3SK) Kudus pada Senin, (26/06/2023) Aacara ini dihadiri para tamu undangan istimewa yakni  Ketua PC NU Kabupaten Kudus KH. Asyrofi Masyitoh, Katib Syuriah PBNU sekaligus Instruktur Nasional GP Ansor KH. M. Aunullah A'la Katib, A'wan Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Ketua Yayasan Masjid dan Menara Kudus (YM3K) KH. EM. Nadjib Hassan dan yang terakhir PC Fatayat NU Kabupaten Kudus Dr. Ristiyani. Kegiatan ini dibuka dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an, sholawat asnawiyah dan dilanjutkan tahlil. Setelah itu, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Yalal Wathon, baru kemudian di pertengahan sesi adalah prosesi pelantika...