Langsung ke konten utama

Kegiatan Al-Berzanji Semarakkan Mushola Al-Amin Desa Kemiri oleh Mahasiswa KKN Kelompok 52 IAIN Kudus

Dokumentasi berjanjen di mushola Al Amin, foto (fahtur) 



 Blora,suaraterkinimuria , 10 September 2023 - Pada hari Minggu, 10 September 2023, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Kelompok 52 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus mengadakan kegiatan Al-Berzanji yang meriah di Mushola Al-Amin. Acara ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dan masyarakat Desa Kemiri sambil mengamalkan nilai-nilai keagamaan.


Kegiatan dimulai pada selesai Maghrib, dengan Mushola Al-Amin yang telah dipenuhi oleh penduduk desa dan mahasiswa KKN. Suasana ruangan penuh dengan semangat keagamaan dan kebersamaan.


Acara dimulai dengan pembukaan oleh ketua KKN Kelompok 52, Zaki Maulana, yang menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan tersebut. Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan serta keramahan warga Desa Kemiri kepada para mahasiswa KKN.


Setelah pembukaan, para mahasiswa KKN dan warga desa bersama-sama melantunkan shalawat serta berbagai himbauan Al-Berzanji. Suara merdu para penghafal Al-Qur'an dari mahasiswa KKN membawa suasana hening dan khusyuk di mushola.



"Kegiatan ini bukan hanya sebagai bentuk kepedulian mahasiswa KKN terhadap masyarakat desa, tetapi juga sebagai wadah untuk meningkatkan pemahaman agama dan semangat kebersamaan dalam beribadah," ujar Isfina, salah seorang mahasiswa KKN.


Acara Al-Berzanji ini berhasil menciptakan ikatan yang erat antara mahasiswa KKN Kelompok 52 IAIN Kudus dan warga Desa Kemiri. Para peserta juga berharap kegiatan serupa dapat diadakan secara rutin untuk menjaga kebersamaan dan meningkatkan pemahaman agama di lingkungan mereka.


 *Penulis : Mohammad Fahtur Rohman*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Horog-Horog Merupakan Makanan Khas Jepara Yang Sangat di Minati khususnya warga Jepara

  Makanan khas jepara horog horog yang dinikmati dengan sate sate an sangat diminati khususnya warga Jepara. Foto : (Istimewa) Jepara, Suara Terkini Muria - Untuk kamu yang berkunjung ke Jepara belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi makanan khasnya yaitu horog horog.  Nama makanan ini mungkin terdengar aneh, tapi di balik keanehan namanya horog horog mempunyai rasa yang enak. Bahkan akan lebih enak jika disajikan bersama bakso, pecel, sate bahkan minuman sekalipun. Meskipun pedagang horog horog di Jepara terbatas, namun untuk mendapatkan kuliner ini tidaklah sulit. Hampir di semua pasar tradisional ada penjual horog horog.  Bahkan warung-warung makan di sejumlah daerah di Jepara juga menyediakan horog horog dalam berbagai olahan. Jika membeli di warung makan, satu potong biasanya dihargai Rp 1.000 saja. Horog Horog adalah jajanan yang dibungkus di dalam daun jati atau pisang. Makanan khas Jepara ini terbuat dari olahan pohon Aren. Proses pembuatannya cukup panjang da...

Mengenal lebih jauh nitisemito di museum kretek kudus

  Salah satu pengunjung yang terlihat tertarik memandangi patung nitisemito Mengenal lebih jauh sosok nitisemito di museum kretek kudus  Patung yang berada didalam museum kretek kudus tampak seperti bapak bapak mengenakan kacamata bulat dan corak patung itu sendiri berwarna abu abu tua,  patung setengah badan lelaki tua yang dipanggil Nitisemito itu berdiri anggun, dari jendela rumahnya, seolah memberi salam, dan menceritakan kisah pendek hidupnya. Posisinya di sebelah kiri pintu masuk, tempat pengunjung mengawali eksplorasi isi museum. Museum kretek kudus ini merupakan museum yang berada di Jl. Getas Pejaten No.155, Getas, Getas Pejaten, Kec. Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.  Lokasi nya sangat strategis dan sangat mudah dijangkau untuk siapapun, jika kalian ingin memasuki museum kretek kudus kalian cukup hanya membayar Rp.4000/orang. Cukup murah dan sangat terjangkau untuk mahasiswa seperti saya yang uang nya masih pas pas an. Museum Rokok kretek kudus ini tidak ...

Merawat Alat Giling Rokok, Bukti Sejarah Kretek di Kudus

  Terlihat salah satu pengunjung sedang mengamati alat giling rokok yang tersimpan rapi di Museum Kretek, Senin (24/07). Foto : (Qotrun Nada/Reporter) Kudus, Suara Terkini Muria - Seperti julukannya sebagai Kota Kretek, Kudus sebagai kabupaten kecil rupanya menyimpan banyak sejarah dan peradaban. Peradaban yang paling masyhur adalah produksi rokok yang telah ada dari ratusan tahun silam. Untuk melihat sejarah itu maka saya bersama tim Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Suara Merdeka melakukan kunjungan ke Museum Kretek yang berada di Getas Pejaten Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah.  Dari pusat Kota Kudus menuju ke Museum Kretek hanya ditempuh sekitar tujuh menit jika menggunakan sepeda motor. Di gerbang masuk bertuliskan Museum Kretek pengunjung akan dikenakan biaya Rp 4000 perorang, harga yang terbilang murah untuk menuju gerbang sejarah peradaban kretek di Kota Kudus. Museum Kretek ini beroperasi setiap hari dari pukul 08.00 - 15.00 WIB, di sana juga terdapat resepsionis y...